GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Istri Terabaikan Suami Lebih Memilih Masturbasi daripada Menggauli, Buya Yahya Berikan Pesan Menohok

Demi menjaga agar syahwat tidak menjerumuskan kepada maksiat, maka Islam memerintahkan untuk menikah. Namun bagaimana jika ada seorang suami yang tidak menggauli istrinya sampai berbulan-bulan dan malah memilih memuaskan dirinya sendiri? Ini pendapat dari Buya Yahya.
Sabtu, 15 Maret 2025 - 05:57 WIB
Ilustrasi Suami Istri yang Sudah Menikah
Sumber :
  • pexels

tvOnenews.com - Syahwat dalam bahasa Arab berarti keinginan atau dorongan kuat terhadap sesuatu, baik yang berkaitan dengan makanan, harta, maupun lawan jenis. Dalam Islam, syahwat terhadap lawan jenis diatur sedemikian rupa agar tidak menjerumuskan manusia dalam kemaksiatan. Allah SWT berfirman:

زُيِّنَ لِلنَّاسِ حُبُّ الشَّهَوٰتِ مِنَ النِّسَاۤءِ وَالْبَنِيْنَ وَالْقَنَاطِيْرِ الْمُقَنْطَرَةِ مِنَ الذَّهَبِ وَالْفِضَّةِ وَالْخَيْلِ الْمُسَوَّمَةِ وَالْاَنْعَامِ وَالْحَرْثِ ۗ ذٰلِكَ مَتَاعُ الْحَيٰوةِ الدُّنْيَا ۗوَاللّٰهُ عِنْدَهٗ حُسْنُ الْمَاٰبِ

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Artinya: "Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan terhadap apa yang diinginkan, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, hewan ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga)." (QS. Ali Imran: 14)

Demi menjaga agar syahwat tidak menjerumuskan kepada maksiat, maka Islam memerintahkan untuk menikah. Maka dengan menikah, syahwat yang disalurkan bukan menjadi dosa namun malah menjadi berkah.

Namun bagaimana jika ada seorang suami yang tidak menggauli istrinya sampai berbulan-bulan dan malah memilih memuaskan dirinya sendiri? Hal ini sebagaimana pertanyaan seorang jemaah kepada Buya Yahya dalam salah satu kajiannya.

Jamaah tersebut menanyakan hukum persoalan demikian dalam Islam, apakah dosa atau tidak dan bagaimana cara memperbaikinya. Karena tidak menutup kemungkinan, banyak pasangan yang mengalami masalah tersebut dalam rumah tangga mereka.

Lantas bagaimana hukum dan solusi suami yang kecanduan onani, dan tidak menggauli istrinya selama berbulan-bulan? Simak penjelasan Buya Yahya berikut ini dilansir dari YouTube Al-Bahjah TV, Sabtu (15/3/2025).

"Apa hukum suami tidak menggauli istri selama tiga sampai 4 bulan lamanya, padahal satu rumah dan tidak ada masalah apa-apa? Ternyata suami melakukan sendiri dengan tangganya jika dia sedang ingin. Lalu istri merasa tidak ada gunanya lagi, harus bagaimana sikap istri?," tanya salah satu jamaah.

Buya Yahya menyampaikan jika sebagai seorang suami ada kewajiban memberikan nafkah batin. 

Seorang suami juga harus berpikir untuk soal nafkah batin, bukan hanya diberikan disaat Anda mau. Akan tetapi jika suami sedang tak mau, maka tidak memberinya pada istri.

"Masing-masing dari kita harus memperhatikan hal itu. Apalagi mohon maaf, ada seorang wanita yang punya hajat, ternyata laki-laki tidak mau menyentuhnya, tidak melakukannya," ujar Buya Yahya.

Menurut penjelasan Buya Yahya, selagi tidak ada udzur, karena sakit dan lainnya, maka dia dosa. Sebab dalam urusan pernikahan ada bab memuaskan urusan syahwat dengan cara yang halal.

Akan tetapi kita juga perlu melihat sebab dibalik hal tersebut, jika memang sebabnya ada ketidakmampuan suami seperti impotensi dan sebagainya, maka hendaknya harus dilakukan pengobatan.

Karena ada juga seorang laki-laki yang lemah dalam urusan itu, meskipun dia memiliki hasrat dan syahwat untuk berhubungan suami istri.

Akan tetapi banyak juga yang tidak mau melakukan pengobatan atau dengan bermacam cara untuk menyembuhkan hal tersebut. Padahal ada berbagai cara yang bisa dilakukan untuk menggembirakan seorang istri.

Buya Yahya juga mengungkapkan, atau mungkin bisa jadi ini masalah psikologi yang sifatnya bukan komunikasi lisan, tapi perilaku.

"Mungkin pernah mendengar kalimat istrinya yang merendahkan dalam urusan hubungan suami istri. Bukan motivasi atau sanjungan, dan begitu sebaliknya," ujar Buya Yahya.

Banyak pasangan juga tidak menyadari masalah psikologi, karena bisa jadi salah satu pasangan terpukul psikologinya oleh kalimat-kalimat merendahkan.

"Atau seorang istri berkata kepada suaminya, 'Ah milik kamu begitu, tidak begini'. Yang menunjukkan bahwasanya itu merendahkan suami," imbuhnya.

Buya Yahya menjelaskan, bisa jadi saat suami ingin menggauli istrinya, maka memori ini bisa jadi muncul kembali. "Itu pasangan yang dosa, merendahkan, menyakitkan itu," tegas Buya Yahya.

Pimpinan pondok pesantren tersebut menyarankan agar seorang istri bisa memberikan motivasi kepada suaminya jika menemukan hal tersebut.

Jika ada kelemahan dalam hubungan suami istri, maka jangan sampai merendahkan mental pasangan agar tidak semakin terpuruk. 

Baik suami maupun istri jangan sampai menyatakan sifat-sifat tak pantas kepada suami atau istri, dan bahkan membandingkan tatkala sedang berhubungan.

Bisa jadi akibatnya, seorang suami lebih berhasrat dari gambar atau video yang dilihatnya dari handphone atau film.

Buya Yahya berpesan agar jangan sampai mencaci suami istri yang tidak bisa berhubungan, karena pasti ada problem dalam rumah tangganya.

"Maka termasuk disaat menemukan suaminya lemah dalam berhubungan intim, bukan berarti dia suka menonton film-film porno juga. Belum tentu," paparnya.

Buya Yahya juga menegaskan bagi seorang wanita yang tidak mendapatkan pemenuhan dari sisi nafkah batin karena takut melakukan dosa, maka bisa minta untuk berpisah.

Hal ini boleh saja dilakukan karena urusan syahwat adalah urusan pribadi yang bisa saja tiba-tiba datang.

Cara Mengendalikan Gejolak Syahwat dalam Islam

Islam memberikan solusi bagi umatnya dalam mengendalikan nafsu syahwat, di antaranya sebagai berikut:

  1. Menundukkan Pandangan Allah SWT berfirman: "Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman, hendaklah mereka menahan pandangannya dan memelihara kemaluannya. Yang demikian itu lebih suci bagi mereka. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat." (QS. An-Nur: 30)

    Menjaga pandangan dari hal-hal yang mengundang syahwat akan membantu seseorang mengontrol diri dari godaan yang tidak halal.

  2. Memperbanyak Puasa Sunnah Rasulullah ﷺ bersabda: "Wahai para pemuda, barang siapa di antara kalian mampu menikah, maka menikahlah, karena menikah itu lebih menundukkan pandangan dan lebih menjaga kemaluan. Namun, barang siapa yang belum mampu, maka hendaklah ia berpuasa, karena puasa itu merupakan perisai baginya." (HR. Bukhari dan Muslim)

    Puasa membantu menekan dorongan syahwat dan menjaga diri dari godaan hawa nafsu.

  3. Meningkatkan Ibadah dan Dzikir Memperbanyak shalat, membaca Al-Qur'an, dan berdzikir akan membantu menenangkan hati dan menjauhkan diri dari godaan syahwat.

  4. Menjauhi Lingkungan yang Buruk Bergaul dengan orang-orang yang taat beragama akan membantu seseorang dalam menjaga diri dari maksiat. Rasulullah ﷺ bersabda: "Seseorang itu tergantung pada agama sahabat dekatnya. Maka, hendaklah salah seorang di antara kalian memperhatikan siapa yang menjadi sahabatnya." (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi)

  5. Menikah Jika Sudah Mampu Menikah adalah solusi utama dalam Islam untuk menyalurkan syahwat secara halal. Rasulullah ﷺ sangat menganjurkan pernikahan bagi yang sudah mampu.

Itulah penjelasan Buya Yahya atas pertanyaan tentang suami yang tidak menggauli istri dan malah memilih memuaskan diri sendiri dengan caranya.

Maka bisa disimpulkan bahwa gejolak syahwat adalah fitrah manusia, tetapi harus dikendalikan agar tidak membawa kepada dosa dan kemaksiatan. 

Islam memberikan panduan jelas dalam mengelola syahwat, seperti menundukkan pandangan, berpuasa, memperbanyak ibadah, menjauhi lingkungan buruk, dan menikah jika sudah mampu. 

Jika sudah menikah maka salurkanlah syahwat pada pasangan yang telah resmi secara agama Islam, agar hidup berumah tangga menjadi berkah.

Dengan memahami dan menerapkan ajaran Islam dalam pengendalian syahwat, seseorang akan lebih mudah menjalani kehidupan yang berkah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Semoga kita semua diberikan kekuatan untuk menjaga diri dari godaan syahwat yang menyesatkan dan selalu berada dalam lindungan Allah.

Wallahu’alam bishawab.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

(udn/put)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Layanan Kesehatan Asia Tenggara Masuk Fase Integrasi Sistem Digital

Layanan Kesehatan Asia Tenggara Masuk Fase Integrasi Sistem Digital

Fasilitas kesehatan di berbagai negara diwajibkan menerapkan sistem rekam medis elektronik
Pengakuan Mengejutkan Eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik soal Koper Berisi Narkoba

Pengakuan Mengejutkan Eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik soal Koper Berisi Narkoba

Baru-baru ini eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro lontarkan pengakuan yang mengejutkan publik. Pengakuan ini terkait koper miliknya yang berisi
Marc Marquez Menghilang dari Prediksi Grid MotoGP 2027, The Baby Alien Resmi Cabut dari Ducati?

Marc Marquez Menghilang dari Prediksi Grid MotoGP 2027, The Baby Alien Resmi Cabut dari Ducati?

Spekulasi mengenai masa depan Marc Marquez kembali memanas setelah sang juara dunia MotoGP 2025 membuat prediksi mengejutkan tentang susunan pembalap musim 2027
Cerita Detik-detik Mengerikan Rumah Anggota DPRD Jateng Ditembak

Cerita Detik-detik Mengerikan Rumah Anggota DPRD Jateng Ditembak

Baru-baru ini mencuat detik-detik mengerikan rumah anggota DPRD Jateng ditembak OTK, di Desa Capgwen, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan
Ramaikan Rumor Transfer, Pramac Isyaratkan Reuni dengan Jorge Martin di MotoGP 2027

Ramaikan Rumor Transfer, Pramac Isyaratkan Reuni dengan Jorge Martin di MotoGP 2027

Pramac Yamaha ikut meramaikan rumor transfer pembalap MotoGP 2027 dengan memberikan isyarat soal potensi membawa kembali Jorge Martin dari tim Aprilia Racing.
Pekan Depan, AKBP Didik Bakal Jalani Sidang Kode Etik Soal Penyalahgunaan Narkotika

Pekan Depan, AKBP Didik Bakal Jalani Sidang Kode Etik Soal Penyalahgunaan Narkotika

Mabes Polri menjadwalkan sidang kode etik terhadap Kapolres Bima Kota nonaktif, AKBP Didik Putra Kuncoro yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus

Trending

Alasan Doa Belum Dikabulkan, Kata Buya Yahya Bisa Jadi Syarat ini Belum Terpenuhi

Alasan Doa Belum Dikabulkan, Kata Buya Yahya Bisa Jadi Syarat ini Belum Terpenuhi

Galau doa belum dikabulkan Allah SWT. Bisa jadi karena syarat utama ini belum terpenuhi? simak penjelasannya
Terungkap, Alasan Utama Polri Belum Tahan AKBP Didik Usai Jadi Tersangka Penyalahgunaan Narkoba

Terungkap, Alasan Utama Polri Belum Tahan AKBP Didik Usai Jadi Tersangka Penyalahgunaan Narkoba

Kapolres Bima Kota nonaktif, AKBP Didik Putra Kuncoro belum dilakukan penahanan usai ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penyalahgunaan narkotika sabu
Bangkit dari Kekalahan Telak! Barcelona Terima Suntikan Tenaga Besar Demi Gulingkan Real Madrid di Klasemen

Bangkit dari Kekalahan Telak! Barcelona Terima Suntikan Tenaga Besar Demi Gulingkan Real Madrid di Klasemen

Pelatih Barcelona Hansi Flick memastikan Raphinha siap tampil saat timnya bertandang ke markas Girona pada lanjutan Liga Spanyol pekan ke-24, Selasa (17/2/2026)
Layanan Kesehatan Asia Tenggara Masuk Fase Integrasi Sistem Digital

Layanan Kesehatan Asia Tenggara Masuk Fase Integrasi Sistem Digital

Fasilitas kesehatan di berbagai negara diwajibkan menerapkan sistem rekam medis elektronik
Kabar Terbaru Proses Naturalisasi Ciro Alves Terungkap, Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026?

Kabar Terbaru Proses Naturalisasi Ciro Alves Terungkap, Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026?

Naturalisasi Ciro Alves dipastikan masih berjalan. Jika tuntas, penyerang Malut United berpeluang dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia pada FIFA Series.
Bersinar di Qatar hingga Pernah Main untuk Persija Jakarta, Gelandang Asal Aceh Ini Kok Tak Pernah Dipanggil Timnas Indonesia?

Bersinar di Qatar hingga Pernah Main untuk Persija Jakarta, Gelandang Asal Aceh Ini Kok Tak Pernah Dipanggil Timnas Indonesia?

Sejak kecil dididik akademi terbaik Qatar Aspire Academy bahkan sempat main untuk Persija Jakarta, gelandang asal Aceh ini tak pernah masuk Timnas Indonesia.
Jadwal Proliga 2026, Minggu 15 Februari: Pertaruhan Megawati Hangestri Cs, Jakarta Pertamina Enduro Hadapi Popsivo Polwan

Jadwal Proliga 2026, Minggu 15 Februari: Pertaruhan Megawati Hangestri Cs, Jakarta Pertamina Enduro Hadapi Popsivo Polwan

Jadwal Proliga 2026 hari ini akan diramaikan dengan sejumlah laga seru, termasuk Megawati Hangestri dan kawan-kawan siap unjuk gigi saat Jakarta Pertamina Enduro hadapi Jakarta Popsivo Polwan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT