News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jangan Pelihara Kucing Sekalipun Hewan Itu Lucu dan Menggemaskan, Ustaz Khalid Basalamah Tegas Bilang...

Kucing menjadi salah satu hewan yang kerap dijadikan peliharaan. Namun, Ustaz Khalid Basalamah menyarankan untuk tidak memelihara hewan tersebut dengan alasan..
Jumat, 20 September 2024 - 06:47 WIB
Ilustrasi memelihara kucing.
Sumber :
  • Pexels/Asad Photo Maldives

tvOnenews.com - Kucing menjadi salah satu hewan yang paling sering dipelahara. Ini karena kucing merupakan hewan yang lucu dan menggemaskan.

Secara umum, dipercaya juga jika kucing merupakan hewan kesayangan Nabi, sehingga boleh dipelihara. Alhasil, banyak orang yang melakukan itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mungkin kamu sudah berencana ingin memelihara kucing di rumah, tapi bingung bagaimana hukumnya dalam pandangan Islam. Berikut penjelasan Ustaz Khalid Basalamah mengenai hukum memelihara kucing.

 

Dalam sebuah ceramah yang diunggah di kanal YouTube Khalid Basalamah Official, ada pertanyaan yang disampaikan oleh salah satu jamaah yang bertanya kepada Ustaz Khalid Basalamah.

Jamaah tersebut bertanya mengenai kucing peliharaan. Ia bercerita, jika di rumah ia memiliki kucing yang telah melahirkan 11 ekor anak.

Merasa kewalahan dengan jumlah kucing yang terus bertambah, ia memutuskan untuk mengebiri kucing tersebut dengan tujuan agar tidak bisa kawin lagi.

 

Namun, ternyata setelah dikebiri kucing tersebut malah sering buang air kecil di rumah, sehingga menyebabkan najis.

Jamaah tersebut akhirnya memutuskan melepaskan kucing peliharaannya ke luar rumah. Namun, kucing tersebut selalu kembali lagi ke rumah, karena tak ingin jauh-jauh dari majikannya.

 

Mendengar penuturan jamaahnya itu, Ustaz Khalid Basalamah justru menyarankan untuk tidak memelihara kucing.

"Saran saya jangan pelihara kucing. Lebih baik jangan," kata Ustaz Khalid Basalamah, dikutip Jumat (20/9/2024).


Ustaz Khalid Basalamah. Sumber: YouTube

 

Larangan tegas itu diucapkan sang ustaz bukanlah tanpa sebab. Ini karena kotoran kucing, seperti kencingnya, bisa menjadi najis.

Apalagi jika kucing tersebut membuang kotorannya di dalam rumah, di mana itu bisa menyulitkan pemiliknya untuk melakukan ibadah.

"Karena memang berbahaya, kayak kencingnya najis," kata Ustaz Khalid Basalamah.

 

Ustaz Khalid Basalamah kemudian membagikan cerita mengenai salah satu sahabat Nabi Muhammad SAW, yakni Abu Hurairah yang mendapat julukan "Bapak Kucing". Ini karena kecintaan Abu Hurairah terhadap hewan berbulu satu itu.

 

Meski Abu Hurairah memelihara kucing, tapi sahabat Nabi yang lain tak ada yang mengikutinya. Di samping itu, Nabi Muhammad SAW juga tidak pernah menegur perbuatan Abu Hurairah tersebut.

"Walaupun Abu Hurairah pernah memeliharanya, tapi cuma beliau yang lainnya tidak ada. Nabi memang tidak menegur, cuma hewan-hewan yang bertaring ini lebih baik gak dipelihara," ungkap Ustaz Khalid Basalamah.

 

Sang ustaz juga menjelaskan, jika kotoran-kotoran hewan bertaring dan yang tidak boleh dimakan itu punya najis yang berat.

"Hewan-hewan yang bertaring dan yang dilarang untuk dimakan itu semuanya najis. Najisnya berat, najis hissi namanya. (Najisnya) sama seperti kencing manusia," ucapnya.


Ilustrasi kucing dan potret Ustaz Khalid Basalamah. Sumber: Kolase tvOnenews.com.

 

Najis hissi yang dimaksud oleh sang ustaz adаlah hаl yang kotor menurut syariat Islаm, seperti kencing dan kotoran.

Berbeda dengan kotoran ayam sebagai hewan yang diperbolehkan untuk dimakan atau dikonsumsi manusia. Begitu kotorannya dibersihkan, sudah tidak masalah dalam hukum Islam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ustaz Khalid Basalamah menyarankan untuk melepaskan saja kucing peliharaan di rumah. Ia juga mengingatkan agar tidak perlu takut, jika kucing tadi akan kelaparan. Sebab, kucing juga termasuk mahluk Allah yang akan selalu dijaga oleh-Nya.
 

"Gak masalah, dia mahluk Allah. Allah akan kasih makan, kok. Gak perlu kita khawatir. Ada jutaan kucing selain dia hidup. Lebih baik dikeluarkan (dari rumah)," tegasnya. (ism)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT