News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jauhkan Barang Ini atau Malaikat 'Tak Sudi' Masuk ke Rumahmu, Ustaz Syafiq Riza Basalamah Jelaskan, Sebaiknya...

Benarkah memajng foto di rumah membuat malaikat enggan datang? Ustaz Syafiq Riza Basalamah menjelaskan tentang hukumnya dalam Islam. Simak selengkapnya berikut!
Kamis, 13 Februari 2025 - 21:15 WIB
Potret Ustaz Syafiq Riza Basalamah
Sumber :
  • Tangkapan Layar YouTube Syafiq Riza Basalamah Official

tvOnenews.com - Memajang foto, lukisan, patung, dan lain sebagainya kerap dilakukan dengan maksud menghiasi ruangan agar terlihat makin indah. Namun, apakah hal tersebut diperbolehkan dalam Islam? Ustaz Syafiq Riza Basalamah jelaskan hukumnya.

Memajang gambar atau pigura foto di rumah hingga saat ini masih menjadi pertanyaan besar bagi umat Islam. Apakah hal tersebut diperbolehkan, atau malah sebaliknya?

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bukan tanpa alasan, pasalnya sebagian ulama menyatakan bahwa memajang foto di rumah haram hukumnya.

Hal ini berdasar sebuah hadits Rasulullah SAW, beliau bersabda,

إنَّ أشدَّ النَّاسِ عذابًا عندَ اللَّهِ يومَ القيامةِ المصوِّرونَ
Artinya: “Orang yang paling keras adzabnya di hari kiamat, di sisi Allah, adalah tukang gambar,” (HR. Bukhari dan Muslim)

tvonenews

Meski begitu ada beberapa pandangan yang membolehkan dan tidak membolehkan. Ustaz Syafiq Riza Basalamah menjelaskan hukumnya. Simak!

Dalam ceramahnya, Ustaz Syafiq Riza Basalamah menjelaskan mengenai hukum terkait memajang foto di rumah.

Salah satu pendapat yang ada menyebutkan bahwa pajangan yang diharamkan adalah benda yang memiliki bayangan, seperti patung.

Pada kesempatan lain, seorang jamaah bertanya mengenai boleh tidaknya memajang foto di rumah, mengingat ada pendapat yang mengizinkan hal tersebut.

“Mohon penjelasan lebih detail larangan gambar-gambar yang bernyawa, karena Ana pernah dengar dari sebagian ulama di Jawa kalau foto manusia tidak apa-apa, yang dimaksud tidak boleh adalah lukisan bernyawa,” kata Ustaz Syafiq Riza Basalamah, membaca pertanyaan jamaah.

Potret Ustaz Syafiq Riza Basalamah
Potret Ustaz Syafiq Riza Basalamah
Sumber :
  • Tangkapan Layar YouTube Syafiq Riza Basalamah Official

 

Menjawab pertanyaan tersebut, Ustaz Syafiq Riza Basalamah menjelaskan bahwa di zaman Rasulullah SAW belum ada teknologi yang bisa mengabadikan momen seperti kamera.

Itulah kenapa, pada zaman tersebut orang biasanya menggunakan media lukisan atau pahatan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Sebagian mengatakan foto itu beda sama melukis, kalau melukis kan ada usaha manusia, kalau foto sekadar seperti cermin. Tapi tetap kita lebih hati-hati, kita tinggalkan dan kalau punya foto jangan dipajang,” tegasnya.

Ustaz Syafiq kemudian membandingkan, jika pada zaman Nabi memajang gambar atau lukisan diperbolehkan, kemungkinan besar hingga saat ini wajah Rasulullah SAW sudah banyak terpampang.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT