News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Legenda Pemain Asing Liga Indonesia Era 2000-an ini Tertegun Spiritual Pemain Persib, Meski Butuh Perjuangan Jadi Mualaf

Eks pemain asing Persib Bandung dan Persija Jakarta ini menjadi legenda Liga Indonesia era 2000-an yang mualaf karena terenyuh spiritual pemain Maung Bandung.
Rabu, 18 Desember 2024 - 20:03 WIB
Legenda pemain asing Liga Indonesia era 2000-an, Abanda Herman saat berseragam Persib Bandung
Sumber :
  • Antara

tvOnenews.com - Masihkah Anda mengingat Abanda Herman? Salah satu legenda pemain asing Persija Jakarta dan Persib Bandung yang memutuskan mualaf di Indonesia.

Abanda Herman memiliki kisah mualaf yang cukup panjang sebagai legenda asing Persija Jakarta dan Persib Bandung di Liga Indonesia era 2000-an.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagai legenda pemain asing Persija Jakarta, Abanda Herman memutuskan mualaf saat berseragam Persib Bandung.

Kiprahnya di Liga Indonesia cukup panjang membuat Abanda Herman tertegun dengan agama Islam setelah melihat kebutuhan spiritual para pemain Persib Bandung.

Postur tubuh Abanda Herman yang sangat ideal mampu menjadi benteng pertahanan terbaik dimiliki oleh Persija dan Persib Bandung sejak bermain di Tanah Air pada 2004 silam.

tvonenews

Merujuk data Transfermarkt per Rabu (18/12/2024), Abanda Herman pertama kali memperkuat PSM Makassar sebagai klub langganan Liga 1. Ia bermain bersama Juku Eja pada 2004-2005.

Abanda Herman memiliki postur tubuh ketinggiannya sampai 192 cm. Ini menjadi pemantik Persija Jakarta menariknya dari PSM Makassar.

Abanda Herman menjadi warna baru sebagai benteng pertahanan Persija Jakarta di era Liga Indonesia 2000-an.

Abanda menjalani debutnya untuk Persija Jakarta pada 2006. Ia juga turut merasakan kiprahnya bermain bersama legenda Timnas Indonesia, Bambang Pamungkas.

Selama empat tahun di Liga Super Indonesia (LSI) 2006-2010, kehadiran Abanda Herman mampu membuat juru gedor Persija Jakarta, Bambang Pamungkas bermain apik.

Tak hanya itu, Abanda mampu menyabet nilai transfer tertinggi sebagai pemain asing di era LSI dengan banderol Rp1,35 miliar.

Jumlah angka tersebut menjadikan Abanda menyaingi nilai transfer Bambang Pamungkas yang gajinya berselisih sekitar Rp200 juta.

Setelah itu, ia berlabuh ke Persema Malang sebelum ditarik Persib Bandung pada 2011.

Pemain kelahiran Yaounde, Kamerun itu juga mempunyai kiprah yang sangat panjang saat berseragam Persib Bandung.

Abanda menyabet sebagai legenda pemain asing yang cukup lama membela Persiba pada era 2011-2014.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak hanya tentang sepak bola, Abanda mulai menemukan titik hidupnya memperoleh hidayah yang tertarik ingin memeluk agama Islam.

Abanda mengakui hatinya sangat sejuk dan merasa damai karena tertegun dengan kegiatan ibadah para pemain Persib yang beragama Islam.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT