Benarkah Malam Jumat Waktu Terbaik Berhubungan Suami Istri? Ternyata Menurut Hadist yang Benar…
- Pixabay
Menurut Ustaz Adi Hidayat, hadist ini sering kali disalahartikan oleh sebagian masyarakat sebagai anjuran untuk berhubungan intim malam Jumat, padahal makna yang sebenarnya adalah tentang pentingnya bersuci menjelang ibadah salat Jumat.
“Jadi hadits ini ingin mengatakan ‘Hei bagi suami istri yang ada hasrat tiba-tiba ingin berhubungan seksual tepat di hari Jumat, silakan saja, tapi sebelum berangkat mandi dulu,” jelasnya.
Selain itu, Ustaz Adi Hidayat juga menyampaikan bahwa hubungan suami istri diperbolehkan di malam bulan Ramadan, asalkan tidak mengganggu waktu ibadah.
Hal ini sesuai dengan firman Allah dalam Al-Qur’an surat Al-Baqarah ayat 187:
"Dihalalkan bagimu pada malam puasa bercampur dengan istrimu. Mereka adalah pakaian bagimu dan kamu adalah pakaian bagi mereka. Allah mengetahui bahwa kamu tidak dapat menahan dirimu sendiri, tetapi Dia menerima tobatmu dan memaafkanmu. Maka, sekarang campurilah mereka dan carilah apa yang telah ditetapkan Allah bagimu. Makan dan minumlah hingga jelas bagimu (perbedaan) antara benang putih dan benang hitam, yaitu fajar...”
Ayat ini secara tegas menjelaskan bahwa hubungan suami istri di malam hari selama bulan Ramadan diperbolehkan, selama dilakukan di luar waktu-waktu ibadah wajib.
Terakhir, dalam ceramahnya, Ustaz Adi mengingatkan bahwa sunnah di malam Jumat bukan hanya soal hubungan suami istri.
Ada banyak amalan yang sangat dianjurkan untuk dilakukan umat Islam sebagai bentuk cinta kepada Rasulullah SAW.
“Sunnah membaca Al Kahfi, sunnah baca shalawat, Yasinan, hidupkan malam,” tutup Ustaz Adi Hidayat.
Dengan demikian, meskipun tidak ada hadist yang secara eksplisit menyebut malam Jumat sebagai waktu yang utama untuk berhubungan intim, umat Islam tetap dianjurkan untuk menjalani kehidupan rumah tangga yang penuh kasih, sakinah, dan tetap dalam koridor syariat. (adk)
Load more