News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sisi Lain Berkiprah di Kualifikasi Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Indonesia Pernah Ibadah di Pelataran Tempat Pemersatu Agama

Menilik fakta menarik pemain Timnas Indonesia sebelum main di Kualifikasi Piala Dunia 2026. Mereka pernah beribadah di tempat berbagai simbolis agama di sini.
Sabtu, 26 Oktober 2024 - 16:20 WIB
Pelatih Shin Tae-yong dan penggawa Timnas Indonesia selebrasi bersama
Sumber :
  • tvOnenews.com/Julio Tri Saputra

tvOnenews.com - Para pemain Timnas Indonesia dari keturunan maupun lokal pernah menjalankan ibadah di suatu tempat pemersatu agama di Turkiye. Kegiatan itu menunjukkan mereka pernah merasakan toleransi beragama.

Pada saat di Turkiye, para pemain Timnas Indonesia tampak menikmati ibadah shalat di tempat yang bertajuk keindahan di mana berbagai umat berkumpul menjadi satu. Potret tersebut, sebelum Garuda berkutat dalam laga di Kualifikasi Piala Dunia 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat ini, Timnas Indonesia tengah mengarungi sejumlah pertandingan krusial. Garuda telah melalui beberapa laga dalam bagian Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.

Perebutan mendapatkan jatah tiket berlaga di Piala Dunia 2026 semakin sengit. Beberapa negara, seperti Arab Saudi baru saja memecat Roberto Mancini sebagai pelatih kepala Green Falcons.

Penggawa Timnas Indonesia selebrasi gol saat main di Piala Asia 2023
Penggawa Timnas Indonesia selebrasi gol saat main di Piala Asia 2023
Sumber :
  • PSSI

 

Itu tertuju karena tidak mendapatkan hasil memuaskan pada grup C yang membuat Jepang semakin sulit digeser dari papan atas klasemen.

Salah satunya Timnas Indonesia, secercah harapan masyarakat bersatu tertuju kepada skuad yang dipercaya oleh pelatih Shin Tae-yong. Rizky Ridho dan kawan-kawan dipaksa untuk memenangkan setiap pertandingan.

Namun, para pemain potensial belum beruntung selama mengarungi pertandingan dalam empat laga terakhir di grup C. Mereka baru memperoleh 3 poin dari hasil catatan tiga kali seri dan satu kekalahan atas tim negeri Tirai Bambu.

Padahal, skuad Garuda yang saat ini telah bertabur bintang hingga disebut pemain berlabel grade A. Sang pelatih kepala, Shin Tae-yong mendapat tuntutan keras oleh Ketua Umum PSSI, Erick Thohir.

Sebagai kepeduliannya, PSSI berbicara secara tegas agar taktik dan formasi skuad Garuda terlihat mempesona. Itu merupakan cara persiapan menyambut lawan Jepang dan Arab Saudi di bulan November 2024.

"Saya sudah bertemu dengan coach Shin (Shin Tae Yong). Kami serius bicara soal target timnas untuk minimal menempati empat besar di grup. Ini menjadi tugas coach untuk mempersiapkan tim dan taktik dengan sebaik-baiknya. Terutama di dua laga kandang melawan Jepang dan Arab Saudi, bulan depan," ungkap Erick Thohir dikutip dari laman resmi PSSI, Minggu (26/10/2024).

"Kita harus maksimal secara taktik. Stabilitas yang mulai terbangun mesti dipertahankan sehingga saat main, taktik sudah siap dan matang," sambung Erick.

Namun begitu, perjalanan Garuda patut mendapat apresiasi. Mereka telah berjuang mati-matian berjalan di berbagai ajang kompetisi sampai ke titik tembus babak kualifikasi Piala Dunia.

Sebelumnya, Timnas Indonesia pernah berkompetisi di Piala Asia 2023. Itu telah berlangsung digelar di Abdullah bin Khalifa Stadium sebagai venue bergengsi tim-tim asia pada ajang tersebut.

Hal yang menarik dari Timnas Indonesia saat melakoni pemusatan latihan sambut Piala Asia 2023 di Turkiye. Di sana, skuad asuhan STY sapaan akrabnya, mempunyai pengalaman baru dalam segi religius masing-masing pemain.

Sebagai tim mayoritas penganut agama Islam, para pemain Muslim menyempatkan shalat Jumat. Ibadah tersebut dikerjakan di Masjid kompleks Garden of Tolerance, Belek, Antalya, Turkiye.

Uniknya tidak hanya sebagai masjid belaka, Garden of Tolerance mempunyai fungsi di mana seluruh tempat ibadah dari berbagai agama menyatu dalam suatu tempat. Penganut agama Islam, Kristen, dan Yahudi bisa beribadah di sana.

Masjid itu menunjukkan simbol persatuan agama. Ada refleksi cinta yang ditanamkan oleh pemerintah Turkiye demi mewujudkan toleransi dan membentuk persaudaraan erat dalam menciptakan moderasi dan toleransi beragama.

Kebetulan, tempat hotel para pemain Timnas Indonesia berada di dekat Garden of Tolerance. Witan Sulaeman dan kawan-kawan hanya memerlukan perjalanan kurang lebih delapan menit untuk sampai di sana.

Witan Sulaeman dan jajaran Timnas Indonesia ibadah shalat Jumat di halaman gereja di Kompleks Masjid Garden of Tolerance, Turkiye
Witan Sulaeman dan jajaran Timnas Indonesia ibadah shalat Jumat di halaman gereja di Kompleks Masjid Garden of Tolerance, Turkiye
Sumber :
  • PSSI

 

Mereka dapat melihat keindahan berbagai bangunan ibadah masing-masing agama saling bersandingan, seperti sinagoge, gereja hingga masjid itu sendiri sesuai dengan nama kompleks Masjid Garden of Tolerance.

Tempat itu memang memiliki identik yang fungsinya dijadikan gelaran shalat Jumat bagi umat Muslim. Bahkan mereka kerap kali mendapat ruang menunaikan ibadahnya di Sinagoge dan gereja sekitaran tersebut karena ruangan masjid tidak cukup menampung mereka.

Witan Sulaeman cs juga turut merasakan saat mencoba peruntukkan ibadah shalat Jumat di Garden of Tolerance. Kala itu mereka tidak beribadah di dalam tempat tersebut yang kebetulan kondisi jemaah hampir penuh.

Sebagai tim mayoritas beragama Islam, sejumlah dari mereka pun menggelar ibadah di area pelataran masjid, tepatnya persis di depan gereja yang bangunannya sangat berdekatan dengan Garden of Tolerance.

Gulungan tiker yang membentang di luar masjid, menunjukkan keindahan skuad Garuda beribadah di antara simbol-simbol agama lain. Kisah itu pun menunjukkan mereka telah merasakan kehidupan agama saling berdampingan dalam menyambut Piala Asia 2023.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah itu, seluruh pemain, asisten dan jajaran wasit pulang menuju hotel penginapannya. Mereka pun kembali menggelar pemusatan latihan usai menunaikan ibadah shalat Jumat di Masjid Garden of Tolerance.

(hap)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT