GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bakti Seorang Atlet di Tengah Tangisan Ko Hee-jin: Megawati Hangestri dan Makna Birrul Walidain dalam Islam

Di tengah ketenaran dan sorotan, Megawati membuat keputusan mengejutkan—ia pulang ke Indonesia, meninggalkan Red Spark, klub yang membesarkan namanya di kancah internasional dengan alasan menyentuh yakni merawat ibunda tercinta. Inilah makna Birrul Walidain dalam Islam.
Kamis, 10 April 2025 - 20:14 WIB
Bakti Seorang Atlet di Tengah Tangisan Ko Hee-jin: Megawati Hangestri dan Makna Birrul Walidain dalam Islam
Sumber :
  • kolase tim tvOnenews

tvOnenews.com - Di tengah ketenaran dan sorotan, Megawati membuat keputusan mengejutkan—ia pulang ke Indonesia, meninggalkan klub yang membesarkan namanya di kancah internasional. Keputusan itu membuat pelatihnya, Ko Hee-jin, menangis haru. Bukan karena kecewa, tapi karena menyaksikan sendiri bagaimana seorang atlet berbakat yang memilih kembali ke pelukan ibunda tercinta.

Sebagaimana ramai dibicarakan, setelah mencetak sejarah sebagai salah satu pemain asing paling bersinar di V-League Korea Selatan, pemain voli Muslim yang berhijab, Megawati Pertiwi akhirnya mengucapkan perpisahan kepada klubnya, JungKwanJang Red Sparks, dan memilih kembali ke Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keputusan ini ia ambil bukan karena prestasi merosot, melainkan demi alasan yang sangat menyentuh hati yakni merawat sang ibunda yang tengah sakit.

“Setelah final pada tanggal 8, kami mengajukan tawaran perpanjangan kontrak, tetapi dia akhirnya menolaknya,” ungkap seorang perwakilan klub kepada media Korea Hankyoreh.

“Kami menghormati keputusannya.”

Musim Luar Biasa di V-League

Megawati tampil luar biasa sepanjang musim 2023–2024. Ia mencetak total 802 poin, menjadikannya top 3 pencetak angka terbanyak, sekaligus pemain paling efisien dalam serangan dengan persentase 48,06 persen.

Kontribusinya mengantar Red Sparks finish di posisi ketiga babak reguler dan melaju hingga runner-up di babak final, dalam rangkaian laga penuh drama melawan Heungkuk Life Insurance.

Bukan hanya soal statistik, etika kerja, semangat juang, dan kepribadiannya juga meninggalkan kesan mendalam. Pelatih kepala Red Sparks Ko Hee-jin memberi apresiasi kepada Megawati.

“Pemain hebat, nama yang pantas dikenang dalam sejarah V-League.”

Meski kontrak perpanjangan ditawarkan dua kali, Megawati memilih menunda negosiasi hingga usai kompetisi, dan akhirnya memutuskan pulang ke Indonesia demi keluarga.

Ia kembali ke Jakarta pada 10 April, usai menjalani musim paling produktif dalam karier internasionalnya sejauh ini.

Dalam video yang beredar di media sosial tampak Ko Hee-jin menangis saat melepas atlet berbakat yang membuat Red Spark berjaya.

Hingga saat ini, belum ada kejelasan kemana langkah Megawati berikutnya. Namun sejumlah laporan menyebutkan ia sedang mempertimbangkan untuk bermain di liga Asia Tenggara, seperti Proliga Indonesia, Thailand League, atau Vietnam League.

Megawati telah membuktikan bahwa pemain Indonesia bisa bersaing di panggung tertinggi Asia, bahkan menjadi ikon dan menjadi contoh atlet Muslim yang membanggakan banyak pihak.

Birrul Walidain: Keteladanan Megawati dalam Kacamata Islam

Dalam ajaran Islam, berbakti kepada orang tua—terutama ibu—merupakan salah satu amal tertinggi yang dijunjung bahkan setelah ibadah wajib. Istilah ini dikenal sebagai Birrul Walidain, yang artinya adalah berbuat baik dan penuh hormat kepada kedua orang tua.

Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an:

وَقَضٰى رَبُّكَ اَلَّا تَعْبُدُوْٓا اِلَّآ اِيَّاهُ وَبِالْوَالِدَيْنِ اِحْسٰنًاۗ اِمَّا يَبْلُغَنَّ عِنْدَكَ الْكِبَرَ اَحَدُهُمَآ اَوْ كِلٰهُمَا فَلَا تَقُلْ لَّهُمَآ اُفٍّ وَّلَا تَنْهَرْهُمَا وَقُلْ لَّهُمَا قَوْلًا كَرِيْمًا

“Tuhanmu telah memerintahkan agar kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah berbuat baik kepada ibu bapak. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berusia lanjut dalam pemeliharaanmu, sekali-kali janganlah engkau mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan janganlah engkau membentak keduanya, serta ucapkanlah kepada keduanya perkataan yang baik.” (QS. Al-Isra: 23)

Hadis Nabi Muhammad SAW pun menyebutkan bahwa:

“Surga itu di bawah telapak kaki ibu.” (HR. Ahmad dan An-Nasa’i)

Apa yang dilakukan Megawati Hangestri adalah merwujudan nyata dari ajaran ini. Ia memilih kembali ke pelukan ibunya, mendampingi dan merawat, bahkan saat karier internasional sedang berada di puncak. Ini bukan sekadar tindakan emosional, tapi keputusan spiritual yang lahir dari kesadaran tentang kedudukan ibu dalam hidup seorang anak Muslimah.

Mengorbankan Panggung Demi Berbakti

Di tengah dunia yang kerap mengagungkan kesuksesan materi dan ketenaran, keputusan Megawati seolah menjadi pengingat: kesuksesan sejati bukan hanya tentang piala, tetapi juga tentang hadir saat orang tua membutuhkan.

Banyak orang bisa mengejar karier hingga ke luar negeri, tapi tidak semua sanggup mengorbankan ego dan kenyamanan demi hadir di samping ibu yang sakit. Megawati telah menunjukkan bahwa menjadi atlet berkelas dunia tidak harus membuatnya lupa daratan—atau lupa ibu.

Teladan Bagi Generasi Muda Muslim

Kisah Megawati layak menjadi inspirasi, bukan hanya bagi para atlet, tapi juga bagi generasi muda Muslim di seluruh dunia. Bahwa dalam hidup ini, ada saat di mana panggilan hati lebih penting dari panggilan profesi, dan bahwa ridha Allah bisa ditemukan dalam senyum dan pelukan ibu.

Ketika kita berbicara tentang figur publik, seringkali kita terpukau oleh pencapaian luar biasa mereka. Namun Megawati menunjukkan bahwa keteladanan juga bisa hadir dalam bentuk kesederhanaan—dalam keputusan pulang, dalam merawat ibu, dalam meninggalkan sorotan demi cinta yang tak bisa digantikan.

Banyak jalan menuju kesuksesan. Namun tak semua jalan menuju keridhaan dan keberkahan. Megawati Hangestri telah memilih jalan yang mungkin tidak dipenuhi lampu sorot, tetapi dipenuhi doa dan restu seorang ibu.

Tangisan Ko Hee-jin mungkin akan segera mengering, tetapi pelajaran dari keputusan Megawati ini akan terus mengalir: bahwa di atas segalanya, bakti kepada orang tua adalah medali tertinggi dalam hidup seorang anak—dan dalam Islam, itu adalah jalan menuju surga. 

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wallahu’alam

(amr/put)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pengakuan Mengejutkan Eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik soal Koper Berisi Narkoba

Pengakuan Mengejutkan Eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik soal Koper Berisi Narkoba

Baru-baru ini eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro lontarkan pengakuan yang mengejutkan publik. Pengakuan ini terkait koper miliknya yang berisi
Marc Marquez Menghilang dari Prediksi Grid MotoGP 2027, The Baby Alien Resmi Cabut dari Ducati?

Marc Marquez Menghilang dari Prediksi Grid MotoGP 2027, The Baby Alien Resmi Cabut dari Ducati?

Spekulasi mengenai masa depan Marc Marquez kembali memanas setelah sang juara dunia MotoGP 2025 membuat prediksi mengejutkan tentang susunan pembalap musim 2027
Cerita Detik-detik Mengerikan Rumah Anggota DPRD Jateng Ditembak

Cerita Detik-detik Mengerikan Rumah Anggota DPRD Jateng Ditembak

Baru-baru ini mencuat detik-detik mengerikan rumah anggota DPRD Jateng ditembak OTK, di Desa Capgwen, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan
Ramaikan Rumor Transfer, Pramac Isyaratkan Reuni dengan Jorge Martin di MotoGP 2027

Ramaikan Rumor Transfer, Pramac Isyaratkan Reuni dengan Jorge Martin di MotoGP 2027

Pramac Yamaha ikut meramaikan rumor transfer pembalap MotoGP 2027 dengan memberikan isyarat soal potensi membawa kembali Jorge Martin dari tim Aprilia Racing.
Pekan Depan, AKBP Didik Bakal Jalani Sidang Kode Etik Soal Penyalahgunaan Narkotika

Pekan Depan, AKBP Didik Bakal Jalani Sidang Kode Etik Soal Penyalahgunaan Narkotika

Mabes Polri menjadwalkan sidang kode etik terhadap Kapolres Bima Kota nonaktif, AKBP Didik Putra Kuncoro yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus
Festival Ikan Bandeng Ternyata Punya Makna Filosofis Bagi Orang Betawi, Ini Kata Budayawan

Festival Ikan Bandeng Ternyata Punya Makna Filosofis Bagi Orang Betawi, Ini Kata Budayawan

Budayawan Betawi, Yahya Andi Saputra, mengatakan bahwa Festival Ikan Bandeng memiliki makna filosofis yang kuat bagi masyarakat Betawi.

Trending

Alasan Doa Belum Dikabulkan, Kata Buya Yahya Bisa Jadi Syarat ini Belum Terpenuhi

Alasan Doa Belum Dikabulkan, Kata Buya Yahya Bisa Jadi Syarat ini Belum Terpenuhi

Galau doa belum dikabulkan Allah SWT. Bisa jadi karena syarat utama ini belum terpenuhi? simak penjelasannya
Terungkap, Alasan Utama Polri Belum Tahan AKBP Didik Usai Jadi Tersangka Penyalahgunaan Narkoba

Terungkap, Alasan Utama Polri Belum Tahan AKBP Didik Usai Jadi Tersangka Penyalahgunaan Narkoba

Kapolres Bima Kota nonaktif, AKBP Didik Putra Kuncoro belum dilakukan penahanan usai ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penyalahgunaan narkotika sabu
Bangkit dari Kekalahan Telak! Barcelona Terima Suntikan Tenaga Besar Demi Gulingkan Real Madrid di Klasemen

Bangkit dari Kekalahan Telak! Barcelona Terima Suntikan Tenaga Besar Demi Gulingkan Real Madrid di Klasemen

Pelatih Barcelona Hansi Flick memastikan Raphinha siap tampil saat timnya bertandang ke markas Girona pada lanjutan Liga Spanyol pekan ke-24, Selasa (17/2/2026)
Ramalan Keuangan Shio 17 Februari 2026: Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular

Ramalan Keuangan Shio 17 Februari 2026: Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular

Ramalan keuangan shio untuk Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular. Simak prediksi finansial serta tips mengatur pemasukan dan pengeluaran hari ini.
Kabar Terbaru Proses Naturalisasi Ciro Alves Terungkap, Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026?

Kabar Terbaru Proses Naturalisasi Ciro Alves Terungkap, Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026?

Naturalisasi Ciro Alves dipastikan masih berjalan. Jika tuntas, penyerang Malut United berpeluang dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia pada FIFA Series.
Bersinar di Qatar hingga Pernah Main untuk Persija Jakarta, Gelandang Asal Aceh Ini Kok Tak Pernah Dipanggil Timnas Indonesia?

Bersinar di Qatar hingga Pernah Main untuk Persija Jakarta, Gelandang Asal Aceh Ini Kok Tak Pernah Dipanggil Timnas Indonesia?

Sejak kecil dididik akademi terbaik Qatar Aspire Academy bahkan sempat main untuk Persija Jakarta, gelandang asal Aceh ini tak pernah masuk Timnas Indonesia.
Jadwal Proliga 2026, Minggu 15 Februari: Pertaruhan Megawati Hangestri Cs, Jakarta Pertamina Enduro Hadapi Popsivo Polwan

Jadwal Proliga 2026, Minggu 15 Februari: Pertaruhan Megawati Hangestri Cs, Jakarta Pertamina Enduro Hadapi Popsivo Polwan

Jadwal Proliga 2026 hari ini akan diramaikan dengan sejumlah laga seru, termasuk Megawati Hangestri dan kawan-kawan siap unjuk gigi saat Jakarta Pertamina Enduro hadapi Jakarta Popsivo Polwan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT