News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ternyata Rasulullah SAW Bikin Nabi Musa AS Menangis saat Peristiwa Isra Miraj, Syekh Ali Jaber Jelaskan Alasannya

Almarhum Syekh Ali Jaber pernah menyampaikan terkait peristiwa Isra Miraj saat kondisi Rasulullah SAW lihat Nabi Musa AS menangis saat tiba di langit keenam.
Kamis, 23 Januari 2025 - 20:25 WIB
Syekh Ali Jaber ungkap alasan Nabi Musa AS menangis saat Rasulullah SAW tiba di langit keenam dalam peristiwa Isra Miraj
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Saling Sapa TV

tvOnenews.com - Almarhum Syekh Ali Jaber pernah menguraikan seputar peristiwa Isra Miraj. Salah satu momentum ini sangat mengharukan saat Rasulullah SAW bertemu Nabi Musa AS.

Dalam peristiwa Isra Miraj, kata Syekh Ali Jaber, Rasulullah SAW melihat Nabi Musa AS saat menuju Sidratul Muntaha.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rasulullah SAW kala itu melihat sosok Nabi Musa AS menangis di langit keenam. Syekh Ali Jaber pun berbagi awal mula Nabi SAW bertemu Allah SWT yang diabadikan dengan nama peristiwa Isra Miraj.

"Dari Makkah ke Masjid Al Aqsa dalam waktu singkat, bersama Malaikat Jibril naik buraq," ungkap Syekh Ali Jaber dalam suatu ceramahnya dilansir dari kanal YouTube Yayasan Syekh Ali Jaber, Kamis (23/1/2025).

Isra Miraj memiliki sejarah yang benar-benar harus dipahami. Sebab, umat Muslim wajib mengetahui awal mula shalat lima waktu tidak boleh ditinggalkan mereka di semasa kehidupannya.

Ilustrasi Buraq kendaraan Nabi Muhammad SAW menuju Sidratul Muntaha dalam Isra Miraj
Ilustrasi Buraq kendaraan Nabi Muhammad SAW menuju Sidratul Muntaha dalam Isra Miraj
Sumber :
  • Istockphoto

 

Sebenarnya jika logika berfungsi bahwa peristiwa ini tidak masuk akal dan di luar nalar. Tidak ada manusia satu pun bisa pergi ke langit ketujuh.

Peristiwa Isra Miraj diabadikan dalam Surat Al Isra Ayat 1 saat Rasulullah SAW ke Sidratul Muntaha, Allah SWT berfirman:

سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ

Artinya: "Maha Suci (Allah) yang telah memperjalankan hamba-Nya (Nabi Muhammad) pada malam hari dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar lagi Maha Melihat." (QS. Al Isra, 17:1)

Tafsir ayat ini menjelaskan bahwa, Rasulullah SAW bermula dari Masjidil Haram pergi menuju Masjid Al Aqsa. Beliau di sana terbang menggunakan buraq untuk bertemu dengan Allah SWT.

Seyogyanya, Rasulullah SAW sempat menemui berbagai Nabi lainnya kerap menunggu untuk menjalankan ibadah shalat berjamaah di Masjid Al Aqsa.

Tak hanya itu, Rasulullah SAW memimpin shalat berjamaah, selaku imam prosesi ibadah tersebut sebelum terbang dengan buraq terjadi pada 27 Rajab.

Lantas, bagaimana proses menuju Sidratul Muntaha?

Syekh Ali Jaber mengatakan bahwa, Rasulullah SAW saat tiba di langit pertama bersua dengan Nabi Adam AS.

Mantan Imam Masjidil Haram itu menyampaikan setiap langit punya luas sekitar 500 tahun butuh sampai ke setiap langitnya.

"Tidak ada manusia selain Rasulullah yang boleh sampai ke posisi tertinggi di alam semesta ini," jelas dia.

"Hanya Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam. Luasnya satu langit sama dengan 500 tahun," lanjutnya menerangkan.

Saat Rasulullah SAW tiba di langit kedua, Syekh Ali menguraikan bahwa beliau bertemu Nabi Isa AS.

Tak hanya Nabi Isa AS, Rasulullah SAW juga bersua dengan Nabi Yahya AS di langit kedua.

Kemudian, langit ketiga bertemu dengan Nabi Yusuf AS, langit keempat Nabi Idris AS, langit kelima Nabi Harun AS.

Syekh Ali Jaber menerangkan kondisi langit keenam saat Rasulullah SAW bertemu Nabi Musa AS memunculkan kisah inspirasi sekaligus haru.

"Ketika berjumpa Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam, Nabi Musa Alaihissallam tahu ini nabi terakhir (akhir zaman) dan dia menangis," katanya.

tvonenews

Syekh Ali menyebutkan alasan Nabi Musa AS menangis karena Rasulullah SAW bawa kebenaran dan menyelamatkan umat manusia yang menganut agama Islam.

"Lalu Nabi Muhammad bertanya kenapa menangis? Dia menjawab bahwa ada nabi yang punya umat lebih banyak yang masuk surga dariku," tuturnya.

Selepas itu kembali melanjutkan ke langit ketujuh sebagai tempat yang dihuni oleh Nabi Ibrahim AS.

Nabi Ibrahim AS tengah menyender yang sekiranya posisi beliau sangat tepat di atas Ka'bah. Bahkan ribuan malaikat juga terlihat tengah melakukan tawaf saat di langit ketujuh.

Ada sekitar 70 ribu malaikat bertawaf, sebagaimana mereka hanya bisa melakukan sekali saat tawaf sebelum menemui Allah SWT di Sidratul Muntaha.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Karena masih banyak lagi malaikat belum tawaf. Kemudian Nabi Shallallahu alaihi wassallam naik lagi bertemu Allah Subhanahu wa ta'ala dengan menyebutkan Allah Assallam, kemudian Allah Subhanahu wa ta'ala mengilhamkan," tandasnya.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT