GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Indonesia Alami Krisis Perceraian Usia Muda, Menag Nasaruddin Umar Harap BP4 Segera Atasi

Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar berharap krisis perceraian usia muda segera ditangani oleh Badan Pembinaan Penasihatan dan Pelestarian Perkawinan (BP4).
Sabtu, 25 Januari 2025 - 23:35 WIB
Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar
Sumber :
  • Kemenag

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Agama (Menag) Prof. Nasaruddin Umar menekankan krisis perceraian usia muda harus segera ditangani oleh Badan Pembinaan Penasihatan dan Pelestarian Perkawinan (BP4).

Menag RI itu berharap BP4 cepat tanggap mengatasi krisis perceraian yang kini semakin meningkat akibat gagal di usia pernikahan di bawah lima tahun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ini bukan hanya persoalan pribadi, tetapi juga menjadi tantangan sosial yang besar," ungkap Menag Nasaruddin Umar dalam keterangan resminya di Jakarta, Sabtu (25/1/2025).

Nasaruddin Umar sering mendapat kasus perceraian di mana angka pernikahannya masih muda, bahkan tidak sedikit yang telah berkeluarga di usia muda alami keretakan rumah tangganya.

Kebanyakan penyebab perceraian usia muda berasal dari faktor adanya desakan biologis, kesulitan ekonomi, dan tuntutan pada sosialnya sebagai tekanan tertinggi dialami mereka.

tvonenews

Ia menegaskan perempuan yang melakukan perceraian di usia muda tidak boleh diolok-olok oleh masyarakat, terutama dari lingkungan sekitarnya.

Ia mengingatkan perempuan yang cerai saat masih usia muda, pada dasarnya telah menjadi korban tidak adanya dukungan dalam sistem budaya dan sosialnya.

"Anak-anak yang masih kecil kehilangan orang tua yang utuh, sementara perempuan sering kali terjebak dalam kesulitan ekonomi dan sosial," jelasnya.

Peran BP4, kata dia, sangat penting untuk menunjukkan tugasnya secara profesional dalam penanganan krisis rumah tangga agar tidak terjadi lagi di lingkungan masyarakat.

Ia memaparkan tanggung jawab besar BP4 dinaungi Kementerian Agama (Kemenag), bisa menggunakan cara-cara seperti konseling, mediasi, bahkan edukasi untuk menekan angka perceraian.

"BP4 harus menjadi tempat pertama yang diingat masyarakat saat menghadapi masalah keluarga. Kita ingin konflik selesai di BP4, tanpa harus berlanjut ke pengadilan," terangnya.

Ia menambahkan BP4 harus menjadi agen membentuk perubahan sosial. Kemudian bisa memberikan bantuan pembangunan ketahanan keluarga di tengah berbagai tekanan zaman.

Sebagai Menag RI, Nasaruddin menyoroti pengurus BP4, seyogyanya harus menjalankan tugas besar bisa dibilang melakukan jihad sosial. Ada lima bentuk jihad yang menjadi prioritas BP4.

Poin pertama mengenai berjihad melestarikan keluarga, menciptakan harmoni dalam rumah tangga agar keluarga menjadi tempat yang aman dan sejahtera.

Poin kedua, menutup pintu-pintu maksiat. Mengedukasi masyarakat untuk menjauhi perilaku yang dapat merusak nilai-nilai keluarga.

Pon ketiga, menyelamatkan anak-anak dengan memberikan perlindungan psikologis dan sosial bagi anak-anak yang terdampak konflik rumah tangga.

Poin keempat, menyelamatkan perempuan yang berarti memberdayakan perempuan agar tidak terjebak dalam stigma sosial pasca perceraian.

Poin jihad sosial kelima berupaya bangsa dan negara selamat melalui kepastian keluarga di Indonesia menjadi fondasi yang kuat untuk membangun generasi penerus yang berkualitas.

"Pekerjaan ini adalah panggilan moral bagi kita semua. Menyelamatkan keluarga sama dengan menyelamatkan bangsa. BP4 harus menjadi rumah besar bagi solusi dan harapan," ucap dia sambil menutupkan.

Nantinya, BP4 memperluas layanan mediasi dan konsultasi hingga ke tingkat KUA di seluruh Indonesia. Dengan melibatkan tenaga ahli dari berbagai disiplin, seperti psikolog, advokat, dan pakar hukum, BP4 memberi pendekatan holistik dalam menangani konflik rumah tangga.

Pengukuhan BP4 ini menandai langkah besar dalam upaya Kementerian Agama untuk mengatasi krisis perceraian di Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan dukungan penuh dari pemerintah dan masyarakat, BP4 diharapkan dapat membawa perubahan positif bagi keluarga Indonesia.

(ant/hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Persija dan Timnas Indonesia Kena Dampaknya, Baru Datang, Mauro Zijlstra sudah Menepi

Persija dan Timnas Indonesia Kena Dampaknya, Baru Datang, Mauro Zijlstra sudah Menepi

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman dipastikan mendapat kabar kurang sedap. Salah satu penyerangnya Mauro Zijlstra, mengalami cedera saat memperkuat Persija -
Herdman Dipusingkan Absennya 7 Pilar Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Herdman Dipusingkan Absennya 7 Pilar Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Timnas Indonesia berpotensi tampil tanpa kekuatan penuh pada ajang FIFA Series 2026 yang digelar 27-30 Maret 2026. Sekitar tujuh pemain berlabel Timnas terancam
Emil Audero dan Jay Idzes Jadi Omongan di Serie A, Bukti Kualitas Pemain Timnas Indonesia

Emil Audero dan Jay Idzes Jadi Omongan di Serie A, Bukti Kualitas Pemain Timnas Indonesia

Perhatian publik Tanah Air musim ini tak hanya tertuju pada kiprah Timnas Indonesia, tetapi juga performa para pemainnya di kompetisi elite Eropa. Di Serie A -
Tiga Bintang Timnas Indonesia Absen di FIFA Series 2026, Ini Daftarnya

Tiga Bintang Timnas Indonesia Absen di FIFA Series 2026, Ini Daftarnya

Timnas Indonesia akan ambil bagian dalam ajang FIFA Series 2026 yang digelar pada 27 dan 30 Maret mendatang. Indonesia bahkan ditunjuk sebagai salah satu tuan -
Sesumbar Donald Trump Jika Dirinya Mati Kena Serangan Iran, Maka Ini yang Akan Dilakukan Amerika

Sesumbar Donald Trump Jika Dirinya Mati Kena Serangan Iran, Maka Ini yang Akan Dilakukan Amerika

Pernyataan lama Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menjadi perbincangan hangat. Ucapan tersebut ramai dibahas ulang setelah serangan gabungan Amerika
Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Masjid Jami'e Darussalam di Jalan Kotabumi Ujung No. 23, Tanah Abang, Jakarta Pusat, menghadirkan konsep arsitektur berbeda dengan bentuk bangunan segitiga. 

Trending

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Megawati Hangestri, yang memiliki pengalaman karier internasional di Korea dan Turki, ungkap perbedaan sistem pembinaan voli di luar negeri dibanding Indonesia.
Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Dricus du Plessis menyatakan siap menantang rematch melawan Khamzat Chimaev. Mantan juara kelas menengah UFC itu yakin telah menemukan kelemahan sang juara.
Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Masjid Jami'e Darussalam di Jalan Kotabumi Ujung No. 23, Tanah Abang, Jakarta Pusat, menghadirkan konsep arsitektur berbeda dengan bentuk bangunan segitiga. 
Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

​​​​​​​Kasus Nizam Syafei memanas, kuasa hukum ibu tiri curiga ayah kandung diduga paksa Nizam minum air mendidih. Acong Latif ungkap dugaan kekerasan.
Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komdis Terbaru, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat usai Kericuhan di ACL 2 Lawan Ratchaburi?

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komdis Terbaru, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat usai Kericuhan di ACL 2 Lawan Ratchaburi?

AFC merilis hasil sidang Komite Disiplin usai kericuhan laga Persib vs Ratchaburi di ACL 2. Apakah Maung Bandung dijatuhi sanksi? Ini keputusan resmi dari AFC.
Dulu Kiper Andalan Timnas Indonesia, Eks Pemain Arema FC Ini Kini Aktif Live di TikTok

Dulu Kiper Andalan Timnas Indonesia, Eks Pemain Arema FC Ini Kini Aktif Live di TikTok

Dulu jadi kiper andalan Timnas Indonesia, mantan pemain Arema FC ini kini aktif live di TikTok untuk berjualan keripik.
Siapa Sangka Takdir Megawati Hangestri Memang di Red Sparks: Dari Lawan Asian Games 2018 Menjadi Rekan Setim

Siapa Sangka Takdir Megawati Hangestri Memang di Red Sparks: Dari Lawan Asian Games 2018 Menjadi Rekan Setim

Menghadapi pemain Red Sparks sebagai lawan di Asian Games 2018. Pertemuan kembali seolah menegaskan perjalanan takdir yang mempertemukan Megawati Hangestri.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT