GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bagaimana Nabi Muhammad SAW Menerima Wahyu Pertama? Inilah Kisah Nuzulul Qur’an

Bulan Ramadhan dikenal juga dengan bulan Al-Qur'an karena pada bulan inilah wahyu pertama diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW. Inilah detik-detik saat Al-Qur'an diturunkan di Gua Hira.
Rabu, 19 Maret 2025 - 13:49 WIB
Ilustrasi. Al-Qur'an, Kitab Suci Umat Islam
Sumber :
  • istockphoto

tvOnenews.com - Bulan Ramadhan dikenal juga dengan bulan Al-Qur'an karena pada bulan inilah wahyu pertama diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW. Maka pada bulan Ramadhan ada satu malam yang disebut dengan Nuzulul Qur'an.

Al-Qur’an adalah kitab suci yang menjadi pedoman hidup umat Islam. Diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW sebagai mukjizat terbesar, Al-Qur’an membawa petunjuk, hukum, serta nilai-nilai kehidupan bagi seluruh umat manusia. Proses turunnya Al-Qur’an menjadi peristiwa luar biasa yang mengubah sejarah peradaban dunia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Nabi Muhammad SAW menerima wahyu pertama melalui Malaikat Jibril di Gua Hira yang berada di puncak Jabal Nur yang ada di Hejaz dekat Mekkah, Arab Saudi.Inilah tanda dimulainya sejarah Islam.
Berikut detik-detik dramatis saat Nabi Muhammad SAW menerima wahyu dari Allah SWT yang disampaikan melalui Malaikat Jibril yang dirangkum dari ceramah Ustaz Khalid Basalamah.

Alasan Nabi Muhammad Menyendiri di Gua Hira

Matahari Terbit yang Tampak dari Jabal Nur, Tempat Gua Hira Berada (Sumber: Dok Media Center Haji 2024)

Alasan Nabi Muhammad memilih Gua Hira salah satunya kata Ustaz Khalid Basalamah adalah karena menghadap Ka’bah.

“Kalau dulu bisa melihat Ka’bah, beliau melihat semua untuk tafakur,” jelasnya.

Ustaz Khalid Basalamah kemudian menjelaskan bahwa memang sebelum masa kenabian, Nabi Muhammad SAW senang khalwah atau menyendiri.

“Awas beda khalwah dan khalwat, jangan salah,” ujar Ustaz Khalid Basalamah, dikutip tvOnenews dari Kanal YouTube Khalid Basalamah Official.

Ustaz Khalid Basalamah menjelaskan, Nabi Muhammad SAW setiap tahun, tepatnya pada bulan Ramadhan akan menyendiri di Gua Hira.

“Beliau SAW senang sekali datang ke gua hira yang ada di Jabal Nur atau gunung nur, gunung cahaya,” tandasnya.

Kata Ustaz Khalid Basalamah, nama Jabal Nur diberikan setelah Nabi Muhammad SAW diberikan wahyu pertama kali.

“Sebelumnya orang Mekkah tidak mengatakan Jabal Nur,” jelasnya.

Di Gua Hira yang berada di puncak Jabal Nur inilah Nabi Muhammad akan menyendiri untuk ibadah.

“Ada alasan-alasan beliau pergi ke sana, Nabi SAW seringkali mencari tempat-tempat berkhalwah,” kata Ustaz Khalid Basalamah.

“Entah bagaimana beliau mendapatkan ilham dari hatinya untuk mendatangi Jabal Nur,” sambung Ustaz Khalid Basalamah.

Padahal jika sekarang saja, dari Mekkah menuju Jabal Nur membutuhkan waktu sekitar 15 menit dengan menggunakan mobil.

Gua Hira sebenarnya bukanlah gua namun hanya sebuah celah yang ada di atas gunung.

“Gunung tinggi di atas ada tebing, ada pecahan orang masuk. Jadi sebenarnya bukan gua,” jelas Ustaz Khalid Basalamah.

“Hanya pecahan antara dua batu hanya satu dua orang bisa masuk,” lanjutnya.

Dinobatkannya Nabi Muhammad SAW Sebagai Nabi di Gua Hira

Sirah Nabawiyah: Detik-detik Dramatis saat Malaikat Jibril Sampaikan Wahyu ke Nabi Muhammad SAW di Gua Hira (Sumber: Istimewa)

Kemudian, setelah berjalan masa khalwah, pada bulan ramadhan selama 26 hari Nabi Muhammad SAW tinggal di Gua Hira.

“Malam ke-27 Ramadhan, Allah SWT mendatangkan kepada Nabi SAW menjelang subuh, postur manusia tiba-tiba muncul,” jelas Ustaz Khalid Basalamah.

Saat Nabi Muhammad SAW sendirian berada di puncak gunung,  tiba-tiba muncul di hadapan Nabi sosok berbaju putih,” sambungnya.

Ustaz Khalid Basalamah kemudian menjelaskan hadis Bukhari yang menjelaskan peristiwa kenabian Nabi Muhammad SAW tersebut.

“Dalam riwayat Bukhari, Nabi SAW mengatakan telah datang kepadaku seseorang dengan menggunakan pakaian putih bersih dan di tangannya terdapat sebuah kotak yang terbungkus dengan sutra,” jelas Ustaz Khalid Basalamah.

“Dan di dalamnya terdapat sebuah buku dan kemudian menyuruhku membaca, aku berkata aku tak bisa membaca,” kata Ustaz Khalid Basalamah saat menceritakan riwayat tersebut.

“Kemudian orang tersebut memelukku dengan keras seakan-akan ruhku akan keluar,” sambungnya.

Kemudian Malaikat Jibril kembali meminta Nabi Muhammad SAW untuk membaca.

“Aku kembali berkata aku tidak bisa membaca,” kata Ustaz Khalid Basalamah.

Hingga akhirnya Malaikat Jibril kembali memeluk Nabi Muhammad SAW.

Kemudian ketika Malaikat Jibril kembali meminta Nabi Muhammad SAW membaca, beliau merubah kalimatnya.

“Kemudian aku mengubah apa yang harus aku baca, orang tersebut berkata membaca Surat Al Alaq ayat 1-5,” jelas Ustaz Khalid Basalamah.

Langit Dipenuhi Malaikat Jibril 

Sirah Nabawiyah: Detik-detik Dramatis saat Malaikat Jibril Sampaikan Wahyu ke Nabi Muhammad SAW di Gua Hira (Sumber: Ilustrasi/Freepik)

Setelah turun wahyu tersebut, Ustaz Khalid Basalamah mengatakan Malaikat Jibril menjelma jadi manusia lalu menghilang.

“Bayangkan di gua tengah malam sendirian, selama 26 hari tahu tidak ada orang, lalu datang dan hilang,” kata Ustaz Khalid Basalamah.

Nabi Muhammad kemudian ketakutan dan segera bergegas turun dari gunung  tempat Gua Hira berada.

“Naik mungkin 40 menit zaman Nabi belum ada jalan setapak, nabi cepat turun,” katanya.

Ustaz Khalid Basalamah mengatakan, saat itu langit seperti awal shalat subuh dan ketika Nabi Muhammad SAW berada di bawah gunung beliau mendengar suara dari langit.

“Wahai Muhammad Engkau adalah utusan Allah dan Aku adalah Jibril,” itulah suara yang terdengar dari langit.

Suara itu terdengar tiga kali dan kemudian ketika Nabi Muhammad SAW melihat langit dipenuhi oleh badan Malaikat Jibril.

“Langit dipenuhi oleh badan Jibril dan Jibril diberikan 600 ekor sayap,” ujar Ustaz Khalid Basalamah.

“Jika satu sayap dikebaskan hancur bumi ini,” tandas Ustaz Khalid Basalamah.

Setelah itu, Nabi Muhammad SAW kemudian pulang ke rumah dan masih ketakutan ketika bertemu dengan istri tercintanya, Siti Khadijah RA.

Itulah proses saat Nabi Muhammad menerima wahyu pertama kali di Gua Hira.Disarankan bertanya kepada ulama, pendakwah atau Ahli Agama Islam agar mendapatkan penjelasan yang lebih dalam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wallahu'alam

(put)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pengakuan Mengejutkan Eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik soal Koper Berisi Narkoba

Pengakuan Mengejutkan Eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik soal Koper Berisi Narkoba

Baru-baru ini eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro lontarkan pengakuan yang mengejutkan publik. Pengakuan ini terkait koper miliknya yang berisi
Marc Marquez Menghilang dari Prediksi Grid MotoGP 2027, The Baby Alien Resmi Cabut dari Ducati?

Marc Marquez Menghilang dari Prediksi Grid MotoGP 2027, The Baby Alien Resmi Cabut dari Ducati?

Spekulasi mengenai masa depan Marc Marquez kembali memanas setelah sang juara dunia MotoGP 2025 membuat prediksi mengejutkan tentang susunan pembalap musim 2027
Cerita Detik-detik Mengerikan Rumah Anggota DPRD Jateng Ditembak

Cerita Detik-detik Mengerikan Rumah Anggota DPRD Jateng Ditembak

Baru-baru ini mencuat detik-detik mengerikan rumah anggota DPRD Jateng ditembak OTK, di Desa Capgwen, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan
Ramaikan Rumor Transfer, Pramac Isyaratkan Reuni dengan Jorge Martin di MotoGP 2027

Ramaikan Rumor Transfer, Pramac Isyaratkan Reuni dengan Jorge Martin di MotoGP 2027

Pramac Yamaha ikut meramaikan rumor transfer pembalap MotoGP 2027 dengan memberikan isyarat soal potensi membawa kembali Jorge Martin dari tim Aprilia Racing.
Pekan Depan, AKBP Didik Bakal Jalani Sidang Kode Etik Soal Penyalahgunaan Narkotika

Pekan Depan, AKBP Didik Bakal Jalani Sidang Kode Etik Soal Penyalahgunaan Narkotika

Mabes Polri menjadwalkan sidang kode etik terhadap Kapolres Bima Kota nonaktif, AKBP Didik Putra Kuncoro yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus
Festival Ikan Bandeng Ternyata Punya Makna Filosofis Bagi Orang Betawi, Ini Kata Budayawan

Festival Ikan Bandeng Ternyata Punya Makna Filosofis Bagi Orang Betawi, Ini Kata Budayawan

Budayawan Betawi, Yahya Andi Saputra, mengatakan bahwa Festival Ikan Bandeng memiliki makna filosofis yang kuat bagi masyarakat Betawi.

Trending

Alasan Doa Belum Dikabulkan, Kata Buya Yahya Bisa Jadi Syarat ini Belum Terpenuhi

Alasan Doa Belum Dikabulkan, Kata Buya Yahya Bisa Jadi Syarat ini Belum Terpenuhi

Galau doa belum dikabulkan Allah SWT. Bisa jadi karena syarat utama ini belum terpenuhi? simak penjelasannya
Terungkap, Alasan Utama Polri Belum Tahan AKBP Didik Usai Jadi Tersangka Penyalahgunaan Narkoba

Terungkap, Alasan Utama Polri Belum Tahan AKBP Didik Usai Jadi Tersangka Penyalahgunaan Narkoba

Kapolres Bima Kota nonaktif, AKBP Didik Putra Kuncoro belum dilakukan penahanan usai ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penyalahgunaan narkotika sabu
Bangkit dari Kekalahan Telak! Barcelona Terima Suntikan Tenaga Besar Demi Gulingkan Real Madrid di Klasemen

Bangkit dari Kekalahan Telak! Barcelona Terima Suntikan Tenaga Besar Demi Gulingkan Real Madrid di Klasemen

Pelatih Barcelona Hansi Flick memastikan Raphinha siap tampil saat timnya bertandang ke markas Girona pada lanjutan Liga Spanyol pekan ke-24, Selasa (17/2/2026)
Ramalan Keuangan Shio 17 Februari 2026: Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular

Ramalan Keuangan Shio 17 Februari 2026: Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular

Ramalan keuangan shio untuk Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular. Simak prediksi finansial serta tips mengatur pemasukan dan pengeluaran hari ini.
Kabar Terbaru Proses Naturalisasi Ciro Alves Terungkap, Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026?

Kabar Terbaru Proses Naturalisasi Ciro Alves Terungkap, Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026?

Naturalisasi Ciro Alves dipastikan masih berjalan. Jika tuntas, penyerang Malut United berpeluang dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia pada FIFA Series.
Bersinar di Qatar hingga Pernah Main untuk Persija Jakarta, Gelandang Asal Aceh Ini Kok Tak Pernah Dipanggil Timnas Indonesia?

Bersinar di Qatar hingga Pernah Main untuk Persija Jakarta, Gelandang Asal Aceh Ini Kok Tak Pernah Dipanggil Timnas Indonesia?

Sejak kecil dididik akademi terbaik Qatar Aspire Academy bahkan sempat main untuk Persija Jakarta, gelandang asal Aceh ini tak pernah masuk Timnas Indonesia.
Jadwal Proliga 2026, Minggu 15 Februari: Pertaruhan Megawati Hangestri Cs, Jakarta Pertamina Enduro Hadapi Popsivo Polwan

Jadwal Proliga 2026, Minggu 15 Februari: Pertaruhan Megawati Hangestri Cs, Jakarta Pertamina Enduro Hadapi Popsivo Polwan

Jadwal Proliga 2026 hari ini akan diramaikan dengan sejumlah laga seru, termasuk Megawati Hangestri dan kawan-kawan siap unjuk gigi saat Jakarta Pertamina Enduro hadapi Jakarta Popsivo Polwan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT