Bukan Makanan dan Harta, Sedekah yang Terbaik Ternyata Pakai ini Penyebab Meraih Pahala Besar Menurut Buya Yahya
- Tangkapan layar YouTube Al-Bahjah TV
tvOnenews.com - Pahala akan mengalir deras melalui cara melakukan amalan sedekah. Keutamaannya telah dibuktikan melalui dalil Al-Quran maupun hadis riwayat.
Dalam redaksi Surat Al-Hadid Ayat 18, bagi orang yang melakukan sedekah akan mendapat pahala berlipatganda, Allah SWT berfirman:
اِنَّ الْمُصَّدِّقِيْنَ وَالْمُصَّدِّقٰتِ وَاَقْرَضُوا اللّٰهَ قَرْضًا حَسَنًا يُّضٰعَفُ لَهُمْ وَلَهُمْ اَجْرٌ كَرِيْمٌ
Artinya: "Sesungguhnya orang-orang yang bersedekah, baik laki-laki maupun perempuan, dan meminjamkan (kepada) Allah pinjaman yang baik, akan dilipatgandakan (balasannya) kepada mereka dan baginya (diberikan) ganjaran yang sangat mulia (surga)." (QS. Al-Hadid, 57:18).
Ada pun cara mendapatkan pahala besar dari amalan sedekah biasanya yang paling populer adalah berbentuk makanan maupun harta.
Pengasuh LPD Al Bahjah, KH Yahya Zainul Ma'arif biasa dipanggil Buya Yahya mengatakan bahwa, cara sedekah agar memperoleh pahala besar bukan dari bentuk makanan atau harta.
Dengan menggunakan ini, kata Buya Yahya, cara bersedekah yang terbaik karena pahala besar langsung mengalir deras dan sudah dibuktikan melalui hadis riwayat Rasulullah SAW.
Sedekah Terbaik Mengandung Pahala Besar
- iStockPhoto
Dilansir tvOnenews.com dari channel YouTube Al-Bahjah TV, Jumat (25/4/2025), Buya Yahya menerangkan seputar sedekah yang mampu keutamaan besar, termasuk di antaranya berupa pahala.
Buya Yahya mengatakan bahwa, sedekah yang paling agung adalah berbentuk air, sebagaimana dijelaskan dalam salah satu hadis riwayat dari Abu Hurairah Radhiyallahu 'Anhu.
"Diriwayatkan dari Imam Abu Hurairah RA, beliau berkata 'Tidak ada satu sedekah yang lebih agung pahalanya dari air'," ujar Buya Yahya.
Bunyi redaksi hadis riwayat dari Abu Hurairah RA menyampaikan pesan agar umat Muslim bersedekah air, Rasulullah SAW bersabda:
روى أبو هريرة رضي الله عنه أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال: "ليس صدقةٌ أعظمَ أجراً من ماءٍ" رواه البيهقي.
Artinya: "Tidak ada sedekah yang pahalanya lebih besar dari air." (HR. Al-Baihaqi).
Buya Yahya menjelaskan betapa pentingnya sedekah air karena memiliki banyak fungsi, meskipun makanan dan harta juga mempunyai keutamaan serupa.
Menurut Buya Yahya, air bisa berguna untuk semua hal, termasuk di antaranya adalah membuat manusia bikin kenyang, tidak hanya dari makanan saja.
"Kalau orang lapar terus minum, kalau masak nasi kelamaan, tetapi jika air langsung meneguk air sudah (kenyang). Jadi, sedekah air luar biasa," terangnya.
Pendakwah karismatik itu melanjutkan bahwa, sedekah air juga sangat didukung dan diterapkan oleh para orang saleh. Sebab, hal ini merupakan salah satu dari pesan Rasulullah SAW.
Kebanyakan orang saleh di zaman dahulu sampai membuat air sumur. Bagi mereka, ada kandungan berupa sedekah air.
"Kalau di negeri Arab itu, ada namanya air-air barodah seperti kotak segiempat ukuran 1,5 meter atau 2 meter di beberapa tempat dan di situ ada pendinginnya ada air," tuturnya.
Buya Yahya menjelaskan air sumur tersebut kerap kali sering digunakan oleh orang saleh di tanah Arab sebagai kebutuhan minum sehari-hari.
Oleh karena itu, kata Buya Yahya, contoh seperti ini bisa diterapkan oleh umat Muslim di Indonesia agar menciptakan sedekah air jika ingin meraup pahala bertubi-tubi.
"Anda mungkin bisa membuat budaya pasang dispenser sama satu galon di depan rumah boleh diambil siapa saja agar sedikit mulai punya budaya istimewa," pesannya.
"Ada airnya nanti siapapun boleh minum di situ, MasyaAllah, pahalanya besar dan disebutkan sangat agung," tambahnya.
Secara zahir, Buya Yahya mengatakan bahwa, Rasulullah SAW memang menyebutkan kalau makanan juga sangat penting, tetapi juga air jauh lebih dahsyat dari segi manfaatnya.
"Sudah tetap air adalah hal ini penting buat air dulu dan makanan setelah itu. Nabi menyebutkan air yang paling dibutuhkan," katanya.
Kemudian, Buya Yahya mengambil hadis riwayat Abu Dawud dari Ibnu Sa'ad saat bertanya kepada Rasulullah SAW terkait sedekah yang paling terbaik.
"Dari riwayat Sa'ad itu, Nabi Muhammad SAW menjawab sedekah air (paling terbaik)," tandasnya.
Dikutip dari Rumaysho, redaksi hadis riwayat dari Sa'ad bin 'Ubadah RA menyambangi Rasulullah SAW mengenai sedekah yang istimewa untuk ibunya yang meninggal dunia, begini bunyinya:
يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ أُمَّ سَعْدٍ مَاتَتْ فَأَىُّ الصَّدَقَةِ أَفْضَلُ قَالَ « الْمَاءُ ». قَالَ فَحَفَرَ بِئْرًا وَقَالَ هَذِهِ لأُمِّ سَعْدٍ
Artinya: "Wahai Rasulullah, bahwasanya Ummu Sa’ad (ibundaku) meninggal dunia. Sedekah apakah yang afdal untuknya?” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Sedekah air.” Lantas Sa’ad pun menggali sumur untuk ibunya, lalu ia mengatakan, “Ini sumur untuk Ummu Sa’ad (ibundaku)." (HR. Abu Daud, no. 1681).
(hap)
Load more