News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bukannya Rezeki Bertambah Malah Makin Seret, Jangan Sekali-kali Lakukan Pekerjaan ini di Pagi Hari Kata Buya Yahya

Pendakwah karismatik KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya mengingatkan bahwa rezeki semakin sulit datang selama melakukan pekerjaan ini di setiap pagi hari.
Sabtu, 28 Desember 2024 - 19:26 WIB
Buya Yahya sebut pekerjaan di pagi hari ini penyebab rezeki semakin seret
Sumber :
  • Tangkapan Layar YouTube Al-Bahjah TV

tvOnenews.com - Pendakwah karismatik KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya mengingatkan bahwa rezeki sulit datang selama melakukan pekerjaan ini di setiap pagi hari.

Menurut Buya Yahya, pekerjaan ini telah dijelaskan dalam hadis riwayat karena menyebabkan rezeki semakin seret jika dilakukan pada pagi hari.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagai pengasuh LPD Al Bahjah, Buya Yahya menyarankan pekerjaan ini harus dihindari agar rezeki terus diguyur setiap pagi hari.

Buya Yahya menegaskan bahwa pekerjaan ini sangat dilarang dilakukan pada pagi hari karena sulit mendapatkan harta dan ilmu sebagai bentuk rezeki yang dilimpahkan oleh Allah SWT.

"Fakir harta dan fakir ilmu," ungkap Buya Yahya dalam suatu kajiannya dinukil dari kanal YouTube Al-Bahjah TV, Sabtu (28/12/2024).

Pengasuh LPD Al Bahjah, Cirebon, Buya Yahya
Pengasuh LPD Al Bahjah, Cirebon, Buya Yahya
Sumber :
  • Tangkapan Layar YouTube Al Bahjah TV

 

Pada dasarnya, rezeki merupakan salah satu karunia yang patut disyukuri oleh setiap manusia karena mengandung keberkahan atas pemberian dari Allah SWT.

Rezeki merupakan pemberian dari Allah SWT yang telah dijamin dan ditetapkan bahwa setiap makhluk hidup akan merasakan keberkahan dalam menjalani kehidupannya.

Dalil Al Quran menerangkan setiap rezeki makhluk hidup telah ditetapkan di Lauhul Mahfudz tercantum dalam Surat Hud Ayat 6, Allah SWT berfirman:

وَمَا مِنْ دَاۤبَّةٍ فِى الْاَرْضِ اِلَّا عَلَى اللّٰهِ رِزْقُهَا وَيَعْلَمُ مُسْتَقَرَّهَا وَمُسْتَوْدَعَهَا ۗ كُلٌّ فِيْ كِتٰبٍ مُّبِيْنٍ

Artinya: "Tidak satu pun hewan yang bergerak di atas bumi melainkan dijamin rezekinya oleh Allah. Dia mengetahui tempat kediamannya dan tempat penyimpanannya. Semua (tertulis) dalam Kitab yang nyata (Lauhulmahfuz)." (QS. Hud, 11:6)

Dalam ayat ini mengandung tafsir bahwa rezeki merupakan hak bagi setiap manusia dan makhluk hidup lainnya.

Namun, Allah SWT tidak serta merta memberikan rezeki agar mereka diuji untuk selalu berikhtiar dan bertawakal melalui usahanya.

Setiap manusia mendapat ujian agar rezeki yang dicari yang bersifat halal guna memperoleh keberkahan.

Selain itu, mereka juga harus memanfaatkan sebaik mungkin setelah meraih aliran rezeki bertubi-tubi yang diberikan oleh Allah SWT.

Meski demikian, ada orang tidak bisa merawat dan sulit mendapat rezeki karena selalu melakukan pekerjaan yang dilarang dalam agama Islam.

Pendakwah kelahiran asal Blitar ini mengatakan pekerjaan yang dimaksud adalah tidur di pagi hari.

Dalam beberapa hadits riwayat, kata Buya Yahya, telah dijelaskan tidur di pagi hari penyebab rezeki seret.

Berbagai usaha mencari rezeki akan sia-sia karena tidur di pagi hari sebagai tanda membuang waktu memperbanyak amalan.

"Tidur pagi menghalangi rezeki, banyak tidur menyebabkan kefakiran," terang dia.

tvonenews

Pendakwah usia 51 tahun ini menerangkan ada beberapa faktor orang yang tetap tidur di pagi hari.

Buya Yahya menjelaskan orang yang begadang pada malam hari berpotensi meninggalkan shalat Subuh.

Berbagai amalan lainnya juga berpotensi tidak dikerjakan, seperti zikir, istighfar, shalat Dhuha, membaca Al Quran yang memiliki keutamaan bisa mendatangkan rezeki.

Ia menyarankan agar kebiasaan tidur di pagi hari selalu dihindari dan tetap mengisi amalan untuk mengundang aliran rezeki.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Begadang gayanya akhirnya subuh malah enggak ngaji, ini rugi," tandasnya.

(kmr/hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gara-gara Masalah Paspor, Kapten Go Ahead Eagles Blak-blakan Akui Kehilangan Dean James: Kami Menunggu!

Gara-gara Masalah Paspor, Kapten Go Ahead Eagles Blak-blakan Akui Kehilangan Dean James: Kami Menunggu!

Kapten Go Ahead Eagles akui kehilangan Dean James akibat polemik paspor di Belanda. Begini katanya soal nasib pemain Timnas Indonesia itu.
Terpopuler: Duet Jay Idzes - Elkan Baggott Dinilai Berbahaya, Media Vietnam Malah Girang, Bung Ropan Desak PSSI Cari Striker

Terpopuler: Duet Jay Idzes - Elkan Baggott Dinilai Berbahaya, Media Vietnam Malah Girang, Bung Ropan Desak PSSI Cari Striker

Kabar seputar Timnas Indonesia kembali memanas dan masuk daftar terpopuler. Mulai dari kritik duet lini belakang, media Vietnam girang hingga PSSI cari striker.
Dedi Mulyadi Minta Maaf Sudah Ingkar Janji? Karyawan Kebun Binatang Bandung Malah Terharu, Begini Faktanya

Dedi Mulyadi Minta Maaf Sudah Ingkar Janji? Karyawan Kebun Binatang Bandung Malah Terharu, Begini Faktanya

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi (KDM), memantau langsung pencairan upah bagi para pekerja di Kebun Binatang Bandung oleh Pemerintah Provinsi Jabar. 
Aksi Jay Idzes Tetap Jadi Sorotan Tajam Media Italia Meski Sassuolo Menang 2-1 Atas Cagliari

Aksi Jay Idzes Tetap Jadi Sorotan Tajam Media Italia Meski Sassuolo Menang 2-1 Atas Cagliari

Jay Idzes langsung jadi perhatian dalam laga Sassuolo vs Cagliari di Serie A 2025/2026. Bek Timnas Indonesia itu terlibat momen krusial saat perkuat klubnya.
Khawatir Musuh Atur Siasat, Iran Tolak Mentah-mentah Usulan Gencatan Senjata AS

Khawatir Musuh Atur Siasat, Iran Tolak Mentah-mentah Usulan Gencatan Senjata AS

Pemerintah Iran secara resmi menyatakan penolakannya terhadap tawaran gencatan senjata yang diajukan Amerika Serikat. 
Harga Plastik Melonjak, DPR Desak Kemendag Turun Tangan Lindungi UMKM

Harga Plastik Melonjak, DPR Desak Kemendag Turun Tangan Lindungi UMKM

Lonjakan harga plastik dan bahan kemasan mulai menekan pelaku usaha, terutama UMKM makanan dan minuman. 

Trending

Periksa Pihak Swasta, KPK Telusuri Soal Pemberian Uang ke Bupati Bekasi

Periksa Pihak Swasta, KPK Telusuri Soal Pemberian Uang ke Bupati Bekasi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami soal aliran uang kepada Bupati nonaktif Ade Kuswara Kunang (ADK) dari pihak swasta di kasus suap proyek ijon di Kabupaten Bekasi.
Langsung Meroket di Klasemen, Bali United Mengamuk Menang 6-1 Lawan PSBS Biak

Langsung Meroket di Klasemen, Bali United Mengamuk Menang 6-1 Lawan PSBS Biak

Bali United sukses menutup pekan ke-26 Super League 2025/2026 dengan hasil gemilang. Serdadu Tridatu pesta gol usai melibas PSBS dengan skor telak 6-1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Senin (6/4/2026) malam WIB.
Langsung Meroket di Klasemen, Bali United Mengamuk Menang 6-1 Lawan PSBS Biak

Langsung Meroket di Klasemen, Bali United Mengamuk Menang 6-1 Lawan PSBS Biak

Bali United sukses menutup pekan ke-26 Super League 2025/2026 dengan hasil gemilang. Serdadu Tridatu pesta gol usai melibas PSBS dengan skor telak 6-1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Senin (6/4/2026) malam WIB.
Warga Jawa Barat Siap-siap, Dedi Mulyadi Umumkan 3 Program Besar yang Bisa Bikin Untung UMKM dan MBR

Warga Jawa Barat Siap-siap, Dedi Mulyadi Umumkan 3 Program Besar yang Bisa Bikin Untung UMKM dan MBR

Dedi Mulyadi umumkan 3 program besar di Jawa Barat, dari gentengisasi, renovasi puluhan ribu rumah hingga apartemen subsidi yang menguntungkan UMKM dan MBR.
Upaya Keras Para Orang Tua Siswa SMK IDN Bogor Agar KDM Cabut SK Gubernur, Datangi KPAI, Kemendagri hingga Ombudsman

Upaya Keras Para Orang Tua Siswa SMK IDN Bogor Agar KDM Cabut SK Gubernur, Datangi KPAI, Kemendagri hingga Ombudsman

Berbagai upaya ditempuh para orang tua siswa dan komite sekolah dalam memperjuangkan nasib pendidikan ratusan siswa SMK IDN Bogor. Apa saja ini rangkumannya..
Soal Prabowo Bohongi Publik Terkait Swasembada Pangan, Pengamat: Feri Amsari Mafia Pangan Indonesia?

Soal Prabowo Bohongi Publik Terkait Swasembada Pangan, Pengamat: Feri Amsari Mafia Pangan Indonesia?

Pernyataan Feri Amsari yang menuding Presiden Prabowo Subianto membohongi publik soal swasembada pangan menuai kritik keras. 
Jakarta Electric PLN Ungkap Biang Kerok Dibantai Gresik Phonska di Final Four Proliga 2026 Seri Surabaya

Jakarta Electric PLN Ungkap Biang Kerok Dibantai Gresik Phonska di Final Four Proliga 2026 Seri Surabaya

Jakarta Electric PLN mengungkapkan alasan dibalik kekalahan telak atas Gresik Phonska Pupuk Plus Indonesia di final four Proliga 2026 Seri Surabaya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT