News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Surah Al-Baqarah Ayat 61: Kaum Nabi Musa AS Mengalami Kemiskinan Akibat Tidak Bersyukur

Tafsir Surah Al-Baqarah Ayat 61 menekankan kaum Nabi Musa AS dilanda hidup kemiskinan dan kenistaan atas perbuatan tidak pernah bersyukur dari kenikmatan-Nya.
Minggu, 22 September 2024 - 19:03 WIB
Ilustrasi Al-Quran - Tafsir Surah Al-Baqarah Ayat 61
Sumber :
  • Istockphoto

tvOnenews.com - Surah Al-Baqarah Ayat 61 mempunyai tafsir yang membahas tentang hidup kemiskinan dialami kaum Nabi Musa AS.

Tafsir Surah Al-Baqarah Ayat 61 melanjutkan pembahasan dari ayat-ayat sebelum terkait kisah kezaliman Bani Israil.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tafsir beberapa ayat Surah Al-Baqarah sebelumnya menjelaskan adanya malapetaka terhadap orang-orang zalim.

Orang-orang zalim tersebut adalah Bani Israil karena mengubah syariat sujud atas perintah Allah SWT menjadi dengan cara mengangkat kepala.

Hal itu membuat Allah SWT akan menurunkan siksaan yang datang dari langit untuk mereka setelah mengubah perintah Allah SWT.


Ilustrasi Al-Quran. (Pexels)

Namun, Allah SWT masih ingin melihat sejauh mana keimanan Bani Israil melalui mukjizat Nabi Musa AS selain membelah lautan.

Nabi Musa AS mendapat perintah untuk memukul batu menggunakan tongkatnya saat melakukan perjalanan dengan Bani Israil di gurun Sinai.

Dari tongkatnya menjadi mukjizat Nabi Musa AS membuat batu tersebut mengeluarkan dua belas mata air dan kenikmatan al-mann dan as-salwa atas rezeki dari Allah SWT.

Terkini, kaum Nabi Musa AS mengalami hidup kemiskinan menjadi pembahasan menarik dalam tafsir Surah Al-Baqarah Ayat 61.

Dikutip tvOnenews.com melalui Quran Kemenag, tafsir Surah Al-Baqarah Ayat 61 ini berjudul "Kaum Nabi Musa AS Mengalami Kemiskinan Akibat Tidak Bersyukur".

Tafsir Surah Al-Baqarah Ayat 61

وَاِذْ قُلْتُمْ يٰمُوْسٰى لَنْ نَّصْبِرَ عَلٰى طَعَامٍ وَّاحِدٍ فَادْعُ لَنَا رَبَّكَ يُخْرِجْ لَنَا مِمَّا تُنْۢبِتُ الْاَرْضُ مِنْۢ بَقْلِهَا وَقِثَّاۤىِٕهَا وَفُوْمِهَا وَعَدَسِهَا وَبَصَلِهَا ۗ قَالَ اَتَسْتَبْدِلُوْنَ الَّذِيْ هُوَ اَدْنٰى بِالَّذِيْ هُوَ خَيْرٌ ۗ اِهْبِطُوْا مِصْرًا فَاِنَّ لَكُمْ مَّا سَاَلْتُمْ ۗ وَضُرِبَتْ عَلَيْهِمُ الذِّلَّةُ وَالْمَسْكَنَةُ وَبَاۤءُوْ بِغَضَبٍ مِّنَ اللّٰهِ ۗ ذٰلِكَ بِاَنَّهُمْ كَانُوْا يَكْفُرُوْنَ بِاٰيٰتِ اللّٰهِ وَيَقْتُلُوْنَ النَّبِيّٖنَ بِغَيْرِ الْحَقِّ ۗ ذٰلِكَ بِمَا عَصَوْا وَّكَانُوْا يَعْتَدُوْنَ ࣖ

Bacaan Latin: Wa iz qultum yaa muusaa lan nasbira ‘alaa ta‘aamiw waahidin fad‘u lanaa rabbaka yukhrij lanaa mimmaa tumbitul-ardu mim baqlihaa wa qissaa'ihaa wa fuumihaa wa ‘adasihaa wa basalihaa, qaala atastabdiluunal-lazii huwa adnaa bil-lazii huwa khair(un), ihbituu misran fa inna lakum maa sa'altum, wa duribat ‘alaihimuz-zillatu wal-maskanatu wa baa'uu bigadabim minallaah(i), zaalika bi'annahum kaanuu yakfuruuna bi'aayaatillaahi wa yaqtuluunan- nabiyyiina bi gairil-haqq(i), zaalika bimaa ‘asaw wa kaanuu ya‘taduun(a).

Artinya: (Ingatlah) ketika kamu berkata, “Wahai Musa, kami tidak tahan hanya (makan) dengan satu macam makanan. Maka, mohonkanlah kepada Tuhanmu untuk kami agar Dia memberi kami apa yang ditumbuhkan bumi, seperti sayur-mayur, mentimun, bawang putih, kacang adas, dan bawang merah.” Dia (Musa) menjawab, “Apakah kamu meminta sesuatu yang buruk sebagai ganti dari sesuatu yang baik? Pergilah ke suatu kota. Pasti kamu akan memperoleh apa yang kamu minta.” Kemudian, mereka ditimpa kenistaan dan kemiskinan, dan mereka (kembali) mendapat kemurkaan dari Allah. Hal itu (terjadi) karena sesungguhnya mereka selalu mengingkari ayat-ayat Allah dan membunuh para nabi tanpa hak (alasan yang benar). Yang demikian itu ditimpakan karena mereka durhaka dan selalu melampaui batas." (QS. Al-Baqarah, 2:61)

Tafsir ayat 61 ini menekankan sikap-sikap tidak menyenangkan yang ditunjukkan oleh Bani Israil kepada Nabi Musa AS.

Bani Israil seraya berkata mereka tidak tahan kenikmatan dengan satu jenis hidangan makanan yang hanya disantap oleh mereka.

Mereka mengatakan kepada Nabi Musa AS untuk memohon kepada Allah SWT agar didatangkan makanan dan minuman yang bermacam-macam.

Hal ini berdasarkan mereka tidak tahan dengan makanan al-mann dan as-salwa atas hindangan dari Allah SWT.

Misalnya mereka meminta berbagai macam makanan seperti sayuran, mentimun, bawang putih, kacang adas, serta bawang merah.

Sontak, Nabi Musa AS langsung menjawab permintaan kaumnya dengan nada marah.

Nabi Musa AS menganggap kaumnya meminta sesuatu yang dianggap buruk dari al-mann dan as-salwa.

Meski begitu, Nabi Musa AS seraya berseru agar Bani Israil meninggalkan gurun Sinai jika tetap bersikeras ingin menikmati bermacam-macam makanan.

Bani Israil mendapat anjuran untuk pergi ke kota yang memiliki berupa-rupa makanan dan minuman agar tidak hanya menyantap al-mann dan as-salwa.

Kemudian, Bani Israil mendapat cobaan berat atas kenistaan dan tidak menunjukkan rasa syukur mereka.

Mereka harus merasakan kemiskinan hidup dari rezeki atau harta atas balasan tidak pernah bersyukur atas kenikmatan-Nya.

Kaum Nabi Musa AS itu juga kembali mendapat kemurkaan dari Allah SWT lantaran mereka telah ingkar kepada-Nya.

tvonenews

Kemurkaan tersebut meliputi membuat Bani Israil mendapat kenistaan dan kemiskinan akibat sering kali mengingkari ayat-ayat Allah SWT.

Tak hanya itu, mereka juga membunuh para nabi tanpa hak atau alasan yang jelas sebagai bentuk pengingkaran.

Hal itu menjadi bukti sebagai balasan akibat Bani Israil selalu menunjukkan sikap dan tingkah laku tidak terpuji.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wallahu A'lam Bishawab.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT