News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Alasan Cinta Quran Foundation Bangun Pertama Kali Masjid Indonesia di Yokohama Jepang

Founder Founder Cinta Quran Foundation, Ustaz Fatih Karim mengungkap alasan pihaknya menggencarkan pembangunan Masjid As-Sholihin di Kota Yokohama, Jepang.
Minggu, 15 Desember 2024 - 19:00 WIB
Dude Harlino, Ustaz Fatih Karim, Prof. Syafii Antonio dan Bunda Elly dalam sesi konferensi pers acara Cinta Quran Foundation di Jakarta, Sabtu (14/12/2024)
Sumber :
  • tvOnenews.com/Hilal Aulia Pasya

Ia mengabarkan permintaan dari teman-temannya di Jepang bahwa mereka sangat kesulitan untuk ibadah. Ini memicu motivasi pihaknya menggencarkan pembangunan Masjid As-Sholihin.

"Ustaz tolong kami, di sini (Kota Yokohama) sangat susah menemukan masjid bahkan tidak ada," katanya sambil mengutip ucapan permintaan temannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagai Founder Cinta Quran Foundation, ia sangat bersyukur banyak pihak yang berantusias terhadap program tersebut digencarkan melalui dua agenda event besarnya, yakni Amazing Quran dan Amazing Muharram.

"Alhamdulillah, berapa luas tanahnya? 400 meter, berapa harganya? 8,5 miliar. Saya bilang berapa lunasnya? Saya ajak teman-teman musyawarah, 2 bulan lunas dan Alhamdulillah 2 bulan terkumpul segitu dananya," jelasnya.

Ustaz Fatih menyampaikan bahwa pembangunan masjid di Kota Yokohama bisa membutuhkan sekitar 40 miliar. Kini Cinta Quran Foundation telah mengumpulkan kurang lebih 27 miliar.

"Pembangunan gedungnya 4 lantai, karena tanah di Jepang mahal," imbuhnya.

Sementara, Chairman of Tazkia Group, Prof. Syafii Antonio turut berpendapat alasan Masjid As-Sholihin dibangun di Jepang.

Syafii mengatakan pembangunan masjid di Kota Yokohama ini juga menjadi keuntungan pasar baru bagi Pemerintah Jepang.

"Muslim tourist banyak yang datang ke sana, karena membutuhkan di sana ada sajadah, makanan dan juga menanyakan masjid. Ini menjadi market di Jepang, salah satunya dari Indonesia yang bekerja dan kuliah. Jadi ada magnet jalan ke dalam dan ke luar," ungkap Syafii Antonio.

tvonenews

Selain pasar, Syafii menyebutkan tentang kesamaan antara nilai-nilai dalam Al Quran dan Bushido sebagai nilai berbasis kode etik diterapkan oleh golongan Samurai di Jepang.

"Yang kedua, antara nilai-nilai Qurani dan Bushito yang nilai-nilai Samurai itu dari sisi disiplin, kesetiaan, manajemen time, sopan santun itu banyak yang maching. Kalau orang Muslim itu sisi disiplin pada Quran dan orang Jepang pada nilai Bushido," paparnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kalau nilai-nilai sopan santun, respect dan sebagainya itu sama dengan Quran," tandasnya.

Sebagai informasi tambahan, Cinta Quran Foundation menggelar acara unggulannya Amazing Quran ketiga kalinya digelar di The Kasablanka Hall, Kota Kasablanka, Jakarta pada Sabtu (14/12/2024).

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT