Masih Ingat Firman Utina? Legenda Timnas Indonesia Ternyata Sudah Religius saat Bermain Sepak Bola sampai Jadi Idola...
- Instagram/@firmanutina1515
Setelah Sriwijaya FC, Firman merasakan kariernya terakhir kali sebagai pesepak bola saat membela Bhayangkara FC pada 2017.
Pada 2018, Firman Utina memutuskan pensiun saat berseragam Bhayangkara FC.
Firman Utina juga menjadi salah satu pemain yang menyabet tiga gelar juara Liga 1. Ia mendapatkannya saat memperkuat Sriwijaya FC, Persib Bandung, dan Bhayangkara FC.
Selain juara Liga 1, Firman juga turut mendapatkan gelar juara ajang kompetisi Copa Indonesia dan Piala Presiden.
Adapun kiprahnya juga menjadi pemain gelandang tengah langganan Timnas Indonesia pada 2002 sampai 2015. Meski debutnya bersama Garuda telah terjadi pada kompetisi SEA Games 2001.
Keunggulan Firman dapat mempertahankan bola dan menjadi lini pengatur serangan untuk Timnas Indonesia sebanyak 66 pertandingan. Ini mengingatkan dirinya berposisi sebagai gelandang tengah.
Kiprahnya untuk Timnas Indonesia bersinar saat membela Piala Asia 2007 dan Piala AFF 2010.
- Antara/Bayu Kuncahyo
Kesuksesannya ini tidak lepas dari penanaman nilai agama Islam di dalam dirinya. Bahkan sangat membantu Firman untuk mendapatkan tiga gelar juara di ajang resmi Liga Indonesia.
Saat berseragam Sriwijaya FC, Firman tidak pernah meninggalkan ibadahnya ketika berpuasa di bulan Ramadhan.
Ia juga menjadi panutan kepada pemain junior agar tidak pernah meninggalkan ibadah sebagai penganut agama Islam saat tinggal di Wisma Atlet Sriwijaya FC pada 2016.
"Kita di Wisma selalu sahur bersama. Sekitar pukul 03.00 WIB, saya selalu ketuk pintu anak anak yang lain agar mereka bangun. Terutama anak anak yang malas harus lebih kencang diketuk kamarnya," ungkap Firman Utina dikutip, Sabtu (16/11/2024).
Pemain kelahiran asal Manado itu juga tidak pernah lupat mengajak penggawa Sriwijaya FC untuk mengisi ibadah lainnya sebelum melaksanakan shalat Maghrib berjamaah di Wisma Atlet Sriwijaya FC.
"Kan ada musholah di dekat wisma. Nah kita sering ajak anak anak ke sana sambil menunggu adzan sembari bisa baca Al Quran masing masing. Bawa takjil juga setelah itu pulang ke wisma lagi," jelas dia.
Firman yang menanamkan religius sukses membuat rekan-rekannya mengutamakan penerapan nilai agama selain berprofesi sebagai pesepak bola.
Load more