News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bukan Saat Ramadhan, Tapi Prof Nasaruddin Umar Sarankan Dosa Dicuci dari Sebelumnya: Jadi Ketika Bulan Suci Tinggal Mendaki Langit

Menteri Agama (Menag) yang sekaligus Imam Besar Masjid Istiqlal, KH. Prof Nasaruddin Umar mengingatkan agar setiap Muslim memanfaatkan sisa hari menjelang Ramadhan untuk membersihkan diri.
Jumat, 14 Februari 2025 - 06:20 WIB
Bukan Ramadhan Tapi Sebaiknya Dosa Dicuci dari Sebelumnya, Prof Nasaruddin Umar: Jadi Ketika Bulan Suci Tinggal Mendaki Langit
Sumber :
  • dok tvOnenews

tvOnenews.com - Menteri Agama (Menag) yang sekaligus Imam Besar Masjid Istiqlal, KH. Prof Nasaruddin Umar mengingatkan agar setiap Muslim memanfaatkan sisa hari menjelang Ramadhan untuk membersihkan diri.

Sebagaimana kita tahu, tadi malam merupakan malam Nisfu Syaban, maka jika sudah berada di pertengahan Syaban, Ramadhan akan tiba sekitar 15 hari lagi. Maka dari itu, Prof Nasaruddin Umar menyarankan setiap Mukmin memanfaatkan waktu yang tersisa jelang Ramadhan ini untuk membersihkan diri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Bersihkan diri sebelum puasa datang,” ujarnya saat memberikan kajian di Masjid Istiqlal pada malam Nisfu Syaban, Kamis (13/2/2025) malam.

Hal ini karena ketika menunggu Ramadhan kata Kiai Nasaruddin Umar energi akan habis untuk hanya mensucikan diri.

“Jika nunggu Ramadhan, energi bulan suci Ramadhan habis,” ujarnya.

Sebaiknya, setiap Mukmin membersihkan diri di bulan lain, terutama mulai dari Rajab dan Syaban.

“Jadi di bulan suci energi digunakan untuk mendaki langit,” saran Prof Nasaruddin.

“Rajab Syaban persiapan menjemput Ramadhan, insyaAllah ringan jalan kita ketika Ramadhan untuk mendaki langit,” lanjutnya.

Adapun cara untuk membersihkan diri dari adalah dengan taubat dari dosa masa lampau.

“Hanguskan juga dosa masa lampau dengan istighfar,” tandasnya.

Terutama bagi pendosa yang berkala, saran Prof Nasaruddin Umar lekas bersihkan diri dengan taubat.

“Orang yang bermusuhan, provokator, terus menerus minum khamar tentu narkoba terus berzina,” ujarnya.

“Taubatnya tingkat 3, dosa langganan, makan riba, durhaka ibu bapak, orang yang putuskan silaturahmi. Allah tidak akan ampuni sampai mereka taubat,” lanjutnya.

Maka dari itu, Prof. KH Nasaruddin Umar mengajak semua Muslim untuk mengisi sisa bulan Syaban dengan pertaubatan dan amalan dimana salah satunya puasa.

“Kurang lebih kita menunggu 30 tahun malam Jumat bertepatan dengan malam Nisfu Syaban," sarannya.

“Setelah shalat Isya jamaah, pertaubatan maka di rumah lanjutkan dengan shalat tahajud, istighfar dan doa,” lanjutnya.

Prof Nasaruddin Umar menyarankan setiap Mukmin untuk memperbanyak puasa setelah malam Nisfu Syaban.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Puasa hingga Ramadhan besok," KH Prof Nasaruddin Umar.

Berikut bacaan dzikir istighfar yang bisa dibaca ketika memohon ampun kepada Allah SWT, dalam membersihkan dosa sebelum Ramadhan tiba.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Nama Jay Idzes kembali mencuri perhatian, kali ini datang langsung dari Italia. Pelatih Sassuolo akui kapten Timnas Indonesia itu layak dapat penghormatan besar.
Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Jakarta LavAni meraih kemenangan meyakinkan pada laga pembuka Final Four Proliga 2026 atas Jakarta Garuda Jaya dengan skor 3-0 (25-17, 25-20, 25-17).
Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Persib Bandung terus menunjukkan ambisinya dalam perburuan gelar BRI Super League 2025/2026. Dengan komposisi skuad yang dinilai mewah, Maung Bandung diprediksi
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi

Trending

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

IAW soroti penerimaan Bea Cukai yang terkontraksi, desak audit forensik dan reformasi sistemik untuk cegah kebocoran puluhan triliun.
Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Dedi Mulyadi siapkan sistem transparan untuk program rutilahu di Jawa Barat. Nepotisme diputus, masyarakat kini bisa ajukan bantuan rumah secara transparan.
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT