News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mengucapkan Selamat Natal Boleh atau Tidak? Cak Nun Beri Penjelasan Begini: Kita itu Jangan…

Cak Nun punya pandangan seperti ini soal mengucap selamat Natal ke umat Kristiani. Menurutnya ucapan tersebut hanya wujud sopan santun antarumat beragama.
Selasa, 24 Desember 2024 - 17:06 WIB
Emha Ainun Nadjib atau Cak Nun
Sumber :
  • YouTube

tvOnenews.com - Emha Ainun Nadjib atau lebih dikenal sebagai Cak Nun, adalah tokoh budayawan yang kerap memberikan pandangan tentang berbagai isu, termasuk hubungan antarumat beragama.

Dalam sebuah acara, ia menjawab pertanyaan mengenai boleh atau tidaknya seorang Muslim mengucapkan selamat Natal kepada umat Kristiani. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pandangan Cak Nun ini disampaikan dengan gaya khasnya yang santai namun tetap berlandaskan nilai-nilai agama.

Dalam salah satu sesi Kenduri Cinta, Cak Nun membahas pertanyaan tentang hukum seorang Muslim mengucapkan selamat Natal.

Ia memulai dengan guyonan yang membuat para jamaah tertawa.  

“Pertama, kalau anda mengucapkan hari Natal, apa otomatis jadi Kristen? Begitu nulis hari Natal, loh kok Kristen aku,” ujar Cak Nun disambut gelak tawa hadirin. 

Melalui humor ini, Cak Nun mengajak jamaah untuk berpikir lebih logis dan tidak reaktif terhadap permasalahan yang sering kali menjadi kontroversi di masyarakat. 

Untuk memperjelas pandangannya, Cak Nun memberikan analogi yang sederhana.

Ia membandingkan ucapan selamat Natal dengan menghadiri resepsi pernikahan teman. 

“Kita datang dan apakah harus setuju sama menantunya? Kok pilih itu, gak yang sana saja? Harus setuju gak? Meskipun gak setuju kan harus datang. Bahwa dia punya menantu siapa, itu urusan beliau,” jelasnya. 

Menurutnya, menghadiri resepsi atau mengucapkan selamat tidak berarti seseorang harus setuju dengan isi atau keyakinan acara tersebut.

Hal ini, kata Cak Nun, lebih kepada menjaga hubungan baik dan sopan santun kepada sesama manusia. 

Cak Nun juga menegaskan bahwa Natal, dalam pandangannya, bukanlah sesuatu yang berkaitan dengan teologi Islam.

Ia menyebut bahwa Natal lebih merupakan bagian dari budaya daripada ibadah agama yang bersifat mutlak. 

“Itu ibadah muamalah, bukan ibadah mahdhah. Sekedar budaya. Jadi ya gak apa-apa mengucapkan. Cuma kalau ingin menghibur orang yang melarang, ya jangan mengucapkan,” selorohnya.

Dengan pernyataan ini, Cak Nun ingin menunjukkan bahwa ucapan selamat Natal tidak perlu dianggap sebagai bentuk pengakuan teologis, melainkan sebagai wujud penghormatan budaya. 

Lebih lanjut, Cak Nun mengingatkan pedoman penting yang terdapat dalam Al-Qur’an, yaitu ayat terakhir surat Al-Kafirun: Lakum dinukum waliyadin (Untukmu agamamu, dan untukku agamaku).  

Ayat ini, menurutnya, menjadi dasar umat Islam untuk bersikap terhadap perbedaan agama.

Ia mengajak umat Islam untuk tidak bersikap keras terhadap umat lain, namun tetap bersikap tegas dan menjaga identitas keimanan.  

“Kita itu jangan bersikap keras pada mereka, tapi bersikap tegas,” tegas Cak Nun.  

Cak Nun juga menekankan pentingnya menjaga hubungan baik dengan semua orang, terlepas dari perbedaan agama.

Ia mengingatkan bahwa Islam sangat menjunjung tinggi nilai-nilai akhlak dan sopan santun dalam berinteraksi dengan sesama manusia.  

“Yo sak karep-karepmu (Ya sesuai kemauanmu). Pokok anda punya acara, saya ingin bersopan santun dengan anda, perkara muatannya apa itu urusanmu,” ujarnya.  

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bagi Cak Nun paling utama adalah menjaga keharmonisan dan saling menghormati, tanpa melupakan prinsip-prinsip agama yang sudah jelas.  

Namun, bagi yang merasa tidak nyaman atau berbeda pendapat, ia juga menghormati keputusan tersebut. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok, 10 April 2026, untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Panduan strategi finansial harian.
Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membeberkan kondisi terkini timnya jelang laga lawan Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Seorang pemain timnas telah memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi usai kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026. Hal ini bisa berimplikasi kepada ketersediaannya di FIFA Matchday.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT