News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Di Pengkajian Ramadhan UMJ, Ustaz Adi Hidayat Bicara Konsep Moderasi Beragama: Untuk Dunia dan Akhirat

Ustaz Adi Hidayat menguraikan konsep tentang moderasi beragama dalam pemaparan materi di gelaran Pengkajian Ramadhan PP Muhammadiyah di UMJ, Jumat (7/3/2025).
Jumat, 7 Maret 2025 - 23:19 WIB
Ustaz Adi Hidayat (UAH) saat di Pengkajian Ramadhan PP Muhammadiyah 1446 H di Auditorium KH Ahmad Azhar Basyir Gedung Cendekia, Jumat (7/3/2025)
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Wakil Ketua I Majelis Tabligh Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Ustaz Adi Hidayat menguraikan konsep moderasi beragama saat di Pengkajian Ramadhan PP Muhammadiyah 1446 H di Auditorium KH Ahmad Azhar Basyir Gedung Cendekia, Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), Jumat (7/3/2025).

Ustaz Adi Hidayat (UAH) menyebutkan, konsep moderasi beragama mampu mengantarkan kehidupan yang sukses, baik untuk dunia dan akhirat. Ia menyampaikan hal ini dalam materi pembahasan "Tafsir Al-Quran tentang Wasathiyah".

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Al-Baqarah 286 ayat, 286 bagi dua menjadi 143, maka ayat ini berada pas di tengah. Jadi Allah mengajarkan Wasathiyah itu langsung mempraktekkan, memberikan petunjuk kepada Jibril yang disampaikan kepada Nabi Muhammad SAW untuk membacakan surah ini," ungkap UAH.

UAH menjelaskan, dalam Tafsir Al-Baghawi terkait Asbabun Nuzul yang terkandung di dalamnya, mengisahkan orang Yahudi mempunyai standar terbaiknya tidak sekadar terhadap suatu tempat atau manusia.

"Tetapi pada karakteristik atau sifat-sifat yang membentuknya," kata dia.

Ustaz Adi Hidayat (tengah kiri) saat foto bersama usai acara Pengkajian Ramadan PP Muhammadiyah 1446 H di UMJ
Ustaz Adi Hidayat (tengah kiri) saat foto bersama usai acara Pengkajian Ramadan PP Muhammadiyah 1446 H di UMJ
Sumber :
  • Istimewa

 

Allah SWT menurunkan Surat Al Baqarah Ayat 143, kata UAH, karena Dia ingin menjadikan manusia sebagai makhluk yang unggul dan hebat. Golongan Wasasthiyah menjadi standar terbaik untuk UMJ, apabila ingin unggul dan maju.

Ia membandingkan dengan Perserikatan Muhammadiyah, praktik Wasathiyah menjadi teladan terbaik bagi mereka jika ingin maju dan lebih unggul di dalamnya.

Direktur Quantum Akhyar Institute itu menuturkan, Al-Quran sebagai sumber Wasathiyah terbaik. Oleh karena itu, pengamalan Kitab Suci ini tidak hanya seputar mengamalkan bacaannya, tetapi dijadikan sebagai pedoman hidup.

Al-Quran memberikan makna, semisal melalui Surat Al Fatihah hingga Surat An-Nas sebagai kurikulum kehidupan bagaimana bisa memposisikan sebagai manusia yang lebih unggul.

"Al-Quran turun di bulan yang istimewa karena memang membawa pesan yang istimewa pula. Pesan yang ada dalam Al-Quran itu berkemajuan dan indah mencerahkan. Sehingga jika mempraktekkannya dalam hidup, maka jadilah sosok teladan yang sukses di kehidupan dunia dan akhirat," papar dia.

Lanjut, UAH mengatakan, jika memahami urutan isinya akan merasakan keindahan. Hal ini menunjukkan mengapa Al-Quran adalah kurikulum kehidupan.

Jika mengacu pada ayat pertama kali diturunkan oleh Allah SWT, UAH menyampaikan, manusia diperintahkan untuk membaca. Dari membaca akan menjadi gerbang untuk semakin mudah mempraktekkan dalam memahami Al-Quran.

Selain membaca, ada tilawah, tanabbur, tadabbur, tafakur, kemudian ada proses mengimplementasikan yaitu tadzakur yang berarti mengingat Allah SWT.

"Kalau kita urutkan semuanya, belajar baca dulu walaupun belum paham artinya supaya mengerti cara membacanya," tukasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam kesempatan terakhirnya, UAH mempersilakan empat ulama dari Mesir melontarkan pandangan mereka perihal praktik Wasasthiyah, juga memberikan kesempatan para peserta bertanya kepada dirinya.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Nama Jay Idzes kembali mencuri perhatian, kali ini datang langsung dari Italia. Pelatih Sassuolo akui kapten Timnas Indonesia itu layak dapat penghormatan besar.
Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Jakarta LavAni meraih kemenangan meyakinkan pada laga pembuka Final Four Proliga 2026 atas Jakarta Garuda Jaya dengan skor 3-0 (25-17, 25-20, 25-17).
Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Persib Bandung terus menunjukkan ambisinya dalam perburuan gelar BRI Super League 2025/2026. Dengan komposisi skuad yang dinilai mewah, Maung Bandung diprediksi
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi

Trending

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

IAW soroti penerimaan Bea Cukai yang terkontraksi, desak audit forensik dan reformasi sistemik untuk cegah kebocoran puluhan triliun.
Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Dedi Mulyadi siapkan sistem transparan untuk program rutilahu di Jawa Barat. Nepotisme diputus, masyarakat kini bisa ajukan bantuan rumah secara transparan.
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT