Ternyata Bukan Belasan, Ini Jumlah Rakaat Shalat Tahajud Sunnah Rasulullah SAW Sebenarnya Kata Ustaz Adi Hidayat
- Kolase tangkapan layar YouTube Adi Hidayat Official & Tim tvOnenews
Selain rezeki dan meningkatkan derajat, shalat Tahajud juga dapat menghapuskan dosa selama diperbuat sebelumnya. Rahmat dan keberkahan dari Allah SWT menjadi salah satu bagian keutamaannya.
Pada sepertiga malam, doa meminta hajat langsung melesat ke langit sebagai momentum paling mustajab. Allah SWT juga akan memberikan pahala berlipat ganda bagi yang mengamalkan shalat Tahajud.
Mereka pun mengejar keutamaannya sampai kegiatan doa. Apalagi Rasulullah SAW memiliki sunnahnya mengingat beliau tidak pernah lupa dengan Tahajud.
Namun begitu, UAH pun menyinggung jumlah rakaatnya yang benar. Menurut dia, kemampuan dalam diri menjadi patokan agar tetap menunaikan shalat Tahajud.
"Kadang kita mampu 11 rakaat, bahkan Nabi pernah 13 rakaat," ungkap UAH.
Lanjut, pendakwah kelahiran asal Pandeglang itu pun menyampaikan kisah seorang sahabat Rasulullah SAW. Sosok tersebut mempunyai amalan sunnah jumlah rakaat yang biasa dilakukan ketika shalat sunnah malam.
"Ketika dengan Ibnu Abbas di rumah Sayyidah Maimunah, dua rakaat, dua rakaat, dan ditutup dengan Witir satu rakaat," jelasnya.
Selain kisah Ibnu Abbas RA, Direktur Quantum Akhyar Institute itu juga mengulas hadits riwayat dari Aisyah RA. Isinya menjelaskan rakaat shalat Tahajud biasa diamalkan Rasulullah SAW.
Dalam isi Hadits Riwayat Bukhari Nomor Hadits 2008-2012 dari Aisyah RA, Rasulullah SAW juga pernah melaksanakannya sekitar empat rakaat. Hal itu berada dalam hitungan dua kali shalat Tahajud.
"Beliau shalat 4 rakaat, 4 rakaat, kemudian 3 rakaat. Pernah lagi ditunaikan shalat Tahajud di tempat lain dengan 2, 2, 2, 2, 2, 1, jadi bisa 11 rakaat, bisa 13 rakaat," bebernya.
Pendakwah karismatik biasa dipanggil UAH itu menyatakan fisik sebagai acuan kemampuan Rasulullah SAW dalam menentukan sunnah jumlah rakaat Tahajud.
"Jadi kadang Nabi tunaikan shalat Tahajud 7 rakaat, karena memang kesempatannya," tuturnya.
"Kondisi fisik beliau, hanya memungkinkan 7 rakaat," pungkasnya.
Wallahu A'lam Bishawab.
(hap)
Load more