Kerja Berkah, Rezeki Berlimpah Seketika, Habib Novel Alaydrus Bilang Amalkan Bacaan Ini Sebelum Masuk Kantor Atau Buka Toko, Katanya...
- Habib Novel Alaydrus
tvOnenews.com - Amalkan bacaan ini sebelum masuk kantor atau buka toko jika ingin kerja berkah dan rezeki berlimpah kata Habib Novel Alaydrus.
Memiliki usaha atau pekerjaan yang membawa keberkahan adalah harapan setiap muslim.
Dalam Islam, keberkahan bukan hanya soal banyaknya rezeki, tetapi bagaimana rezeki tersebut membawa kebaikan, ketenangan, dan manfaat dalam kehidupan.
Dengan keberkahan, meskipun hasil yang didapat sedikit, tetap terasa cukup dan memberikan kebahagiaan.
Habib Novel Alaydrus, seorang ulama karismatik asal Surakarta, membagikan dua kunci utama untuk menjadikan usaha dan pekerjaan penuh berkah.
Dalam ceramahnya yang dikutip dari YouTube *Apa Kata Islam* pada Senin (25/11/2024), Habib Novel menekankan pentingnya niat dan amalan tertentu dalam mencari keberkahan.
Niat untuk Kebaikan
Habib Novel menjelaskan bahwa keberkahan bermula dari niat. Setiap rezeki yang diperoleh hendaknya diniatkan untuk kebaikan, seperti membantu sesama, menafkahi keluarga, atau mendukung amal shaleh.
“Hei, punya toko biar barokah. Hasilnya itu diniati buat apa. Punya sawah biar berkah, hasilnya diniati buat apa?” kata Habib Novel.

- Istockphoto
Ia kemudian mengutip kisah dalam Al-Qur’an surah Al-Kahfi ayat 32-43 tentang dua pekebun. Salah satu pekebun memiliki ladang yang luas dan hasil panen melimpah, tetapi sombong dan tidak bersyukur.
Sebaliknya, pekebun yang hasil panennya biasa saja memiliki kemurahan hati untuk membantu orang lain. Meski sederhana, pekebun ini hidupnya lebih tenang dan makmur.
Habib Novel menambahkan bahwa kesombongan pekebun kaya akhirnya membawa bencana. Ladangnya hancur, sedangkan pekebun sederhana tetap hidup sejahtera karena niatnya yang tulus dan amal baiknya.
Membaca Kalimat Syukur
Salah satu rahasia keberkahan pekebun sederhana tersebut adalah kebiasaan mengucapkan kalimat syukur seperti 'Masya Allah, lahaula wala quwwata illa billah'.
Kalimat ini menunjukkan pengakuan atas kekuasaan Allah dan rasa syukur atas nikmat-Nya.
Habib Novel mengingatkan agar umat muslim juga melafalkan kalimat ini saat memulai aktivitas usaha atau pekerjaan.
“Sementara kita masuk kantor kita, toko kita, yang kita ucap dolar naik (perkara dunia). Hari ini dolar naik, tidak mengucap 'Masya Allah, lahaula wala quwwata illa billah',” imbuhnya.
Load more