GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jangan Percaya Calo, LPPOM MUI Tegaskan Penyebab Sertifikasi Halal Lama dan Tarif Biaya Makin Mahal

Direktur LPH LPPOM MUI Muti Arintawati mengingatkan, sertifikasi halal lewat calo mengaku konsultan dengan mematok biaya tinggi tidak selalu berjalan mulus.
Kamis, 20 Maret 2025 - 02:25 WIB
Direktur Utama LPH LPPOM MUI (tengah)
Sumber :
  • Humas LPPOM MUI

Jakarta, tvOnenews.com - Direktur Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) LPPOM MUI Muti Arintawati mengingatkan, sertifikasi halal melalui calo salah satu yang mempengaruhi penyelesaian sertifikat sangat lama dan harga semakin mahal.

"Jangan terlena meskipun banyak yang kenal, istilahnya teman dekat atau dari pihak-pihak tertentu hanya membuat harga melambung mahal dan jangka waktu sertifikasi halal tidak sesuai ketentuan," ujar Muti Arintawati selaku narasumber gelaran Media Gathering LPPOM MUI di Jakarta, Rabu (19/3/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Muti memahami sertifikasi halal melalui calo dianggap mudah, apalagi bagi mereka yang mengaku sebagai konsultan namun memasang tarif harga begitu mahal.

Dampak Calo Proses Sertifikasi Halal

Direktur Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) LPPOM MUI Muti Arintawati
Direktur Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) LPPOM MUI Muti Arintawati
Sumber :
  • tvOnenews.com/Hilal Aulia Pasya

 

Selain harganya mahal, kata dia, pelaku usaha yang mengandalkan calo sering mengalami tidak ada kabar kejelasan terkininya apakah sudah selesai atau belum terkait kehalalan produknya.

Ia berspekulasi banyak calo berkedok konsultan tidak membantu bahkan memproses sertifikasi halal setelah melakukan proses kesepakatan kepada pelaku usaha.

"Waspada terhadap calo berkedok konsultan yang hanya mengambil untung!," imbau Direktur LPH LPPOM MUI itu.

Lanjut, ia menegaskan bahwa, lembaga yang menaungi dalam proses keputusan kehalalan produk telah menentukan standar tertentu. Hal ini menciptakan alur yang transparan dan efisien.

Ia berharap agar para pelaku usaha benar-benar memahami proses pengimplementasian SJPH yang sudah diatur berdasarkan ketentuan regulasi yang berlaku.

"Persiapan yang baik termasuk pemahaman dan implementasi SJPH, maka dapat mempercepat dan mempermudah proses sertifikasi halal," pesan Muti.

Menurutnya, langkah tersebut sudah berpaling dari regulasi sebagai kewajiban utama yang harus dipatuhi oleh kedua belah pihak.

"Kalau kita menerapkan sesuatu kewajiban yaitu lawannya adalah sanksi jika tak dilaksanakan. Jadi, itu harus seimbang dan akibatnya kalau tidak sanksi akhirnya bisa tidak menganggap penting Undang-Undang tersebut karena sudah melecehkan," tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Asosiasi Lembaga Pemeriksa Halal Indonesia (ALPHI), Elvina A. Rahayu juga selaku narasumber turut menjelaskan bahwa, sertifikasi halal sudah memiliki alur yang jelas.

"Sertifikasi halal merupakan bagian dari regulasi yang melibatkan berbagai pihak, termasuk BPJPH sebagai regulator, Majelis Ulama Indonesia (MUI) sebagai otoritas pemberi fatwa, serta LPH yang bertugas melakukan pemeriksaan kehalalan produk," ucap Elvina.

Elvina menutupkan, salah satu alasan sertifikasi halal lama dan mahal melunturkan kepercayaan para pelaku usaha kerap kali terbiasa dengan calo dengan mudahnya mengaku sebagai konsultan agar proses mudah dan terpercaya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Oleh karena itu, penting bagi masyarakat dan pelaku usaha untuk memahami bagaimana proses sertifikasi halal dilakukan dan bagaimana tarifnya ditentukan agar tidak terjadi kesalahpahaman," tukas Elvina.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ketum PAN Zulhas Lontarkan Pesan Menohok ke Kadernya: Jadi Pejabat Jangan Sok

Ketum PAN Zulhas Lontarkan Pesan Menohok ke Kadernya: Jadi Pejabat Jangan Sok

Ketum PAN, Zulkifli Hasan yang akrab disapa Zulhas melontarkan pesan menohok untuk kadernya, terkait menjadi pejabat agar tidak sombong kepada rakyat.
Detik-detik Polda Metro Jaya Bekuk 3 Pria Ingin Edarkan Ganja 15,5 Kg

Detik-detik Polda Metro Jaya Bekuk 3 Pria Ingin Edarkan Ganja 15,5 Kg

Mencuat kabar terkait detik-detik Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya bekuk 3 pria yang ingin edarkan ganja 15,5 Kg pada Jumat (13/2/2026).
Lewat Program ENTREV, Pemerintah Genjot Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Lewat Program ENTREV, Pemerintah Genjot Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Pemerintah Indonesia terus memperkuat ekosistem kendaraan listrik melalui serangkaian program dan kebijakannya.
Pesulap Merah Akui Tak Selalu Dampingi Istri Saat Dirawat di Rumah Sakit, Ini Alasannya

Pesulap Merah Akui Tak Selalu Dampingi Istri Saat Dirawat di Rumah Sakit, Ini Alasannya

Pesulap Merah akui jarang mendampingi sang istri, Tika Mega Lestari, saat dirawat di rumah sakit. Ia ungkap alasan mengapa tak bisa selalu hadir.
Barcelona Dipermalukan 0-4, Alvaro Arbeloa Kirim Pesan Menohok ke Hansi Flick

Barcelona Dipermalukan 0-4, Alvaro Arbeloa Kirim Pesan Menohok ke Hansi Flick

Adu mulut tidak langsung antara pelatih Alvaro Arbeloa dan juru taktik Barcelona, Hansi Flick, menjadi sorotan usai kekalahan telak Blaugrana 0-4 dari Atletico Madrid di semifinal Copa del Rey.
PF dan UPER Teken 23 MoU Strategis Sekaligus, Misi Perluas Dampak Pendidikan hingga Keberlanjutan

PF dan UPER Teken 23 MoU Strategis Sekaligus, Misi Perluas Dampak Pendidikan hingga Keberlanjutan

23 kesepakatan yang diteken PF dan UPER ini melibatkan unsur pemerintah, perguruan tinggi, industri, hingga komunitas sebagai bagian dari penguatan kolaborasi lintas sektor.

Trending

Ketum PAN Zulhas Lontarkan Pesan Menohok ke Kadernya: Jadi Pejabat Jangan Sok

Ketum PAN Zulhas Lontarkan Pesan Menohok ke Kadernya: Jadi Pejabat Jangan Sok

Ketum PAN, Zulkifli Hasan yang akrab disapa Zulhas melontarkan pesan menohok untuk kadernya, terkait menjadi pejabat agar tidak sombong kepada rakyat.
Detik-detik Polda Metro Jaya Bekuk 3 Pria Ingin Edarkan Ganja 15,5 Kg

Detik-detik Polda Metro Jaya Bekuk 3 Pria Ingin Edarkan Ganja 15,5 Kg

Mencuat kabar terkait detik-detik Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya bekuk 3 pria yang ingin edarkan ganja 15,5 Kg pada Jumat (13/2/2026).
Lewat Program ENTREV, Pemerintah Genjot Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Lewat Program ENTREV, Pemerintah Genjot Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Pemerintah Indonesia terus memperkuat ekosistem kendaraan listrik melalui serangkaian program dan kebijakannya.
John Herdman Full Senyum Jelang FIFA Series 2026, "Si Anak Hilang" Timnas Indonesia Comeback sebagai Starter di Inggris

John Herdman Full Senyum Jelang FIFA Series 2026, "Si Anak Hilang" Timnas Indonesia Comeback sebagai Starter di Inggris

Elkan Baggott kembali starter bersama Ipswich Town. Comeback ini jadi kabar baik bagi pelatih Timnas Indonesia John Herdman jelang FIFA Series 2026 di SUGBK
FIFA Sudah Resmi ACC, 3 Pemain Keturunan Ini Berpotensi Jadi Senjata Mematikan Baru John Herdman di Timnas Indonesia

FIFA Sudah Resmi ACC, 3 Pemain Keturunan Ini Berpotensi Jadi Senjata Mematikan Baru John Herdman di Timnas Indonesia

Tiga pemain keturunan dikabarkan sudah mendapat ACC FIFA untuk dinaturalisasi Timnas Indonesia. Salah satunya kiper yang berpotensi jadi pesaing Paes dan Audero
Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Telan Kekalahan

Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Telan Kekalahan

Tim yang diperkuat Megawati Hangestri, Jakarta Pertamina Enduro, menelan pil pahit pada pertandingan perdana mereka pada seri ke-6 Proliga 2026 di Bojonegoro
Maarten Paes Gigit Jari, John Herdman Mulai Kepincut Kiper Arema untuk Gabung Timnas Indonesia?

Maarten Paes Gigit Jari, John Herdman Mulai Kepincut Kiper Arema untuk Gabung Timnas Indonesia?

Penampilan gemilang Adi Satryo bersama Arema FC di hadapan John Herdman membuka peluang kembali ke Timnas Indonesia. Akankah posisi Maarten Paes terancam?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT