News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Harapan PP Muhammadiyah agar Para Santri Andil Bawa Indonesia ke Level Internasional di Hari Santri Nasional 2024

Ketua PP Muhammadiyah Kiai Saad Ibrahim berpidato agar para santri Muhammadiyah andil berkontribusi untuk Indonesia di peringatan Hari Santri Nasional 2024.
Selasa, 22 Oktober 2024 - 21:00 WIB
Bendera Muhammadiyah
Sumber :
  • Muhammadiyah

Karanganyar, tvOnenews.com - Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Kiai Saad Ibrahim berpidato di hadapan ribuan para santrinya yang berasal dari Muhammadiyah di acara penutupan peringatan Hari Santri Nasional 2024.

Kiai Saad Ibrahim menyampaikan motivasinya bahwa santri Muhammadiyah berpotensi memajukan Indonesia sampai level kancah internasional. PP Muhammadiyah mempunyai harapan agar mereka kerap berpikir secara maju demi bangsa dan negara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kalian harus memiliki al-iradah al-kubra keinginan besar untuk meraih cita-cita yang tinggi," ungkap Kiai Saad Ibrahim dalam acara penutupan Kemah Santri Muhammadiyah Nasional I di Karanganyar, Selasa (22/10/2024).

Dalam peringatan Hari Santri Nasional 2024, Ketua PP Muhammadiyah itu berbicara kepada ribuan santrinya bisa mencontohkan orang-orang yang sukses menyabet jabatan presiden di seluruh negara maju.

"Tidak hanya berkemah di New York, tetapi bahkan menjadi presiden di negara besar seperti Amerika Serikat," jelasnya.

tvonenews

Pada abad kedua ini, Muhammadiyah terus berfokus dengan peran orientasinya bisa berpindah secara global. Kiai Saad mengatakan ormas Islam tersebut tidak hanya bermain dalam konteks nasional.

Dari para santri tentunya dapat memberikan kontribusi besar terutama bidang kemnusiaan sampai ke level global. Cara mewujudkannya paling strategis menanamkan cinta-cita besar untuk menjadi pemimpin di seluruh dunia.

"Di tangan kalianlah rahmatan lil’alamin itu berada. Pergilah ke berbagai kawasan, sebarkan salam, ajarkan kepada dunia tentang perdamaian," tuturnya.

Sosok ulama visioner dan moderat itu memberikan pendapatnya tentang Muhammadiyah saat ini. Ormas Islam tersebut tidak hanya bertugas mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Ia memaparkan bahwa pembangunan dan pertahanan bangsa juga salah satunya diperankan oleh Muhammadiyah. Contohnya mengacu pada Universitas Muhammadiyah Kupang berada di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang telah didirikan dan mempunyai sebanyak 9.000 mahasiswa.

Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Kiai Saad Ibrahim di acara Kemah Santri Muhammadiyah Nasional I di Karanganyar
Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Kiai Saad Ibrahim di acara Kemah Santri Muhammadiyah Nasional I di Karanganyar
Sumber :
  • Muhammadiyah

 

Muhammadiyah telah menunjukkan peran nyata keutuhan keragaman dari kaca mata pendirian Universitas Muhammadiyah Kupang. Kampus tersebut memiliki 7.000 non-Muslim dari total keseluruhan 9.000 mahasiswa.

"Muhammadiyah tidak perlu beretorika tentang ‘NKRI harga mati’ karena kita sudah, sedang, dan akan terus menjaga negara ini. Tugas kalian adalah mengangkat wibawa dan kebesaran NKRI di kancah internasional," terangnya.

Dari harapan Muhammadiyah, Kiai Saad berharap para santri lingkungan organisasinya tidak pernah lelah untuk bersaing terhadap semua orang. Mereka juga mendapat tugas penyebaran rahmatan lil'alamin sampai ke dunia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Belajarlah, belajarlah, dan terus belajar. Sebarkan Islam sebagai agama damai dan tunjukkan kepada dunia bahwa kalian adalah generasi yang siap mengangkat martabat NKRI di panggung global," tandasnya.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

IAW soroti penerimaan Bea Cukai yang terkontraksi, desak audit forensik dan reformasi sistemik untuk cegah kebocoran puluhan triliun.

Trending

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

IAW soroti penerimaan Bea Cukai yang terkontraksi, desak audit forensik dan reformasi sistemik untuk cegah kebocoran puluhan triliun.
Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Dedi Mulyadi siapkan sistem transparan untuk program rutilahu di Jawa Barat. Nepotisme diputus, masyarakat kini bisa ajukan bantuan rumah secara transparan.
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT