News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Meski Jadi Mualaf, Pemain Timnas Indonesia Ragnar Oratmangoen Sudah Mampu Jalani Puasa Ramadhan Sebulan Penuh, Akui Lebih Suka Indonesia daripada ...

Disamping prestasinya, kisah mualaf dari Ragnar Oratmangoen juga dikenal. Ragnar Oratmangoen mengaku sudah memutuskan untuk beragama Islam atau jadi mualaf saat
Senin, 9 September 2024 - 15:00 WIB
Meski Jadi Mualaf, Pemain Timnas Indonesia Ragnar Oratmangoen Sudah Mampu Jalani Puasa Ramadhan Sebulan Penuh, Akui Lebih Suka Indonesia daripada ...
Sumber :
  • dok.kolase

Jakarta, tvOnenews.com-- Pemain Timnas Indonesia, Ragnar Oratmangoen tengah melambung tinggi.

Bahkan dalam pemberitaan dan media sosial (Medsos) Ragnar Oratmangoen sudah sangat familiar. Hal ini beriringan dengan prestasinya yang juga buat kagum.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Belum lama ini, Ragnar Oratmangoen cetak gol dalam pertandingan putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Skuad Garuda mampu menahan Arab Saudi dengan skors 1-1.

Muncul perdebatan kalau gol tersebut milik dirinya atau Sandy Walsh. Pada akhirnya, FIFA mengkonfirmasi bahwa gol tersebut milik pria yang akrab disapa Wak Haji itu.


"FIFA konfirmasi gol milik Ragnar," tulus akun Instagram Timnas Indonesia.

Selain dikenal karena jago main bola, Wak Haji ini pun juga dikenal karena kisahnya yang termasuk pemain bola mualaf.

Aksinya yang mampu bobol gawang Arab Saudi, jadi momen pecahkan rekor setelah 28 tahun, sejak tahun 1996 baru lagi cetak gol.

 

dok.kolase/Timnas Indonesia


Kisah Mualaf

Disamping itu, kisah Mualaf dari Ragnar Oratmangoen juga dikenal.

Ragnar Oratmangoen mengaku sudah memutuskan untuk beragama Islam atau jadi mualaf saat diusia 15 tahun.

Tentu tak lepas dari peran lingkungan dan temannya, Wak Haji mengaku sering diajak ke Masjid.

"Bagi saya, yang saya pikirkan adalah belajar tentang Tuhan. Tentu saja juga teman saya yang beberapa kali membawa saya ke masjid," jelasnya.

Bahkan hal yang mengagetkan, Ragnar tidak lahir dari keluarga Islam, Wak Haji ini mengaku mayoritas beragama Nasrani.

"Tidak, saya tidak terlahir sebagai muslim. Saya dibesarkan dalam keluarga kristen," ungkap Ragnar Oratmangoen.

 

dok.instagram/Ragnar


"Tapi setelah saya tumbuh dewasa saya memutuskan untuk memeluk Islam pada usia 15 tahun," jelas Pemain Timnas itu.

Sehubungan dengan ini, Ragnar Oratmangoen juga mengaku sudah terbiasa dan mampu berpuasa ramadhan secara full.

Hal ini, ia ungkapkan saat berbincang di podcast bersama Mamat Komika di YouTube Soccer77, dikutip pada Senin (9/9/2024).

"Apakah kamu menjalankan puasa selama di indonesia?," tanya Mamat

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Iya, saya puasa dan sangat suka itu kata," jawab Ragnar

"Apakah menjalankannya selama 30 hari?," tanya Mamat yang juga Mualaf

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT