GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menag Adakan Diskusi dengan Menhaj Saudi, Bahas Tiga Hal Ini

Menag Nasaruddin Umar melakukan diskusi dengan Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Tawfiq F Al Rabiah dalam kunjungannya ke Arab Saudi. Ada tiga hal yang dibahas.
Rabu, 15 Januari 2025 - 16:46 WIB
Menag RI dan Menhaj Saudi Lakukan Diskusi Peningkatan Layanan Jemaah
Sumber :
  • Kemenag RI

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar melakukan diskusi dengan Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Tawfiq F Al Rabiah dalam kunjungannya ke Arab Saudi. 

Dalam pertemuan dua menteri yang berlangsung di Jeddah (12/1/2025) itu setidaknya ada tiga hal yang menjadi topik pembahasan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pembicaraan kita itu tadi ada tiga komponen, dan itu semua dalam rangka meningkatkan layanan jemaah haji Indonesia,"  ujar Menag dalam keterangan yang diterima di Jakarta pada Rabu (15/1/2025).

Berikut tiga pembahasan haji antara Menag RI dan Menhaj Arab Saudi.

Tambahan Petugas Haji

Sebagai informasi, jumlah Petugas Haji 2024 adalah 4.421 orang. Sementara pada musim haji 2025, kuota petugas haji yang diberikan Arab Saudi sebesar 2.210.

Maka hal pertama yang dibahas oleh Menag dan Menhaj Arab adalah mengenai penambahan petugas haji.

Menag menjelaskan kepada Menhaj bahwa, jemaah Indonesiaa menunggu sangat lama untuk bisa beribadah haji. 

Oleh Karenanya, banyak diantara mereka yang ketika berangkat sudah lanjut usia (lansia). 

Sementara berdasarkan data Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) pada Ditjen PHU, jemaah lansia dengan usia 65 tahun ke atas yang berhak melunasi Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 2025 (sesuai urutan no porsi), jumlahnya lebih dari 42 ribu. 

Selain itu, masih berdasarkan data Siskohat, ada sekitar 10 ribu kuota prioritas yang juga dialokasikan bagi jemaah lansia pada musim haji tahun ini. 

Dari jumlah tersebut, ada sebagian dari jemaah lansia,  yang punya keterbatasan. 

Maka untuk keberhasilan mereka dalam berhaji, haruslah ada pendamping. Namun di satu sisi, kuota petugas haji Indonesia 2025 hanya 2.210. 

"Kalau kita hanya punya jumlah petugas seperti sekarang, satu pesawat rencananya hanya didampingi tiga petugas kloter (kelompok terbang),” tandas Menag.

“Bagaimana mungkin 400 orang atau 300 lebih, hanya dibimbing oleh tiga orang," sambung Menag.

Kemudian kata Menag, belum lagi dalam Islam ada  pembagian gendernya laki-laki dan perempuan. 

“Kan ga mungkin laki-laki melayani perempuan. Jadi harus ada. Ini poinnya yang laki-laki dan perempuan harus kita hitung kembali," tandasnya.

Kemudian, terkait info pembatasan usia 90 tahun ke atas, Menag berharap yang dijadikan patokan bukan usia, tapi syarat istithaah. 

Hal ini karena berdasarkan pengalaman, banyak juga jemaah dengan usia 90 tahun ke atas tapi saat pelaksaan haji kondisi fisiknya sehat dan mampu beraktivitas.

Petugas Haji Dibebaskan dari Biaya Masuk Masyair

Kemudian hal kedua yang jadi bahasan Menag dan Menhaj dalam diskusi di Arab Saudi itu adalah mengenai biaya masuk ke Masyair atau Armuzna (Arafah, Muzdalifah dan Mina).

Ketentuan biaya masuk Masyair ini dikabarkan mulai diberlakukan Saudi pada musim haji 1446 H/2025 M ini. 

"Kami sampaikan itu kalau bisa kita free of Charge seperti tahun lalu," ungkap Menag.

Skema Tanazul

Hal ketiga yang menjadi topik diskusi Menag dan Menhaj Arab kemudian tentang Tanazul.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, salah satu terobosan Kemenag dalam penyelenggaraan haji 2025 adalah skema Tanazul, dimana jemaah tidak mabit di Mina namun akan kembali ke hotel.

Menag menjelaskan, skema Tanazul adalah memberi kesempatan kepada jemaah yang tinggal di sekitar Jamarat, untuk kembali ke hotelnya (tidak menempati tenda di Mina), saat fase Mabit. 

Skema Tanazul ini tak lain bertujuan untuk mengurangi kepadatan di Mina dan skema ini sudah dibahas berdasarkan unsur fiqihnya.

"Skema ini akan mengurangi kepadatan di Mina. Jumlah jemaah haji Indonesia sangat banyak dan skema ini dirasa akan berpengaruh dalam mengurangi kepadatan," jelas Menag Nasaruddin.

Kemudian Menag menambahkan, banyak negara yang menilai manajemen penyelenggaraan haji Indonesia sangat baik. Oleh karenanya, banyak negara yang datang untuk belajar bagaimana memanage haji di Indonesia.

Selain bertemu Menteri Haji dan Umrah, dalam kunjungannya ke Arab Saudi, Menag dan rombongan juga berjumpa beberapa stakeholder penyedia layanan haji. 

"Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Arab Saudi karena telah merancang program perhajian dengan sangat baik,” ucap Menag.

“Saya kira ini juga menjadi obsesi pemerintah Indonesia agar penyelenggaraan haji tahun ini lebih baik dari sebelumnya," lanjut Menag.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Itulah tiga hal yang poin diskusi yang disampaikan Menag usai memimpin rapat di Kantor Urusan Haji (KUH) pada Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Jeddah.

Dalam rapat itu hadir, Ketua Komisi VIII Marwan Dasopang beserta jajaran, Kepala Badan Penyelenggara Haji (BP Haji) Mochammad Irfan Yusuf, Wakil Kepala BP Haji Dahnil Anhar Simanjuntak, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Hilman Latief, Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Muchlis M Hanafi, Konjen RI di Jeddah Yusron Ambary, Konsul Haji KJRI Jeddah Nasrullah Jasam. (put)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Berkas Perkara Mantan Bupati Ponorogo Lengkap, KPK Segera Limpahkan ke Jaksa Untuk Disidangkan

Berkas Perkara Mantan Bupati Ponorogo Lengkap, KPK Segera Limpahkan ke Jaksa Untuk Disidangkan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menyelesaikan penyidikan terkait kasus suap dan gratifikasi yang menyeret mantan Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko.
Terungkap, Penyebab Utama Polisi Tahan Richard Lee, Polda Metro Beberkan Tingkahnya

Terungkap, Penyebab Utama Polisi Tahan Richard Lee, Polda Metro Beberkan Tingkahnya

Terungkap, penyabab Utama Polda Metro Jaya menahan tersangka Richard Lee dalam kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen terkait produk dan layanan
Dasco Ajak Masyarakat Sipil Perkuat Persatuan Nasional

Dasco Ajak Masyarakat Sipil Perkuat Persatuan Nasional

Wakil Ketua DPR RI Dasco mengajak semua pihak untuk memperkuat persatuan nasional. Kekompakan masyarakat sipil menjadi kunci jalannya pemerintahan yang baik.
Panggil 3 Pemain Diaspora, Kurniawan Dwi Yulianto Siapkan Skuad Timnas Indonesia U-17 Jelang Piala AFF U-17 2026

Panggil 3 Pemain Diaspora, Kurniawan Dwi Yulianto Siapkan Skuad Timnas Indonesia U-17 Jelang Piala AFF U-17 2026

Pelatih Timnas Indonesia U-17 Kurniawan Dwi Yulianto mulai menyiapkan strategi untuk menghadapi Piala AFF U-17 2026. Salah satu langkah yang direncanakan ... -
KPK Telusuri Sosok di Balik Pengkondisian Saksi-saksi di Kasus Sudewo

KPK Telusuri Sosok di Balik Pengkondisian Saksi-saksi di Kasus Sudewo

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telusuri dalang dibalik dugaan pengkodisian para saksi untuk bicara tidak jujur saat diminta keterangan terkait kasus Sudewo.
Coach Justin Ungkap Skenario Tak Terduga, Timnas Indonesia Bisa ke Piala Dunia 2026 karena Negara Pengganti Iran Semua dari Timur Tengah

Coach Justin Ungkap Skenario Tak Terduga, Timnas Indonesia Bisa ke Piala Dunia 2026 karena Negara Pengganti Iran Semua dari Timur Tengah

Timnas Indonesia disebut masih memiliki celah kecil untuk tetap tampil di Putaran 5 Kualifikasi Piala Dunia 2026. Peluang tersebut muncul akibat situasi geopol

Trending

John Herdman Harap-harap Cemas, Konflik Timur Tengah Bisa Ganggu Kedatangan Pemain Diaspora ke Timnas

John Herdman Harap-harap Cemas, Konflik Timur Tengah Bisa Ganggu Kedatangan Pemain Diaspora ke Timnas

Konflik Iran-Israel berpotensi mengganggu penerbangan pemain diaspora Timnas Indonesia jelang FIFA Series 2026 yang akan berlangsung di GBK.
Dokter Richard Lee Resmi Ditahan Polda Metro!

Dokter Richard Lee Resmi Ditahan Polda Metro!

Dokter Richard Lee resmi dilakukan penahanan usai diperiksa sebagai sebagai tersangka dalam kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen terkait produk dan
Alasan Biarkan Bigmo dan Resbob Jadi Tersangka, Azizah Salsha Kesal Sudah Difitnah: Ini Dampaknya Buruk

Alasan Biarkan Bigmo dan Resbob Jadi Tersangka, Azizah Salsha Kesal Sudah Difitnah: Ini Dampaknya Buruk

Mantan istri Pratama Arhan, Azizah Salsha mengungkap dampak dugaan fitnah dari YouTuber Adimas Firdaus (Resbob) dan Muhammad Jannah (Bigmo) sudah sangat fatal.
Bali United Permalukan Arema FC 4-3, Persaingan Papan Atas Liga 1 Makin Panas

Bali United Permalukan Arema FC 4-3, Persaingan Papan Atas Liga 1 Makin Panas

Bali United sukses mencuri perhatian setelah meraih kemenangan dramatis 4-3 atas Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Malang. Hasil ini bukan hanya mempermalukan
Coach Justin Ungkap Skenario Tak Terduga, Timnas Indonesia Bisa ke Piala Dunia 2026 karena Negara Pengganti Iran Semua dari Timur Tengah

Coach Justin Ungkap Skenario Tak Terduga, Timnas Indonesia Bisa ke Piala Dunia 2026 karena Negara Pengganti Iran Semua dari Timur Tengah

Timnas Indonesia disebut masih memiliki celah kecil untuk tetap tampil di Putaran 5 Kualifikasi Piala Dunia 2026. Peluang tersebut muncul akibat situasi geopol
Nabilah O’Brien Buka Suara Usai Jadi Korban Pencurian Tetapi Ditetapkan Sebagai Tersangka: Terlalu Janggal

Nabilah O’Brien Buka Suara Usai Jadi Korban Pencurian Tetapi Ditetapkan Sebagai Tersangka: Terlalu Janggal

Selebgram Nabilah O’Brien yang juga pemilik rumah makan Bibi Kelinci Kopitiam di Kemang buka suara usai menjadi korban pencurian tetapi justru ditetapkan
Lima Bulan Usai Putus Kontrak Megawati Hangestri, Manisa BBSK Kini Hampir Juara Liga Turki

Lima Bulan Usai Putus Kontrak Megawati Hangestri, Manisa BBSK Kini Hampir Juara Liga Turki

Setelah lima bulan berlalu pisah jalan dengan Megawati Hangestri tepatnya pada akhir Oktober 2025, Manisa BBSK malah hampir keluar sebagai juara liga Turki.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT