News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Orang Tua Ogah Jadikan Anak sebagai Ahli Waris sampai Dicoret dari KK, Buya Yahya Jelaskan Nasabnya Tidak Bisa...

Buya Yahya menjelaskan nasab anak bersifat tetap meski orang tua enggan buah hatinya dijadikan ahli waris hingga dihapuskan dari daftar nama Kartu Keluarga (KK)
Sabtu, 9 November 2024 - 17:37 WIB
Buya Yahya mengisi ceramah membahas orang tua enggan jadikan anak ahli waris dan hapus dari daftar nama KK
Sumber :
  • Tangkapan Layar YouTube Al-Bahjah TV

tvOnenews.com - Pengasuh LPD Al Bahjah, KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya mendapat pertanyaan dari jemaahnya tentang ahli waris.

Jemaah tersebut bertanya kepada Buya Yahya bahwa ada orang tua sampai mengeluarkan anak dari daftar Kartu Keluarga (KK). Bahkan buah hatinya pun tidak dapat merasakan sebagai ahli waris.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jika ada seorang ibu yang tidak mau lagi mengakui sang anak, akibat buah hatinya telah melakukan kesalahan besar. Sampai-sampai menghapus atau mencoret nama dari KK, dan menghilangkan jejak surat hak waris di notaris. Apakah sudah masuk pembatalan hukum waris dalam agama Islam?," tanya jemaah kepada Buya Yahya dikutip dari kanal YouTube Al-Bahjah TV, Sabtu (9/11/2024).

Sebagai pendakwah, Buya Yahya turut menjawab dengan santai perihal anak tidak mendapat jatah sebagai ahli waris dan memaparkan tentang nasab.

Pendakwah kelahiran dari Blitar itu menyampaikan ahli waris harus tetap diperuntukkan kepada orang yang masih memiliki tali keluarga.

Ilustrasi orang tua menghapus anak dari KK dan ogah jadikan buah hati sebagai ahli waris
Ilustrasi orang tua menghapus anak dari KK dan ogah jadikan buah hati sebagai ahli waris
Sumber :
  • Istockphoto

 

Itu telah bersifat tetap dan tidak bisa dibantah perihal hukum waris dalam ajaran agama Islam.

"Anak badung, kurang ajar, bapak yang tidak bertanggung jawab tetap saling waris mewaris!," ungkap Buya Yahya.

Dalam suatu kajiannya, sang penceramah karismatik itu menegaskan bahwa ahli waris tidak bersifat terhadap dua hal.

Pertama, status orang tersebut berbeda keyakinan agamanya. Kedua adalah pembunuhan.

"Anak bunuh bapaknya, tidak akan mewarisi. Karena kalau diizinkan mewarisi nanti semuanya membunuh biar cepat dapat bagian," tuturnya.

Soal nasab, menurutnya, tidak bisa dibantah meski ada niat pembatalan bersikeras anak tak boleh menjadi ahli waris.

"Biar pun dibatalkan tidak ada, tidak ada pembatalan nasab biar pun di akta tidak akan batal secara hakikat. Tak boleh nasabnya batal, bakal tidak sah nanti dan hukumnya bersifat haram," kata dia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

Buya Yahya memahami tidak sedikit orang tua menghapus anaknya dari KK. Mereka telah kecewa akibat perlakuan buah hatinya yang selalu nakal atau bikin rugi.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT