"Dan janganlah kamu campuri mereka itu, sedang kamu beritikaf dalam masjid." (QS. Al-Baqarah, 2:187)
Itikaf sangat berguna dan menolong kita untuk membersihkan hati. Selain itu, ibadah ini juga memperkuat iman, serta membentuk kebiasaan baik seperti dzikir, shalat malam, dan membaca Al-Quran.
Harapannya, kebiasaan baik ini terus berlanjut setelah Ramadhan usai. Namun kenyataannya, banyak yang kembali melakukan kebiasaan buruk begitu bulan suci berakhir.
Hadirin shalat Ied yang berbahagia dan dikaruniai Allah
Mengapa tidak sedikit dari mereka kembali bermaksiat setelah Ramadhan? Ada beberapa faktor yang menyebabkan seseorang kembali ke dalam maksiat setelah Ramadhan, di antaranya:
1. Lemahnya Tekad dan Kontrol Diri
Selama Ramadhan, kita terbiasa dengan lingkungan yang mendukung ibadah. Namun, setelah Ramadhan berlalu, sebagian dari kita kurang memiliki keteguhan hati untuk tetap berpegang teguh pada kebiasaan baik.
2. Lingkungan yang Kurang Mendukung
Teman dan lingkungan memiliki pengaruh besar dalam kehidupan seseorang. Jika setelah Ramadhan kita kembali bergaul dengan orang-orang yang kurang memperhatikan agama, maka akan sulit untuk tetap istiqamah.
3. Setan Bebas dari Kurungan setelah Ramadhan Berakhir
Dalam sebuah hadis riwayat menunjukkan dikekang Allah SWT selama berlangsungnya bulan Ramadhan, Rasulullah SAW bersabda:
Load more