News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Israel Terus Batasi Akses ke Masjid Al Aqsa, Warga Palestina: Saya Hanya Ingin Shalat!

Otoritas Israel terus memberlakukan pembatasan terhadap akses warga Palestina ke Masjid Al Aqsa di wilayah pendudukan Yerusalem untuk Jumat keempat berturut-turut di bulan Ramadhan, meskipun banyak di antara mereka memiliki izin masuk.
Jumat, 28 Maret 2025 - 22:57 WIB
Ilustrasi Tentara Israel yang sedang Mengawasi Warga Palestina Lansia yang sedang Dibantu oleh Seorang Petugas
Sumber :
  • ANTARA/Anadolu

Ramallah, Palestina, tvOnenews.com - Otoritas Israel terus memberlakukan pembatasan terhadap akses warga Palestina ke Masjid Al Aqsa di wilayah pendudukan Yerusalem untuk Jumat keempat berturut-turut di bulan Ramadhan, meskipun banyak di antara mereka memiliki izin masuk.

Sejumlah warga Palestina mengatakan bahwa pembatasan ini diterapkan di pos pemeriksaan militer Qalandiya, yang memisahkan kota Yerusalem dan Ramallah di wilayah pendudukan Tepi Barat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejak Jumat pagi, ratusan warga Palestina lanjut usia mulai berdatangan ke pos pemeriksaan Qalandiya dengan harapan bisa mencapai Yerusalem dan melaksanakan salat di Masjid Al Aqsa. Namun, mereka dihadang oleh kehadiran militer Israel dalam jumlah besar.

Seorang jurnalis Anadolu melaporkan bahwa banyak warga Palestina, termasuk lansia, dilarang masuk dengan alasan mereka tidak memiliki izin yang sesuai, meskipun usia mereka seharusnya memenuhi syarat.

"Saya hanya ingin shalat di Al-Aqsa"

Um Alaa, seorang perempuan berusia 71 tahun dari Gaza yang telah tinggal di Tepi Barat sejak 7 Oktober 2023 untuk menjalani perawatan medis, mengungkapkan kekecewaannya kepada Anadolu.

“Militer Israel menolak mengizinkan saya masuk ke Yerusalem dengan alasan saya tidak memiliki izin yang diperlukan. Saya sudah berusia 71 tahun, dan yang saya inginkan hanyalah salat di Masjid Al-Aqsa,” katanya.

“Saya sangat sedih saat dicegah masuk. Saya berharap bisa berkunjung dan beribadah di masjid, tetapi tentara Israel melarang saya,” tambahnya.

Hal serupa dialami Fatima Awawda, seorang warga negara Amerika berusia 67 tahun dari Deir Dibwan, sebelah timur Ramallah. Ia dihentikan di pos pemeriksaan Qalandiya dengan alasan ada kesalahan dalam izin masuknya.

"Apa yang bisa saya lakukan? Saya punya paspor Amerika, saya sudah tua, tapi mereka tetap menghentikan saya," ujarnya kepada Anadolu.

Ia menambahkan, “Masjid Al-Aqsa sangat berarti bagi kami. Itu adalah kiblat pertama umat Islam dan tempat di mana Nabi Muhammad memimpin para nabi lainnya dalam salat.”

Sami Qadomi, pria lanjut usia dari Jayyous, wilayah Qalqilya di Tepi Barat utara, juga mengalami hal yang sama di pos pemeriksaan. "Saya sudah tua, saya meninggalkan rumah sejak pukul 5 pagi. Semua itu tidak membantu, mereka tetap melarang saya masuk ke Yerusalem," katanya.

Kebijakan pembatasan semakin ketat

Pada 6 Maret, pemimpin otoritas Israel Benjamin Netanyahu menyetujui pemberlakuan pembatasan lebih ketat terhadap jamaah Palestina yang ingin beribadah di Masjid Al-Aqsa pada Jumat selama bulan Ramadan.

Berdasarkan kebijakan baru ini, hanya pria di atas 55 tahun, wanita di atas 50 tahun, serta anak-anak di bawah 12 tahun yang diizinkan masuk ke Masjid Al-Aqsa.

Namun, akses ke masjid tetap bergantung pada izin keamanan sebelumnya serta pemeriksaan ketat di pos-pos pemeriksaan yang telah ditentukan.

Keputusan itu bertepatan dengan meningkatnya aksi penyerbuan harian oleh ratusan pemukim ilegal Israel ke dalam kompleks Masjid Al-Aqsa selama bulan suci Ramadan, bersamaan dengan pembatasan yang semakin ketat terhadap pergerakan warga Palestina dari Tepi Barat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejak perang di Gaza pecah pada 7 Oktober 2023, otoritas Israel telah memberlakukan langkah-langkah ketat yang membatasi akses warga Palestina dari Tepi Barat ke Yerusalem Timur.

Warga Palestina menilai pembatasan itu sebagai bagian dari upaya lebih luas Israel untuk mengubah karakter Yerusalem Timur, termasuk Masjid Al-Aqsa, dan menghapus identitas Arab serta Islamnya. (ant/put)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT