News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

CELAKA, Gus Miftah Olok-olok Sunhaji hingga Yati Pesek, Ustaz Abdul Somad Jelaskan Petaka Bagi Suka Mengejek Orang Lain

Gus Miftah jadi perbincangan hangat publik usai viral video saat mengolok-olok penjual es teh hingga komedian Yati Pesek, Ustaz Abdul Somad jelaskan hukumnya.
Kamis, 12 Desember 2024 - 16:57 WIB
Kolase foto komedian senior Yati Pesek dan Gus Miftah.
Sumber :
  • Tangkapan layar / Ist

tvOnenews.com - Publik sedang dihebohkan atas viral video di media sosial yang memperlihatkan seorang penjual es teh keliling bernama Sunhaji diolok-olok oleh Gus Miftah hingga komedian senior Yati Pesek.

Momen saat Yati Pesek dihina, publik sangat geram karena Gus Miftah sampai melontarkan kata-kata kasar dan menyebut sang komedian senior itu sebagai pekerja seks komersial (PSK).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam sebuah kesempatan ceramahnya, pendakwah kondang Ustaz Abdul Somad menyampaikan akibat mengerikan bila seseorang suka mengejek orang lain.

Dalam video yang beredar, Gus Miftah dan sejumlah pemuka agama lainnya, Habib Zaidan Yahya dan KH  Usman Ali Salman tampak hadir duduk bersila di panggung.

Pendakwah yang memiliki nama lengkap Miftah Maulana Habiburrahman itu tiba-tiba memanggil penjual es teh keliling yang sedang menjajakan dagangannya di tengah para jemaah pengajian.

Pria yang bersahabat dengan Deddy Corbuzier itu bertanya apakah dagangan sudah laku atau belum.

"Es tehmu ijek akeh ora (es tehmu masih banyak tidak)? Masih? Yo kono didol (ya sana dijual)," ujar Gus Miftah dalam bahasa Jawa dilansir dari akun X @lone_lynx.

Pengakuan jujur penjual es teh keliling usai diolok-olok Gus Miftah
Pengakuan jujur penjual es teh keliling usai diolok-olok Gus Miftah
Sumber :
  • Kolase tvOnenews

 

Setelah melontarkan kata-kata tersebut, ia pun terlihat tertawa bersama orang-orang di sekitarnya. Di samping Gus Miftah terdapat Habib Zaidan Yahya dan juga Usman Ali Salman.

Usman Ali Salman menjadi sorotan tajam hingga mendapat kecaman lataran tertawa terpingkal-pingkal mendengar hinaan yang dilontarkan oleh Gus Miftah kepada Sunhaji.

Tanpa ada rasa bersalah dan malu, Gus Miftah melanjutkan berbicara.

"Dol en ndisik ngko lak rung payu yo wes, takdir (Jual dulu, nanti kalau masih belum laku ya sudah, takdir)," lanjut Gus Miftah.

Tampak dalam video, pedagang itu hanya terdiam dengan sedikit tersenyum sambil mengambil napas.

Sambil bakul es teh, sang pedagang bernama Sunhaji itu disorot dan mendapat banyak simpati dari publik.

Di sisi lain, netizen ramai mengutuk aksi dari Gus Miftah yang mengolok-olok pedagang es teh keliling itu.

Imbas ramainya sorotan hingga kecaman publik, Miftah Maulana Habiburrahman alias Gus Miftah resmi mengundurkan diri dari jabatan Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan.

Dalam konferensi pers yang digelar di kawasan Pondok Pesantren Ora Aji Sleman, DI Yogyakarta, jumat (6/12).

Sambil terisak tangis Miftah membacakan surat pengunduran dirinya dan mengaku keputusan ini diambil bukan karena ditekan oleh siapa pun.

Penjelasan hukum suka mengejek orang lain

Ustaz Abdul Somad menyampaikan dalam kesempatan ceramahnya tentang ayat yang menjelaskan tentang orang suka mencela atau mengejek orang lain.

Hal itu tertuang dalam Surah Al-Humazah.

وَيْلٌ لِّكُلِّ هُمَزَةٍ لُّمَزَةٍۙ

Celakalah bagi setiap pengumpat dan pencela.

Ustaz Abdul Somad menjelaskan tafsir dari Surah Al-Humazah tentang akibat suka mengejek orang lain.

"Celaka orang yang suka mengejek, celaka, neraka wail bagi mereka yang suka (mengejek), semuanya tanpa terkecuali," ungkap Ustaz Abdul Somad dilansir youtube Kata Ustadz.

"Apa beda Humazah dan Lumazah? 

Dalam kitab tafsir, menurut Ustaz Abdul Somad,  Humazah yakni mengejek dengan mulut, sementara Lumazah adalah mengejek dengan perbuatan.

Misalnya ada yang menghina via media sosial seperti Instagram, twitter, WhatsApp.

"Hebatnya Al-Qur'an, dibedakan antara lisan dan perbuatan anggota badan," ujarnya.

"Wai lul-li kulli hu mazatil-lumaza, celaka dan neraka-lah bagi orang yang mengolok mengejek orang lain dengan lisan (lidah) maupun dengan tangan anggota badan," sambung UAS.

Ustaz Abdul Somad
Ustaz Abdul Somad
Sumber :
  • youtube

 

Ulama lulusan Universitas Al-Azhar Mesir itu mengatakan bahwa ada orang mulutnya diam, tapi perbuatannya luar biasa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ada juga orang tak melakukan apa-apa, tapi lidahnya luar biasa. Ada orang mulutnya diam, tangannya tak berbuat, tapi hatinya saja," ungkap Ustaz Abdul Somad.

"Yang hati dimaafkan Allah SWT selama tidak diperturutkan, kenapa orang mengejek? karena tidak tabayyun," tuturnya. (ind)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Nama Jay Idzes kembali mencuri perhatian, kali ini datang langsung dari Italia. Pelatih Sassuolo akui kapten Timnas Indonesia itu layak dapat penghormatan besar.
Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Jakarta LavAni meraih kemenangan meyakinkan pada laga pembuka Final Four Proliga 2026 atas Jakarta Garuda Jaya dengan skor 3-0 (25-17, 25-20, 25-17).
Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Persib Bandung terus menunjukkan ambisinya dalam perburuan gelar BRI Super League 2025/2026. Dengan komposisi skuad yang dinilai mewah, Maung Bandung diprediksi
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi

Trending

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

IAW soroti penerimaan Bea Cukai yang terkontraksi, desak audit forensik dan reformasi sistemik untuk cegah kebocoran puluhan triliun.
Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Dedi Mulyadi siapkan sistem transparan untuk program rutilahu di Jawa Barat. Nepotisme diputus, masyarakat kini bisa ajukan bantuan rumah secara transparan.
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT