News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kasus Dugaan Ujaran Kebencian ke Guru Tua, Komda Alkhairaat Sigi Minta Polisi Tangkap Gus Fuad

Komisaris Daerah (Komda) Alkhairaat Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah meminta aparat penegak hukum untuk menangkap Gus Fuad Plered yang sudah menghina pendiri Alkhairaat Habib Idrus Bin Salim Al Jufrie (Guru Tua).
Jumat, 28 Maret 2025 - 23:21 WIB
Muhammad Fuad Riyadi atau Gus Fuad Plered yang Diduga Melakukan Penghinaan dan Ujaran Kebencian Terhadap Pendiri Alkhairaat Habib Idrus Bin Salim Al Jufri (Guru Tua).
Sumber :
  • Tangkapan Layar/Gus Fuad Channel

Sigi, Sulteng, tvOnenews.com - Komisaris Daerah (Komda) Alkhairaat Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah meminta aparat penegak hukum untuk menangkap Gus Fuad Plered yang sudah menghina pendiri Alkhairaat Habib Idrus Bin Salim Al Jufrie (Guru Tua).

"Kami mendesak aparat penengak hukum untuk bertindak tegas dan meminta kepolisian bisa adil dalam memproses Fuad Plered sesuai dengan hukum berlaku," kata Ketua Komisariat Daerah (Komda) Alkhairaat Sigi Yahya A Landua saat menyampaikan aspirasi di Mako Polres Sigi, Jumat (28/3/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia mengemukakan Komda Alkhairaat Sigi tidak terima dengan penghinaan yang dilakukan oleh Gus Fuad Plered yang menyebutkan Guru Tua sebagai penghianat bangsa dan negara.

"Kami mengutuk keras tanpa kompromi yang sudah melecehkan kehormatan Guru Tua," ucapnya.

Ia menuturkan pernyataan Gus Fuad Plered sudah menyinggung dan melukai perasaan keluarga besar Alkhairaat. 

"Ini tidak bisa dibiarkan karena sudah merendahkan seorang Ulama yang sudah mendedikasikan hidupnya untuk kemajuan pendidikan dan dakwah Islam khususnya di Sulawesi Tengah, tentunya penghinaan terhadap Guru Tua adalah penghinaan kepada Umat Islam," sebutnya.

Yahya pun mengingatkan kepada Gus Fuad Plered segera meminta maaf secara langsung kepada keluarga besar Alkhairaat di Kota Palu, Sulawesi Tengah. 

"Meminta permintaan maaf terbuka disampaikan oleh Gus Fuad Plered tanpa syarat kepada keluarga besar Alkhairaat, jika tidak ada permintaan maaf maka kami akan melanjutkan hal ini ke langkah hukum berikutnya," ujarnya.

Sementara itu Wakapolres Sigi Kompol Sulardi mengapresiasi apa yang dilakukan Komda Alkhairaat Kabupaten Sigi dengan melakukan aksi damai menyampaikan aspirasinya tersebut. 

"Semua yang menjadi tuntutan dan aspirasi hari ini akan kami teruskan dan laporkan ke Polda Sulteng," katanya.

Menurut dia, pernyataan sikap secara tertulis dari Komda Alkhairaat Sigi pun nantinya diserahkan ke Satuan Reskrim Polres Sigi untuk ditindaklanjuti. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tuntutan ini pada dasarnya kami terima dan serahkan ke Kasat Reskrim untuk segera ditindaklanjuti," jelasnya.

Sebelumnya Gus Fuad Plered menyampaikan bahwa Ulama asal Sulawesi Tengah yakni Habib Idrus Bin Salim Al Jufrie tidak layak menjadi pahlawan nasional bahkan melontarkan kata-kata tidak baik sebagai kata ganti Guru Tua. (ant/put)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT