News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kasihan! Keluarga Sudah Capek, Begini Pesan Ustaz Adi Hidayat soal Kasus Vina Cirebon yang Masih Jadi Misteri: Ingat Ancaman Allah SWT Lebih Mengerikan

Pasalnya, keluarga Vina Cirebon mengaku sudah lelah. Sebab kasus ini kembali bergulir dengan digelarnya sidang peninjauan kembali terpidana kasus Vina Cirebon.
Senin, 16 September 2024 - 04:49 WIB
Kasihan! Keluarga Sudah Capek, Begini Pesan Ustaz Adi Hidayat soal Kasus Vina Cirebon yang Masih Jadi Misteri: Ingat Ancaman Allah SWT Lebih Mengerikan ...
Sumber :
  • dok.kolase

Jakarta, tvOnenews.com-- Kasus Vina Cirebon hingga kini belum menemui titik terang bagi keluarga. 

Pasalnya, keluarga Vina Cirebon mengaku sudah lelah

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebab kasus ini, kembali bergulir dengan digelarnya sidang peninjauan kembali (PK) terpidana kasus Vina Cirebon. 

Diketahui, para terpidana mengaku tidak bersalah dalam kasus pembunuhan dan pemerkosaan ini. Oleh karena itu, mereka mengajukan sidang PK dengan harapan vonis penjara seumur hidupnya dibatalkan.

Sidang ini bergulir lantaran adanya perubahan keterangan dari saksi di antaranya Dede dan Liga Akbar.

Mengutip dalam tayangan YouTube Fristian Griec Media Official, Marliyana kakak Vina Cirebon mengaku hal itu. 

Marliyana mengatakan pihaknya akan tetap mengikuti proses hukum yang ada.

 "Saya dan keluarga sudah capek," kata dia dikutip pada Minggu (15/9/2024). 

"Untuk tanggapan ya terserah saja. Maksudnya apapun keputusannya saya dan keluarga sudah mencoba ikhlas apapun itu keputusannya," terangnya. 

 

Pandangan Islam 

 

Melihat kasus ini, mengingatkan kita pada pendapat Ahli Agama Indonesia, Ustaz Adi Hidayat dalam YouTube Adi Hidayat Official, dikutip Senin (16/9/2024).

Ustaz Adi Hidayat yang mengingatkan para pelaku kejahatan tersebut sangatlah tidak bermanusiawi.

Bagaimana tidak, dalam penjelasan Ustaz Adi, dikatakan para pelaku sudah memutus segala niat baik korban hingga nilai baik dan cita-cita korban.

"Membunuh seseorang dalam kehidupan di dunia ini, tentu memutus harapan dia (korban) untuk mengumpulkan banyak nilai-nilai kebaikan, memberikan kontribusi yang positif dalam nilai kehidupan yang berkemanusiaan. Lalu membunuh cita-cita dia, membunuh atau memutuskan segala proses kebaikan mungkin sedang ia runut," kata Ustaz Adi Hidayat.

 

dok.tangkapan layar YouTube 

 

Sehubungan dengan Kasus Vina Cirebon, pembunuhan berencana atau tidak, Ustaz AdI tidak mengklaimnya.

Namun, ia menegaskan ada surah An-Nisa ayat ke-93 harus dipahami, terkait ancaman janji Allah SWT kepada pelaku pembunuhan, sebagai berikut:

وَمَنۡ يَّقۡتُلۡ مُؤۡمِنًا مُّتَعَمِّدًا فَجَزَآؤُهٗ جَهَـنَّمُ خَالِدًا فِيۡهَا وَغَضِبَ اللّٰهُ عَلَيۡهِ وَلَعَنَهٗ وَاَعَدَّ لَهٗ عَذَابًا عَظِيۡمًا‏ ٩٣

 

Artinya: "Dan barang siapa membunuh seorang yang beriman dengan sengaja, maka balasannya ialah neraka Jahanam, dia kekal di dalamnya. Allah murka kepadanya, dan melaknatnya serta menyediakan azab yang besar baginya".

"Janganlah kalian menghilang nyawa atau membunuh seseorang, kecuali pada sesuatu yang dibenarkan oleh ketentuan yang berlaku, hukum dengan alasan yang dibenarkan," katanya.

"Bahkan ada satu kasus dibahas dalam Quran surah ke-4 An-nisa di ayat 93. Jika korbannya adalah korban dari salah satu pembunuhan berencana, bahkan ia sosok yang beriman, seorang muslim yang beriman kepada Allah SWT. Maka terdapat 5 ancaman bagi pelaku pembunuhan berencana yang korbannya seorang muslim atau bahkan orang beriman pada Allah SWT," terang Ustaz Adi

 

Lebih lanjut, Ustaz yang akrab disapa UAH ini, menerangkan secara rinci ada lima ancaman yang Allah SWT janjikan di akhirat untuk pelaku pembunuhan, satu yang pasti yaitu masuk ke neraka jahanam.

"Artinya, barangsiapapun yang membunuh seseorang mukmin dengan sengaja (pembunuhan berencana), maka apa yang potensi dia dapatkan (si pelaku): dia terancam neraka jahanam," ungkap UAH menjelasakan

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Bukan hanya sekedar neraka tapi neraka jahanam, kedua dijamin kekal di dalamnya, ketiga ia mendapatkan murka Allah SWT, keempat dan dia dilaknat oleh Allah SWT dan kelima Allah SWT janjikan siksa yang sangat berlipat," pesan Ustaz Adi Hidayat. (klw)

waallahualam 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok, 10 April 2026, untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Panduan strategi finansial harian.
Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membeberkan kondisi terkini timnya jelang laga lawan Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Seorang pemain timnas telah memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi usai kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026. Hal ini bisa berimplikasi kepada ketersediaannya di FIFA Matchday.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT