Shalat Dhuha Jangan Keliru, Penyebab Rezeki Makin Sulit Moncer dan Malah Seret Kata Habib Novel Alaydrus...
- Kolase tangkapan layar YouTube Novel Muhammad Alaydrus & Tim tvOnenews
"Shalat Dhuha itu shalat yang disunnahkan oleh Nabi Muhammad SAW kepada teman-temannya, sahabat-sahabatnya yang rajin bekerja," sambung dia menjelaskan.
Pendakwah keturunan Rasulullah SAW menjelaskan bahwa orang yang sedang sibuk kerja bisa meluangkan waktunya untuk menunaikan shalat sunnah pada pagi hari. Apalagi bagi yang masih mengalami rezeki hidupnya seret.
Waktu luang ini menandakan sekaligus mempertebal keimanan melalui pengamalan shalat Dhuha saat memulai aktivitas bekerja.
"Sama Nabi diajari kalau di tengah kesibukan tersebut hendaknya kamu shalat sunnah Dhuha," terangnya.
"Nanti kebutuhanmu akan dipenuhi oleh Allah Subhanahu Wa Ta'ala," sambung dia lagi.
Pendakwah kelahiran 24 Juli 1975 ini mengingatkan tidak ada batasan bagi orang kaya atau fakir miskin menunaikan shalat Dhuha.
Allah SWT menganjurkan hamba-Nya yang mencoba beriman kepada-Nya selalu mengisi amalan-amalan sunnah, termasuk di dalamnya shalat Dhuha.
Dalam hal ini, Habib Novel menegaskan tidak ada perbedaan derajat setiap orang karena sama-sama akan meraih keutamaan berupa rezeki.
"Nah ini banyak tengah-tengah nganggur shalat Dhuha, bedanya besar atau kecil? Pasti besarkan," tegasnya.
Kemudian, ia menyampaikan cara cepat agar diguyur rezeki dari segala arah melalui pelaksanaan shalat Dhuha.
"Nomor satu tuh kalo pengen afdhol ya Dhuhanya kerjakan ketika sibuk kerja," imbuhnya.
"Dihargai sibuk bekerja ingat Allah, sama Allah ingatnya di tengah sibuk kerja diganti dengan kecukupan yang luar biasa," lanjutnya.
Setiap orang yang sedang sibuk bekerja pada dasarnya sedang dicatat amalan-amalannya untuk menambah pembekalan menuju akhirat nanti.
"Dilihat oleh malaikat ini saat sibuk dia mau dua rakaat Dhuha," katanya.
Dalam satu kasus, Habib Novel Alaydrus menguraikan contoh sederhana yang dilakukan oleh seorang mahasiswa menyempatkan shalat Dhuha ketika sibuk kuliah.
Mahasiswa yang tetap menunaikan shalat Dhuha daripada istirahat di kantin atau bermain dengan teman-temannya lebih dihargai oleh Allah SWT.
"Yang besar dan sangat-sangat luar biasa kalau nanti kamu ketika sibuk kuliah yang lain itu ke kantin makan, kamu gelar sajadah di dalam kelas," ucapnya.
Load more