News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jangan Terlalu Keras terhadap Anak, Ini Tips Pola Asuh dari Buya Yahya Simak Penjelasannya

Dalam pandangan Buya Yahya, kekerasan atau pukulan terhadap anak bukanlah solusi tepat. Orang tua harus bisa jadi contoh baik.
Kamis, 27 Maret 2025 - 05:55 WIB
Jangan Terlalu Keras terhadap Anak, Kata Buya Yahya Orang Tua Simak Penjelasannya
Sumber :
  • dok.tangkapan layar YouTube Buya Yahya

Jakarta, tvOnenews.com- Beragam cara orang tua bisa terapkan ke anak dalam pola asuh. Namun tidak disarankan oleh Pendakwah Indonesia Buya Yahya.

Dalam ceramahnya, umat muslim ia sarankan bisa meniru apa yang diajarkan para Nabi. Lalu, bagaimana cara mendidik anak dalam Islam?. Hal ini perlu diketahui para orang tua.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jangan Terlalu Keras terhadap Anak, Kata Buya Yahya Orang Tua Simak Penjelasannya
Jangan Terlalu Keras terhadap Anak, Kata Buya Yahya Orang Tua Simak Penjelasannya
Sumber :
  • dok.tangkapan layar YouTube Buya Yahya

 

Pandangan Buya Yahya soal Pola Asuh 

Dalam pandangan Buya Yahya, kekerasan atau pukulan terhadap anak bukanlah solusi tepat. Orang tua harus bisa jadi contoh baik.

Apabila jika orang tua bertujuan untuk membuat anak yang patuh atau taat dan memahami nilai agama Islam. 

Dalam penjelasannya, ia tegaskan untuk orang tua bisa mengajak ke Pengajian dan Majlis Talim ataupun ibadah lainnya. Ini mampu meminimalisir sikap kurang sopan, seperti sulit menerima nasihat orang tua.

“Mohon mendidik anak saat usia dini, ketika anak belum bisa ngomong kenalkan sesuatu yang mulia, tokoh dan nilai kebaikan oleh orang tuanya. Contohnya, ada anak bisa diam saat dia mendengarkan ceramah dan al-quran pada saat dia nangis," ujar Buya.

Menurutnya, tingkat kepatuhan anak terhadap orang tua juga dipengaruhi banyak hal, salah satunya usia. 

Jika masih kecil masih bisa ditanamkan nilai kebaikan, tetap beda dengan usia dewasa. Usia yang sudah besar maka perlu bantuan.

Saran Buya Yahya saat sudah masuk usia dewasa ustaz disarankan, agar orang tua meminta bantuan pada ahli agama.

"Apabila anak sudah dewasa, bisa diajak ke ulama yang bisa mengimbangi pola pikirnya, " tegasnya, dikutip dari YouTube Al Bahjah Tv, Kamis (27/3/2025).

"Hal ini dapat mendorong anak untuk mengetahui hal kebaikan, terus lakukan hingga anda atau dia mati. Jangan putus asa sebab kita mengambil bagian dosa dalam mendidik anak yang salah,” sambung Buya Yahya.

Sebagai tambahan, dari laman Buya Yahya resmi, albahjahtv kalau bisa juga memasukan anak ke Pondok Pesantren.

Tentunya pondok yang memiliki aturan yang ketat dan jelas, anak anak akan dibina dan dijauhkan dari hal hal yang tidak bermanfaat. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sehingga orang tua sekalian bisa mensurvey beberapa pondok pesantren terbaik untuk tempat anak anda menimba ilmu dan dididik menjadi anak yang soleh/solehah. (klw)

waallahualam 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Nama Jay Idzes kembali mencuri perhatian, kali ini datang langsung dari Italia. Pelatih Sassuolo akui kapten Timnas Indonesia itu layak dapat penghormatan besar.
Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Jakarta LavAni meraih kemenangan meyakinkan pada laga pembuka Final Four Proliga 2026 atas Jakarta Garuda Jaya dengan skor 3-0 (25-17, 25-20, 25-17).
Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Persib Bandung terus menunjukkan ambisinya dalam perburuan gelar BRI Super League 2025/2026. Dengan komposisi skuad yang dinilai mewah, Maung Bandung diprediksi
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi

Trending

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

IAW soroti penerimaan Bea Cukai yang terkontraksi, desak audit forensik dan reformasi sistemik untuk cegah kebocoran puluhan triliun.
Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Dedi Mulyadi siapkan sistem transparan untuk program rutilahu di Jawa Barat. Nepotisme diputus, masyarakat kini bisa ajukan bantuan rumah secara transparan.
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT