GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Fariz RM Kembali Ditangkap Gegara Narkoba, Buya Yahya Bagikan Cara Agar Orang yang Terjerumus Narkoba Taubat: Benteng yang Dahsyat Itu Adalah…

Musisi Fariz Rustam Munaf alias Fariz RM lagi-lagi ditangkap terkait kasus dugaan penyalahgunaan narkoba. Buya Yahya bagikan tiga cara agar taubat dari narkoba.
Kamis, 20 Februari 2025 - 07:00 WIB
Kembali Ditangkap Gegara Narkoba, Buya Yahya Bagikan Cara Agar Orang yang Terjerumus Narkoba Taubat: Benteng yang Dahsyat Itu Adalah…
Sumber :
  • kolase tim tvOnenews

tvOnenews.com - Musisi Fariz Rustam Munaf alias Fariz RM lagi-lagi ditangkap polisi terkait kasus dugaan penyalahgunaan narkoba.

Kepala Satuan Reserse Narkoba (Kasatresnarkob) Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Andri Kurniawan membenarkan terkait penangkapan penyanyi berusia 66 tahun itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Benar inisial FRM diamankan," ucap Andri saat dikonfirmasi, Rabu (19/2/2025).

Ini bukanlah pertama kali Fariz RM terlibat narkoba. Pelantun lagu 'Sakura' itu pertama kali diciduk polisi karena kasus narkoba pada Minggu 28 Oktober 2007 di kawasan Jalan Radio Dalam, Jakarta Selatan. Dia diamankan berikut barang bukti 1,5 linting ganja seberat 5 gram yang disimpan dalam bungkus rokok.

Kedua, Fariz kembali tertangkap lagi pada tahun 2015 saat mengisap ganja di rumahnya di Bintaro Jaya, Tangerang Selatan. Polisi menyita barang bukti berupa ganja pada asbak di atas meja.

Ketiga, Fariz kembali ditangkap untuk ketiga kalinya pada Jumat (24/8/2018). Dia ditangkap di kediamannya dengan barang bukti dua paket plastik klip diduga sabu, sembilan butir Alprazolam, dua butir Dumolid, dan alat isap sabu.

Tentu ini sangat membuat seluruh pihak prihatin. Pasalnya, sosok kreatif itu seharusnya banyak menghasilkan karya-karya bukan terjerumus dengan barang haram bernama narkoba.

Lalu adakah cara dalam Islam yang bisa dilakukan agar seorang yang terjerumus narkoba bisa taubat dan tidak akan memakainya lagi?

Berikut saran yang diberikan oleh Buya Yahya, dikutip tvOnenews.com dari ceramahnya yang diunggah di YouTube Al-Bahjah TV.

Dalam ceramahnya itu, Buya Yahya setidaknya membagikan tiga hal yang bisa dilakukan oleh orang sekitar untuk membantu seseorang yang terjerumus narkoba.

Menurut Buya Yahya, hal tentu doa, karena doalah yang bisa mengubah takdir, doa perintah Allah SWT.

“Doa itu harus,” tegas Buya Yahya.

Namun selain doa, orang sekitar harus berusaha agar orang yang terjerumus narkoba itu paham akan bahaya narkoba, baik di dunia dan akhriat.

“Kedua anak harus paham akan bahaya narkoba baik di dunia atau di akhirat,” pesan Buya Yahya.

Berikanlah ia selalu wawasan akan bahaya dari barang yang berbahaya tersebut, dengan harapan ia akan semakin paham dan sadar.

“Kasih wawasan, kasih lihat orang orang yang hancur akibat narkoba,” saran Buya Yahya.

Kemudian Buya Yahya mengingatkan agar orang yang narkoba jangan pernah dikucilkan. Hal ini karena malah akan merasa dirinya semakin terjerumus.

“Jangan dikucilkan dengan hal itu, besarkan hatinya kalau Allah mudah berikan hidayah dan membuka pintu taubat,” pesan Buya Yahya.

Hal ini agar ia yakin bahwa itu tidak baik dan merupakan barang haram dalam Islam, maka wajib dijauhi.

“Jangan pernah bilang tidak bisa, ada yang dulu gunakan narkoba namun bisa taubat,” ujar Buya Yahya.

Kemudian berikan ceramah-ceramah dari ulama, agar ia semakin paham bahwa yang ia lakukan bertentangan dengan agama Islam.

“Beri nasihat ulama,” saran Buya Yahya.

Namun Buya Yahya mengakui, ada yang ada juga yang tidak cukup jika hanya mendengar ceramah ulama.

Maka dari itu lakukanlah hal ketiga berikut ini, yakni dekatkan dengan orang-orang shaleh, ganti lingkungannya dengan yang positif dan mengarah ke kebaikan.

“Cara ketiga dekatkan dengan orang-orang shaleh,” saran Buya Yahya.

“Orang-orang yang sejukkan hatinya, melembut hatinya, dan lain sebagainya,” lanjut Buya Yahya.

Maka diharapkan dengan duduk bersama orang-orang shaleh, ia dapat berubah menjadi lebih baik.

“Sehingga cukup duduk dengan orang-orang baik akan ada perubahan dalam dirinya,” kata Buya Yahya.

“Sehingga duduk dengan orang shaleh telinganya akan mudah dengar petuah-petuah atau nasihat-nasihat,” lanjutnya.

Hal ini karena menurut Buya Yahya menghadapi orang yang terjerumus narkoba tidak  hanya bisa dihadapi oleh keluarga saja. Apalagi jika keluarga tersebut merendahkan ulama, malah bisa berbahaya.

Jika seorang Muslim cinta pada ulama, maka kata Buya Yahya orang tersebut akan mudah untuk menerima nasihat.

“Cara jitu tanamkan rasa cinta kepada ulama, ini selesaikan masalah,” kata Buya Yahya.

Tentu ini harus sejak dini, agar seorang Muslim itu memiliki contoh yang baik dalam berperilaku sesuai syariat Islam.

“Karena ulama kembali kepada Allah,” ujar Buya Yahya.

Buya Yahya mengakui bahwa saat ini zaman sudah berbeda, dimana anak-anak banyak yang tidak dikenalkan kepada ulama.

“Karena zaman berbeda, sekarang tidak seperti dulu. anak-anak kita saat ini jauh dari ulama,” menurut Buya Yahya.

Oleh karenanya, di masa seperti saat ini, banyak yang mudah terjerumus ke dalam hal-hal negatif dimana narkoba salah satunya.

“Maka mudah terjerumus, karena tidak dekat dengan orang mulia,” ungkap Buya Yahya.

“Dekatkan anak-anak kita pada ulama, yang sejukkan hati, yang mengenalkan anak kita pada Allah  dan Rasulnya,” ujar Buya Yahya seraya menyarankan.

Hal ini menurut Buya Yahya bisa menjadi benteng yang sangat dahsyat.

“Ini benteng dahsyat, juga bisa jadi terapi bagi yang sudah terjerumus,” kata Buya Yahya.

“Jika  yakin akan murka Allah maka mudah akan berhenti. Namun jika tidak ada keyakinan mana ada ia akan tahu bahwa yang ia lakukan berbahaya,” tutup Buya Yahya.

Itulah saran Buya Yahya ketika ada anak atau kerabat yang terjerumus narkoba. Semoga bermanfaat dan kita semua dijauhkan dari hal-hal yang tidak baik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wallahu’alam bishawab

(put)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tiba Lebih Awal, Ratchaburi FC Matangkan Persiapan Melawan Persib dengan Adaptasi Cuaca

Tiba Lebih Awal, Ratchaburi FC Matangkan Persiapan Melawan Persib dengan Adaptasi Cuaca

Ratchaburi FC sengaja datang H-3 pertandingan ke Bandung sebelum akhirnya melawan Persib di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, Rabu (18/2/2026).
Konten Puasa Adam Alis Kembali, Kali Ini 4 Pemain Termahal Persib Turun Tangan Bangunkan Sahur

Konten Puasa Adam Alis Kembali, Kali Ini 4 Pemain Termahal Persib Turun Tangan Bangunkan Sahur

Adam Alis mengajak empat pemain termahal Persib, Andrew Jung, Layvin Kurzawa, Thom Haye dan Federico Barba untuk membuat konten sahur yang diunggah di TikTok Adam Alis pada Senin (16/2/2026). 
Ramalan Zodiak Besok, 18 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Zodiak Besok, 18 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan zodiak besok, 18 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Simak prediksi soal cinta, karier, dan keuangan lengkap hari ini.
10 Ucapan Menarik Menyambut Ramadhan 2026, Siap Dikirimkan ke Teman-teman dan Keluarga

10 Ucapan Menarik Menyambut Ramadhan 2026, Siap Dikirimkan ke Teman-teman dan Keluarga

Sebelum memasuki bulan suci ramadhan 2026. Ada baiknya kita mengirim pesan manis untuk seluruh orang tersayang.
Habiburokhman Wanti-wanti Ada “Penumpang Gelap” Reformasi Polri: Bisa Saja Eks Pejabat

Habiburokhman Wanti-wanti Ada “Penumpang Gelap” Reformasi Polri: Bisa Saja Eks Pejabat

Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, mewanti-wanti perihal adanya “penumpang gelap” dalam isu percepatan reformasi Polri. Ia menilai ada pihak-pihak yang
Insanul Fahmi Kecewa Anaknya Sering Ditinggal Wardatina Mawa Kerja: Serahin aja Sama Aku

Insanul Fahmi Kecewa Anaknya Sering Ditinggal Wardatina Mawa Kerja: Serahin aja Sama Aku

Insanul Fahmi curhat kecewa karena anaknya sering ditinggal Wardatina Mawa bekerja hingga tengah malam. Ia berharap bisa membantu mengurus sang anak sementara.

Trending

Habiburokhman Wanti-wanti Ada “Penumpang Gelap” Reformasi Polri: Bisa Saja Eks Pejabat

Habiburokhman Wanti-wanti Ada “Penumpang Gelap” Reformasi Polri: Bisa Saja Eks Pejabat

Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, mewanti-wanti perihal adanya “penumpang gelap” dalam isu percepatan reformasi Polri. Ia menilai ada pihak-pihak yang
10 Ucapan Menarik Menyambut Ramadhan 2026, Siap Dikirimkan ke Teman-teman dan Keluarga

10 Ucapan Menarik Menyambut Ramadhan 2026, Siap Dikirimkan ke Teman-teman dan Keluarga

Sebelum memasuki bulan suci ramadhan 2026. Ada baiknya kita mengirim pesan manis untuk seluruh orang tersayang.
Ramalan Zodiak Besok, 18 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Zodiak Besok, 18 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan zodiak besok, 18 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Simak prediksi soal cinta, karier, dan keuangan lengkap hari ini.
Jadwal Proliga 2026 Pekan Ini: Dimulainya Seri Sentul, Megawati Hangestri Libur Hingga Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026 Pekan Ini: Dimulainya Seri Sentul, Megawati Hangestri Libur Hingga Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026 pekan ini yang akan diramaikan dengan sejumlah pertandingan di seri Sentul termasuk penentuan nasib Bandung bjb Tandamata dan Megawati Hangestri tak akan main.
Tak Perlu Dinaturalisasi Lagi, John Herdman Bisa Panggil Eks Juara Liga Belanda Ini ke Timnas Indonesia Buat FIFA Series dan Piala AFF

Tak Perlu Dinaturalisasi Lagi, John Herdman Bisa Panggil Eks Juara Liga Belanda Ini ke Timnas Indonesia Buat FIFA Series dan Piala AFF

Pelatih John Herdman memiliki opsi menarik untuk memperkuat lini serang Timnas Indonesia. Ia bisa memanggil kembali eks juara Liga Belanda yang sudah WNI ini.
Top Skor Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Gagal Tembus Papan Atas, Megatron Terancam Terdepak dari 10 Besar

Top Skor Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Gagal Tembus Papan Atas, Megatron Terancam Terdepak dari 10 Besar

Top skor Proliga 2026 putri, di mana Megawati Hangestri (Jakarta Pertamina Enduro) terancam terdepak dari 10 besar seiring dominasi pemain asing yang tak terbendung.
Punya Nama Jawa tapi Belum Juga Bela Timnas Indonesia, Bek Feyenoord Ini Tak Masuk Radar PSSI?

Punya Nama Jawa tapi Belum Juga Bela Timnas Indonesia, Bek Feyenoord Ini Tak Masuk Radar PSSI?

Timnas Indonesia terus gencar memburu pemain keturunan demi meningkatkan daya saing level internasional. Namanya Jawa banget, Neraysho Kasanwirjo masuk radar?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT