Jakarta, tvOnenews.com- Umat muslim membaca doa qunut sudah menjadi hal biasa, terutama saat shalat subuh.
Hal ini sebagaimana, dipahami dalam madzhab Imam Syafi’i yang menganjurkan membaca qunut dalam shalat Subuh.
Pendapatnya ini diikuti oleh mayoritas ulama ahli hadits. Dikutip dari laman NU online, erdapat beberapa hadits yang menjadi dasar argumentasi Imam Syafi’i dan pengikutnya dalam menganjurkan membaca qunut pada shalat Subuh.
“Dari Muhammad bin Sirin, berkata: “Aku bertanya kepada Anas bin Malik: “Apakah Rasulullah Saw membaca qunut dalam shalat Subuh?” Beliau menjawab: “Ya, setelah ruku’ sebentar.” (HR Muslim, Hadits nomor 1578).
Namun, apakah boleh doa qunut diganti dengan doa rabbana atina fiddunya? simak penjelasan Buya Yahya di bawah ini.
Mengutip ceramah, Pendakwah Indonesia, Buya Yahya persoalan boleh atau tidak gantikan doa qunut dengan doa rabbana atina fiddunya.
Ia menilai kalau seseorang memungkinkan untuk lupa atau tidak hafal doa qunut, sehingga bisa gantikan dengan doa lain.
Buya Yahya pun menyampaikan diperbolehkan, ganti doa qunut dengan Rabbana Atina Fiddunya.
Menurut Buya Yahya soal wajib pakai doa qunut saat shalat subuh berdasarkan dari sejumlah hadits, salah satunya diriwayatkan Imam Ahmad, Abdurrazzaq dan lain-lain bersifat dhaif (lemah).
Hadits dhaif yang menerangkan Nabi Muhammad SAW sebelum wafat menganjurkan qunut,
مَازَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقْنُتُ فِي الْفَجْرِ حَتَّى فَارَقَ الدُّنْيَا
Artinya: Dari Anas bin Malik, dia berkata: "Senantiasa Rasulullah SAW berqunut pada shalat Shubuh sehingga beliau berpisah dari dunia (wafat)."
Menurutnya, sebagian orang-orang ada menyebut doa qunut tidak dianjurkan saat shalat Subuh.
Menurut Buya, ada pendapat kalau doa qunut boleh dibaca. Meski hukumnya sunnah dalam melaksanakan shalat subuh.
Sementara, bagaimana hukumnya bila tidak hafal justru membaca doa yang lain?. Seperti doa 'Rabbana atina fiddunya hasanah, wa fil akhirati hasanah wa qina adzabannar.
"Doa Qunut yang nggak hafal maka gantilah dengan doa apa saja yang anda tahu. Bagi yang tidak hafal doa qunut," jelasnya, dikutip dari YouTube Al Bahjah TV, Rabu (19/3/2025).
Perlu diketahui, doa Rabbana Atina Fiddunya ialah doa sapu jagat, yang sering dipanjatkan oleh Nabi Muhammad SAW bukan sekadar berarti permohonan untuk memperoleh kebajikan di dunia dan akhirat.
"Selagi hafal ya doa Qunut ya sunnah adalah membaca Qunut yang diajarkan nabi Muhammad SAW. Kalau nggak hafal contohnya robbana Atina Fiddunya Hasanah boleh saja ya, sebab Qunut itu kan adalah termasuk doa," ungkap Buya Yahya.
"Dari makna Qunut sendiri adalah termasuk menghadap kepada Allah SWT dengan permohonan dan dengan harapan ya. Kalau bisa ya doa qunut ya, kalau nggak Rabbana tadi," tegasnya.
Kendati demikian, perlu diketahui shalat subuh, memang dianjurkan untuk dilakukan secara berjamaah di Masjid. (klw)
Waallahualam
Load more