News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Memang Boleh Salat Dhuha Hanya 2 Rakaat? Syekh Ali Jaber Bilang Sunnah Rasulullah SAW Sebenarnya...

Syekh Ali Jaber menjelaskan salat Dhuha sebagai ibadah yang bisa dilakukan dengan jumlah rakaat yang beragam. Bolehkah salat 2 rakaat saja? Simak penjelasannya
Minggu, 15 September 2024 - 09:32 WIB
Syekh Ali Jaber
Sumber :
  • YouTube

tvOnenews.com - Salat Dhuha merupakan salah satu ibadah sunnah yang memiliki keutamaan luar biasa dalam Islam.

Salat yang dilakukan pada pagi hari setelah matahari terbit hingga sebelum waktu zuhur ini, sering menjadi amalan yang dianjurkan oleh para ulama.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salat Dhuha dikenal sebagai salat sunnah yang mendatangkan banyak pahala dan rahmat.

Dalam sebuah hadis, Rasulullah SAW bersabda bahwa salat Dhuha merupakan bentuk sedekah bagi setiap sendi tubuh manusia.

“Pada tiap-tiap pagi, ada kewajiban bagi setiap ruas tubuh manusia untuk bersedekah.

Setiap tasbih adalah sedekah, setiap tahmid adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah, setiap tahlil adalah sedekah, menyuruh kepada kebaikan adalah sedekah, mencegah kemungkaran adalah sedekah, dan dua rakaat Salat Dhuha mencukupinya." (HR. Muslim).

Selain itu, ada juga janji Allah SWT bagi siapa saja yang rutin melaksanakan salat Dhuha.

Dalam hadis lain, Rasulullah SAW menyebutkan bahwa orang yang melakukan salat Dhuha dengan ikhlas akan mendapatkan rezeki yang tidak terduga.

Dalam sebuah kesempatan, Syekh Ali Jaber pernah menjelaskan salat Dhuha sebagai ibadah yang bisa dilakukan dengan jumlah rakaat yang beragam.

Jumlah rakaat salat Dhuha sebenarnya sangat fleksibel.

Menurutnya, Rasulullah SAW pernah melaksanakan salat Dhuha dengan berbagai jumlah rakaat, tergantung pada situasi dan kondisi.

Hal ini juga diakui oleh mayoritas ulama bahwa jumlah rakaat salat Dhuha bisa bervariasi.

“Jumlahnya yang disunnahkan yaitu 8 rakaat bukan 12,” kata Syekh Ali Jaber.

“Yang paling sedikit itu 2. Apakah boleh dua rakaat saja?” sambungnya.

Salat Dhuha bisa dilakukan minimal dua rakaat. Jika seseorang mampu, ia bisa menambah jumlah rakaat hingga empat, enam, delapan, bahkan lebih.

“Boleh, contohnya karena orang bekerja. Sehingga harus disesuaikan dengan pekerjaan,” ungkap Syekh Ali Jaber.

Namun, jumlah rakaat yang afdhol menurut Syekh Ali Jaber adalah 4 rakaat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Beliau menegaskan bahwa yang paling penting dari Salat Dhuha bukanlah jumlah rakaatnya, melainkan keikhlasan dan konsistensi dalam melaksanakannya.

Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan, Rasulullah SAW pernah melaksanakan salat Dhuha sebanyak delapan rakaat.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT