News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kalau Hewan ini Tiba-tiba Datang Tolong Istighfar karena Kasih Petunjuk Ada Dosa Maksiat, Kata Syekh Ali Jaber

Almarhum Syekh Ali Jaber pernah menyarankan agar segera istighfar saat menguraikan dosa maksiat dimiliki seseorang bisa dilihat saat didatangi oleh hewan ini.
Sabtu, 16 November 2024 - 15:20 WIB
Syekh Ali Jaber bocorkan kedatangan hewan ini jadi tanda dosa maksiat belum diampuni Allah SWT
Sumber :
  • Kolase tangkapan layar YouTube Yayasan Syekh Ali Jaber & iStockPhoto

tvOnenews.com - Almarhum Syekh Ali Jaber pernah menyarankan agar segera istighfar saat menguraikan dosa maksiat dimiliki seseorang bisa dilihat saat didatangi oleh hewan ini.

Syekh Ali Jaber mengisahkan seorang ulama, Hasan Al Bashri. Pendakwah itu dapat melihat dosa maksiat dimilikinya melalui kedatangan sejumlah hewan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Soal Hasan Al Bashri, kata Syekh Ali Jaber, ulama ini punya keunggulan memanfaatkan kedatangan hewan ini menjadi tolak ukur apakah dosa maksiatnya telah diampuni atau belum oleh Allah SWT.

"Dia tahu apakah masih ada dosa maksiat dia melihat akhlak istrinya dan binatang," kata Syekh Ali Jaber disadur melalui kanal YouTube Bagus Sugiharto, Sabtu (16/11/2024).

Dosa maksiat berasal dari perbuatan yang dilaknat oleh Allah SWT. Mereka telah melakukan tindakan yang melanggar segala perintah dari-Nya.

tvonenews

Dosa maksiat juga menunjukkan sikap yang bertentangan dengan hukum moral.

Mereka selalu berbuat tercela dan buruk karena berupaya ingin kehidupan seseorang diliputi dengan bayang-bayang bahaya.

Seseorang yang berbuat maksiat sebagai tanda keimanan dan ketakwaannya sangat lemah.

Penyebab mereka melakukan maksiat, salah satunya adalah dari perbuatan setan yang terus menghasut manusia untuk berbuat keburukan.

Setan tidak akan pernah berhenti untuk menggoda manusia. Bahwasanya makhluk gaib ini telah menjadi penghuni neraka setelah menentang keputusan darri Allah SWT.

Namun demikian, Syekh Ali menyatakan dosa maksiat masih bisa dihapuskan jika memiliki niat taubat dengan ketulusan hatinya.

Seseorang bertaubat tidak akan mengulangi perbuatannya dan untuk kembali ke jalan yang benar.

Adapun dosa maksiat dapat dilihat oleh Hasan Al Bashri jika unta dan kuda selalu berperilaku aneh. Apalagi kalau kedua hewannya menjadi peliharaan di rumah.

Ilustrasi hewan kuda dan unta di gurun
Ilustrasi hewan kuda dan unta di gurun
Sumber :
  • Istockphoto

 

"Dia bilang kalau kuda dan unta yang dijadikan kendaraan kalau dia tidak stabil dan tidak tenang," terang dia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski begitu, mantan Imam Besar Masjidil Haram ini menegaskan unta dan kuda tidak salah. Terutama saat berprilaku buruk kerap kali dianggap memberikan tanda dosa.

Syekh Ali Jaber menyampaikan setiap hewan yang berprilaku buruk juga menandakan majikannya memiliki dosa besar dari perbuatan maksiat.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT