News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Lebih Pilih Seperangkat Alat Shalat untuk Mahar Pernikahan, Memangnya Boleh? Gus Baha Tegaskan Sebaiknya...

Gus Baha menjelaskan soal hukum menggunakan seperangkat alat shalat kerap kali dijadikan mahar pernikahan oleh calon mempelai pria kepada calon mempelai wanita.
Minggu, 13 Oktober 2024 - 23:55 WIB
Gus Baha jelaskan seperangkat alat shalat dijadikan mahar pernikahan oleh calon mempelai pria
Sumber :
  • Kolase NU Online/@yayasanalimaksum & Freepik

tvOnenews.com - Gus Baha menjelaskan soal mahar pernikahan sering dipakai pasangan Muslim menggunakan seperangkat alat shalat.

Gus Baha mengatakan seperangkat alat shalat dijadikan mahar pernikahan biasanya di antaranya mukena, peci, tasbih, sajadah hingga Al-Quran.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gus Baha pun berusaha agar pihak pria menghargai calon mempelai wanita saat memutuskan mahar pernikahan dari seperangkat alat shalat.

Menurut Gus Baha, seperangkat alat shalat sebagai bentuk calon suami tidak menghargai calon mempelai wanita saat menggunakan mahar pernikahan tersebut.

"Cobalah untuk menghargai, ini perempuan salihah, masa harganya cuma seperangkat alat shalat, untuk selamanya?," ujar Gus Baha dikutip tvOnenews.com dari kanal YouTube SANTRI GAYENG, Minggu (13/10/2024).

Ilustrasi sejumlah benda seperangkat alat shalat untuk mahar pernikahan
Ilustrasi sejumlah benda seperangkat alat shalat untuk mahar pernikahan
Sumber :
  • Freepik

 

Lanjut, pria bernama asli KH Ahmad Bahauddin Nursalim tersebut menerangkan secara detail bahwa pernikahan bagian ibadah dari agama Islam.

Murid dari Mbah Moen tersebut menuturkan dua insan hendak menikah harus mengikuti ketentuan yang berlaku sebagai syarat pernikahan.

Ia mencontohkan mahar pernikahan diperuntukkan calon mempelai wanita biasanya dalam berupa benda.

Ia merincikan benda-benda yang sering menjadi mahar pernikahan di antaranya emas, cincin dan mahar sederhana lainnya.

Ia menyebutkan mahar sederhana kerap dipakai calon mempelai pria dalam bentuk seperangkat alat shalat.

Meski demikian, Gus Baha menyebutkan bahwa seperangkat alat shalat hanya dijadikan makna simbolis dari calon mempelai pria.

Ia memahami alasan seperangkat alat shalat dijadikan mahar agar kerap dijadikan kebutuhan ibadah sang istri kepada Allah SWT.

Gus Baha memahami seperangkat alat shalat sangat sederhana. Namun, ia menegaskan agar setiap calon mempelai pria tidak mengikuti hal serupa.

Misalnya seperangkat alat shalat sudah menjadi populer dijadikan alasan bagi calon suami juga ikut menggunakan mahar tersebut.

Ia berharap agar calon suami bisa memberikan penghargaan yang layak kepada calon mempelai wanita.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menuturkan penghargaan yang layak bisa berupa benda memiliki harga mahal yang bisa dalam bentuk uang dan memiliki nilai besar.

Gus Baha menjelaskan perihal seperangkat alat shalat selalu menggemar sebagai mahar pernikahan berangkat dari pidato disampaikan oleh Sayyidina Umar bin Khattab.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok, 10 April 2026, untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Panduan strategi finansial harian.
Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membeberkan kondisi terkini timnya jelang laga lawan Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Seorang pemain timnas telah memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi usai kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026. Hal ini bisa berimplikasi kepada ketersediaannya di FIFA Matchday.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT