News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Jauh Berbeda dengan Shin Tae-yong, Jordi Cruyff Tak Malu Langsung Belajar Budaya Indonesia sejak Dipikat PSSI

Antusias Jordi Cruyff langsung mempelajari budaya Indonesia sejak diresmikan PSSI menjabat Penasihat Teknis Timnas Indonesia mengingatkan sosok Shin Tae-yong.
Sabtu, 22 Maret 2025 - 02:15 WIB
Mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong (STY) & Penasihat Teknis PSSI, Jordi Cruyff
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com/Julio Tri Saputra & Barcelona Official

tvOnenews.com - Jordi Cruyff tampaknya mempunyai tipikal unik seperti mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, dengan cara langsung memahami budaya di Indonesia.

Niat Jordi Cruyff antusias mempelajari budaya Indonesia mengingatkan sosok Shin Tae-yong yang langsung gencar memahami budaya dan agama para pemain Garuda.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jordi Cruyff sempat menjadi atensi sejak ketua Umum PSSI, Erick Thohir resmi mengumumkan sebagai Penasihat Teknis Timnas Indonesia pada 25 Februari 2025.

PSSI memilih Jordi Cruyff menjadi Penasihat Teknis Timnas Indonesia, alih-alih memiliki misi besar untuk sepak bola Indonesia ke depannya.

Terlebih lagi, alasan PSSI percaya menggunakan jasanya karena memiliki banyak pengalaman di kancah sepak bola internasional. Jordi pernah menjadi pemain FC Barcelona.

Dalam kariernya menjadi pemain, Jordi juga pernah merasakan sebagai gelandang Manchester United dan Espanyol.

Sejumlah klub pernah dibela Jordi Cruyff, antara lain Deportivo Alavés, Metalurg Donetsk, Valletta FC, dan De Volewijckers.

Jordi pernah menjadi skuad andalan Timnas Belanda pada Euro 1996 hingga akhirnya pensiun pada 2010 sebelum kariernya berlabuh di kursi kepelatihan.

Jordi Cruyff Belajar Budaya Indonesia

Jordi Cruyff Akan Blusukan untuk Bentuk Strategi Masa Depan Sepak Bola Indonesia
Jordi Cruyff Akan Blusukan untuk Bentuk Strategi Masa Depan Sepak Bola Indonesia
Sumber :
  • Tangkapan Layar Youtube/PSSI

 

Dikutip dari Antara, Sabtu (22/3/2025), Jordi mulanya mengatakan ia sangat siap merubah sepak bola Indonesia melambung tinggi.

Kebetulan, Timnas Indonesia sedang berjuang di Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Jordi pun bekerja sama dengan pelatih Patrick Kluivert dan jajarannya.

Sebagai putra legenda Timnas Belanda, Johan Cruyff, Jordi mengatakan pemahaman budaya pertama dilakukannya, bukan tentang kepercayaan agama.

Jordi lebih ingin mempelajari lebih dalam seberapa jauh kekuatan dan kemajuan sepak bola Indonesia, mulai dari mentalitas pemain hingga kemampuan masing-masing individu.

"Saya rasa, sebagai penasihat teknis, kita perlu menganalisis dulu. Harus paham budaya, mentalitas, bagaimana bisa memanfaatkan itu untuk meraih hasil," ujar Jordi Cruyff.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kemudian cari tahu apa kekuatannya, bagaimana bisa meng-improve kekuatan itu," sambungnya.

Antusias ini menjadi tipikal Jordi Cruyff hampir serupa dengan niat besar yang dimiliki Shin Tae-yong saat baru pertama kali dipinang oleh PSSI sebagai pelatih Timnas Indonesia.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT