News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jika Bagian Tubuh Ini Bengkok, Kata Ustaz Maulana maka Artinya Kematian Anda Sudah Tak Lama Lagi: Itu Tanda...

Dalam sebuah ceramahnya, Ustaz Maulana mengatakan bahwa salah satu tanda kematian seseorang adalah di mana ada bagian tubuhnya yang bengkok. Bagian itu adalah..
Minggu, 24 November 2024 - 18:35 WIB
Ustaz Maulana | Ilustrasi pemakaman secara Islam
Sumber :
  • Instagram/m_nur_maulana dan Pexels/Hurrah suhail

tvOnenews.com - Tidak ada manusia di muka Bumi ini yang akan hidup kekal abadi. Ajal pasti akan menjemput mereka kapan pun.

Jika sebelum hujan turun, langit akan mendung. Lalu, saat seseorang ingin tidur, maka ia lebih dulu merasakan kantuk, begitu pula dengan orang yang akan meninggal dunia, pasti diawali dengan tanda-tanda pada dirinya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal itulah yang disampaikan oleh Ustaz Maulana dalam sebuah ceramahnya di program islami salah satu stasiun televisi. Ia mengatakan, bahwa tanda-tanda kematian ternyata merupakan salah satu bentuk kasih sayang Allah SWT kepada hambaya.

 

tvonenews

 

"Allah sangat menyayangi hamba-Nya dan perlu dicamkan, ingat, kasih sayang Allah lebih besar daripada kemurkaannya, dan sebahagian daripada bentuk kasih sayangnya Allah kepada hamba-Nya ini dengan memberikan tanda kematian," ujar Ustaz Maulana dilansir YouTube TRANS TV Official, Minggu (24/11/2024).

 

Sebagai seorang muslim, Anda mungkin bertanya-tanya, lantas tanda kematian seperti apa yang dirasakan seseorang sebelum dirinya meninggal dunia? Lalu, tanda tersebut terjadi kapan? Berikut penjelasan dari Ustaz Maulana.

 

Masih dalam ceramah yang sama, ustaz yang dikenal dengan jargon "jamaah oh jamaah" itu mengatakan, jika salah satu tanda kematian seseorang dapat dilihat dari perubahan bentuk beberapa bagian tubuh.

Ustaz Maulana menyebutkan, bahwa 6 bulan sebelum seseorang menemui ajalnya, maka hidungnya akan terlihat bengkok hingga telinganya yang mengkerut ke arah dalam.

 

"Enam bulan sebelum meninggal sudah diawali adanya tanda di wajah itu hidungnya bengkok sedikit, tiba-tiba membengkok. Telinganya berkerut ke dalam, itu tanda-tanda," jelasnya

"Jadi, kalau kita lihat ada orang sakit telinganya mengkerut ke dalam, oh itu sudah tidak lama. Hidungnya sudah miring sedikit, itu ndak lama," sambung sang ustaz.

 

Ilustrasi pemakaman secara Islam
Ilustrasi pemakaman secara Islam
Sumber :
  • Pexels/Hurrah suhail

 

 

Dalam program islami tersebut, Ustaz Maulana lalu meminta aktor Sony Septian, host acara tersebut untuk menggosok-gosok kulit tangannya. Setelah Sony mempraktikannya, sang ustaz berkata, "Masih bunyi (ketika kulitnya digosok), aman. Kalau digosok tidak bunyi, enggak lama lagi (meninggal),".

Artinya, ketika kulit tubuh seseorang, ketika digosok sudah tidak terdengar ada suaranya, maka kemungkinan besar waktunya di dunia ini sudah tidak lama lagi.

 

Ustaz Maulana juga menyuruh jamaahnya yang berada di rumah untuk coba menaikkan lidahnya ke langit-langit mulut. Jika terasa geli, maka masih aman. Namun, jika sebaliknya yang terjadi, maka itu menjadi salah satu tanda kematian.

Tak cuma itu, air keringat atau air mata yang keluar dari tubuh seseorang itu juga menjadi tanda-tanda kematiannya. Ini apabila ketika dirasakan dengan lidah masih terasa asin.

"Air keringat, air mata kalau dipegang (terasa) masih lengket, karena mengandung garam, kalau masih lengket itu masih aman, kalau tidak, ndak lama lagi. Atau dijilat masih asin, aman," ujarnya.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, masuk ke 40 hari sebelum meninggal, biasanya seseorang akan merasakan denyutan di sekitar pusar saat waktu Ashar tiba. 

"Empat puluh hari (sebelum meninggal), ketika masuk waktu Ashar, tiba-tiba ada denyutan di pusar atau sekitar pusar, itu ndak lama (meninggal)," ujarnya. (ism)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT