News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Belum Shalat Darah Keluar dari Jerawat atau Bisul yang Pecah, Harus Ulang Wudhu atau Terus? Hukumnya Kata Buya Yahya...

Buya Yahya mengulas hukum Wudhu dan shalat ketika dihadapi setelah menyucikan diri kebetulan bagian jerawat atau bisul di wajah pecah, sehingga darah keluar.
Senin, 24 Februari 2025 - 21:47 WIB
Buya Yahya uraikan hukum Wudhu dan shalat jika darah keluar setelah jerawat atau bisul pecah
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Al-Bahjah TV

tvOnenews.com - Buya Yahya mengambil penjelasan ada hal-hal yang membatalkan shalat, apabila kedapatan kasus jerawat atau bisul pecah setelah menyucikan diri lewat Wudhu.

Jerawat atau bisul yang pecah, kata Buya Yahya, bisa menimbulkan kekhawatiran soal hukum Wudhu dan shalat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kekhawatiran setelah jerawat atau bisul pecah karena darah bercucuran di wajah setelah Wudhu ketika hendak shalat. Buya Yahya mengungkapkan hukumnya jika mengalami seperti ini.

Lantas, apakah harus mengulang Wudhu atau lanjut untuk mengerjakan shalat?

Dilansir tvOnenews.com dari channel YouTube Al-Bahjah TV, Senin (24/2/2025), Buya Yahya menjelaskan hukum Wudhu dan shalat setelah mendapat pertanyaan dari seorang jemaah yang kedapatan jerawatnya pecah.

Ilustrasi kondisi jerawat dan bisul setelah Wudhu hendak shalat
Ilustrasi kondisi jerawat dan bisul setelah Wudhu hendak shalat
Sumber :
  • iStockPhoto

 

"Buya saya mau bertanya, saya mempunyai jerawat dan pecah setelah berwudhu, apakah darahnya najis?," tanya seorang jemaah kepada Buya Yahya.

Tak hanya itu, jemaah tersebut kembali menanyakan terkait hukum shalat dari kasus darah yang terus keluar lewat pecahan jerawat.

Darah yang mengalir di dalam jerawat, tentu mengingatkan seputar tentang syarat dan hukum pelaksanaan shalatnya.

Shalat adalah ibadah yang suci. Setiap orang mukmin wajib menyucikan diri dahulu dari hadas kecil maupun hadas besar.

Biasanya sebelum shalat wajib berwudhu, karena masuk dalam rangkaian kegiatan berupa ibadah. Melalui Wudhu juga membuat seseorang terhindar dari hadas kecil.

Darah dari pecahan jerawat maupun bisul akan mengarahkan pada pembahasan najis-najis yang membatalkan ibadah shalat.

Berdasarkan syariat agama Islam, darah merupakan salah satu bagian yang masuk golongan najis. Pasalnya, darah mengandung kotoran di dalamnya.

Jikalau mengandung najis, otomatis pelaksanaan Wudhunya menjadi batal karena darah keluar dari bagian jerawat atau bisul di wajah.

Namun demikian, Buya Yahya enggan mempersoalkan hukum Wudhu maupun shalatnya, apabila kedapatan jerawat atau bisul di wajah pecah tanpa sengaja.

Kemudian, darah dari dalam jerawat, menurut Buya Yahya, hukumnya berbeda dengan darah lainnya.

Wudhu dan shalat tidak akan batal selama darah tersebut tak mengalir ke bagian tubuh yang mengharuskan terhindar dari darah selain wajah.

"Setelah berwudhu, cukup Anda usap dengan tisu dan jangan dipikirkan apakah masih keluar lagi darahnya," respons Buya Yahya dengan santai.

Ketika belum shalat, pengasuh LPD Al Bahjah itu lebih menyarankan darah yang keluar terus-menerus sebaiknya dibiarkan saja, dengan catatan setelah dibersihkan tak kunjung berhenti.

Darah yang mengalir akan mengering sendirinya. Setelah itu kembali membersihkan sisaan darahnya agar wajah tidak kotor.

"Darahnya memanglah termasuk najis, namun (jerawat atau bisul) masuk ke dalam najis yang di maafkan," terang dia.

Hukum Wudhu dalam kasus ini berlaku apabila seseorang yang mengalaminya tetap santai, tidak diselimuti dengan sikap was-was.

Buya Yahya menjamin tidak ada pengaruh apa pun soal kesempurnaan Wudhu maupun ibadah shalatnya.

Lantas, bagaimana jika was-was setelah darah keluar dari jerat atau bisul yang pecah?

Buya Yahya mengatakan bisa mempengaruhi ibadah shalatnya, semisal bisul yang pecah di bagian kaki kemudian darahnya mengalir ke anggota tubuh lainnya, maka hukumnya tidak sah dan harus mengulang Wudhu.

Ia berpesan agar tidak ada rasa was-was namun tetap mengetahui kaidah hukum Wudhu dan shalat agar tak keliru dan ibadahnya bisa khusyuk.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jadi, Anda tidak usah pikirkan apakah sah atau tidak, pokoknya tetap sah, karena itu darah yang najis namun dimaafkan karena keadaan," tandasnya.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok, 10 April 2026, untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Panduan strategi finansial harian.
Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membeberkan kondisi terkini timnya jelang laga lawan Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Seorang pemain timnas telah memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi usai kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026. Hal ini bisa berimplikasi kepada ketersediaannya di FIFA Matchday.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT