News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jika Cicak Sering Muncul di Rumah Tanda Penghuninya Kena Sihir, Benarkah? Ini Fakta Mengejutkan dari Buya Yahya

KH Yahya Zainul Ma'arif biasa disapa Buya Yahya mengungkap fakta terkait mitos apabila ada cicak selalu bermunculan di dalam rumah, maka sedang membawa sihir.
Selasa, 8 April 2025 - 21:44 WIB
KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya
Sumber :
  • Tangkapan Layar YouTube Al-Bahjah TV

tvOnenews.com - Cicak merupakan salah satu hewan yang kerap kali bermunculan di bagian dinding rumah, misalnya pada bagian atap, tembok hingga lantai.

Tak heran, cicak selalu hadir di rumah karena habitat hewan tersebut tak terpisahkan dengan manusia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam agama Islam, cicak menjadi hewan yang wajib dibunuh karena memberikan mudarat, misalnya mengundang keburukan terhadap penghuninya.

Ada mitos mengenai kalau cicak hadir di rumah, maka penghuninya sedang terkena sihir, hanya perkara hewan tersebut boleh dibunuh berdasarkan anjuran dalam agama Islam.

Mitos inilah membuat cicak dibunuh secara sengaja oleh penghuninya agar tidak membawa sihir sekaligus tetap menjaga kebersihan rumah.

Terkait mitos tersebut, apakah benar cicak menjadi hewan pembawa sihir? Buya Yahya memberikan fakta hal ini agar tidak mengundang kekeliruan.

Mitos Cicak Membawa Sihir

Ilustrasi cicak gecko di dalam rumah
Ilustrasi cicak gecko di dalam rumah
Sumber :
  • Istockphoto

 

Dilansir tvOnenews.com dari channel YouTube Al-Bahjah TV, Selasa (8/4/2025), KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya menerangkan seluruh mitos dari cicak.

Buya Yahya menyoroti salah satu mitos tersebut karena cicak dianggap hewan membawa keburukan, seperti sihir.

Tak hanya itu, Buya Yahya juga mendengar sejumlah perspektif kalau cicak juga menjadi hewan pengkhianat karena tak lepas dari sejarah pada zaman Nabi.

Pengasuh LPD Al Bahjah itu menuturkan Islam telah mengukur persoalan cicak, seperti cara menghadapi hewan tersebut dan ingin membunuh cicak.

Menurut Buya Yahya, mitos cicak sebagai hewan pendusta adalah kekeliruan yang terjadi di tengah kalangan masyarakat, khususnya umat Muslim di Indonesia.

"Sebenarnya jawabannya adalah bukan cicak. Tidak ada gelar pengkhianat untuk binatang, dan tidak ada gelar pendusta kepada binatang," ujar Buya Yahya.

Dalam suatu ceramahnya, Buya Yahya mempertegas maksud ajaran dalam Islam terkait persoalan anjuran membunuh cicak.

Anjuran membasmi cicak bukan disalahartikan bahwa, hewan tersebut menjadi pengkhianat, sehingga halal untuk dibunuh oleh umat Islam.

"Kemudian ada anjuran membunuh cicak, ternyata setelah secara medis diamati cicak membawa kotoran-kotoran," terang dia.

Bagi Buya Yahya, kotoran yang dibawa atau dikeluarkan oleh cicak, sangat mengganggu kenyamanan penghuninya, khususnya ketika beribadah kepada Allah SWT.

"Dan kadang membuang kotorannya di tempat-tempat shalat," imbuhnya.

Buya Yahya meluruskan kalau hewan tidak boleh dicap selalu buruk, karena Allah SWT menciptakan setiap makhluk hidup untuk memberikan manfaat.

Jika berspekulasi terkait kehadiran cicak, hewan tersebut sangat bermanfaat untuk membasmi nyamuk yang kerap kali mengganggu manusia.

"Bukan karena dia pendusta, bukan karena dia pengkhianat, karena binatang tidak bisa disifati pengkhianat dan pendusta," paparnya.

Lebih lanjut, pendakwah kelahiran Blitar itu menyinggung salah satu penyebab ada sihir karena dibawa oleh cicak.

"Bukan bawaan sihir, enggak ada sihir dibawa cicak. Enggak ada semua itu!," tegasnya.

Buya Yahya memahami kalau sihir bisa memberikan ketakutan dan berdampak buruk pada manusia. Akan tetapi, kehadirannya tidak boleh menjadi sesuatu yang melemahkan iman.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kita percaya adanya sihir, cuman orang beriman tidak boleh takut kepada sihir, dia punya dzikir, amalan-amalan yang menghindarkan dirinya dari semacam itu," tukasnya.

(far/hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.
Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Rasa duka menyelimuti kediaman almarhumah Nurlaela di Kampung Ceger, Cikarang Timur, saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi datang berkunjung, Selasa (28/4). 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT