News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jangan Keliru Lagi saat Shalat, Begini Tata Cara Posisi Tangan dalam Sujud yang Benar, Kata Ustaz Adi Hidayat Bukan...

Ustaz Adi Hidayat membagikan tata cara posisi tangan yang benar ketika sujud dalam shalat. UAH mengikuti sunnah Rasulullah SAW agar mendapatkan manfaat ini.
Senin, 12 Agustus 2024 - 17:15 WIB
Ustaz Adi Hidayat bagikan tata cara posisi tangan yang benar saat sujud dalam shalat
Sumber :
  • Kolase tangkapan layar YouTube Adi Hidayat Official & Tim tvOnenews

tvOnenews.com - Sujud dalam shalat merujuk kepada tujuannya yakni bentuk menyembah kepada Allah SWT.

Hadits dari Abu Hurairah Radhiyallahu Anhu menjelaskan sujud dalam shalat menunjukkan seorang Muslim mendekatkan diri kepada Allah SWT, Rasulullah SAW bersabda:

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى الله عَلَيهِ وَسَلَّمَ قَالَ: أَقْرَبُ مَا يَكُونُ الْعَبْدُ مِنْ رَبِّهِ وَهُوَ سَاجِدٌ فَأَكْثِرُوا الدُّعَاءَ  رواه مسلم

Artinya"Sedekat-dekatnya seorang hamba dengan Rabbnya adalah ketika dia sedang sujud, maka perbanyaklah doa." (HR. Muslim Nomor 482)

Dari hadits tersebut menegaskan bahwa sujud dalam shalat mempunyai kedudukan tertinggi bagi hamba-Nya ketika berdoa langsung dikabulkan oleh Allah SWT.

Namun, sujud dalam shalat mempunyai tata cara atau posisi yang harus diketahui umat Islam.

Misalnya kebanyakan orang sering memanjangkan posisi tangan ketika sedang sujud dalam shalat.

Ustaz Adi Hidayat mengatakan posisi memanjangkan tangan bukan dalam tata cara sujud shalat yang benar.

Lantas, bagaimana tata cara posisi tangan saat melakukan sujud dalam shalat yang benar versi Ustaz Adi Hidayat?

Ustaz Adi Hidayat menegaskan apabila seorang Muslim mengikuti tata cara sujud dalam shalat yang benar akan merasakan manfaat dahsyatnya.

Bagi Anda merasa penasaran cara memposisikan tangan ketika sujud dalam shalat yang benar dari penjelasan Ustaz Adi Hidayat, mari simak keterangannya di sini.

Dilansir tvOnenews.com melalui tayangan channel YouTube Adi Hidayat Official, Senin (12/8/2024), Ustaz Adi Hidayat mengupas tentang sujud shalat dalam suatu kajian.

Mulanya Ustaz Adi Hidayat menjelaskan sikap seseorang setelah habis sujud ketika shalat.

Menurutnya, ada tata cara yang harus dilakukan seseorang saat bangkit dari sujud pada rakaat pertama.

"Setelah sujud pertama apa yang dilakukan? Ya tentu bangkit dari sujud, bagaimana cara bangkitnya? Seperti apa posisinya dan apa yang dibacakan?," tanya Ustaz Adi Hidayat kepada jemaahnya.

Ustaz Adi Hidayat menyebutkan bagi yang telah melakukan tata cara sekaligus bacaan setelah sujud pada dasarnya memiliki hikmah yang tersembunyi.

Meski begitu, ia menerangkan sebelum melakukan bangkit dari sujud harus mengikuti tata cara yang benar sebelum menjatuhkan diri dalam posisi menyembah kepada Allah SWT, yakni sujud.

Kemudian, pendakwah itu mengambil satu orang untuk mempraktikkan saat ingin sujud.

Ia menjelaskan bahwa tangan harus dalam posisi yang normal layaknya seperti orang shalat seperti biasanya.

"Ini posisi tangan seperti yang pernah saya sampaikan yaitu normal aja," ujarnya.

Pendakwah asal Pandeglang itu mengatakan posisi tangan harus seperti kondisi ketika takbir dalam shalat.

Misalnya seseorang memposisikan tangannya ketika bertakbir sejajar dengan dadanya.

Tak hanya itu, ia juga menyebutkan posisi tangan saat bertakbir juga bisa berada di samping telinga sesuai dengan tata cara takbiratul ihram shalat yang benar.

Maka, ia menuturkan tangan seseorang harus menekuk layaknya bertakbir jangan diluruskan.

Ia pun menyatakan posisi tangan seperti apa yang dilakukan saat bertakbir, misalnya ketika melakukan takbiratul ihram.

Direktur Quantum Akhyar Institute itu menegaskan seseorang tinggal menempelkan tangannya dengan di antara dua cara saat takbir tersebut.

"Nah posisi sujud kan seperti ini, posisi ketika menempel kayak gini (di samping dada), ada juga bisa di seperti ini (samping telinga) saat sujud, jadi tinggal ditempelkan saja," terangnya.

Ia menegaskan posisi tangan harus dilakukan seperti ketika bertakbir dan dilarang untuk diluruskan secara penuh.

Ia menyayangkan masih banyak yang tidak mengerti tata cara sujud, sehingga harus meluruskan tangannya tanpa ada tekukan ketika sujud.

Misalnya ada orang yang menerapkan tata cara sujud yang benar dengan cara memanjangkan tangannya.

Ia menegaskan cara tersebut salah dan harus mengikuti kaidah nya hendak sujud seperti posisi ketika takbir.

Ia berpendapat orang yang memanjangkan tangannya bukan bagian dari doa selain tata cara posisi tersebut.

Hal ini mengingat bahwa posisi tangan yang lurus dianggap bukan bagian dari doa.

"Jadi tidak harus ke depan begini ya, kan ada yang salah paham tuh. Jadi ada yang memahami kekeliruan memanjangkan sujud dipahami karena memanjangkan tangan, bukan," jelasnya.

Ia pun menyatakan sujud bagian dari bentuk doa paling tepat untuk meminta hajat meski harus dilakukan sesuai kaidahnya dengan mengikuti dua cara posisi yang sudah dilakukan saat bertakbir.

"Sesungguhnya (sujud) memanjangkan doa dan tangan tetap di sini (sesuai posisi seperti takbir)," imbuhnya.

Kemudian, Pendakwah usia 39 tahun itu mengingatkan agar seseorang tidak boleh menempelkan kedua siku bagian tangannya ke badan.

Tak hanya itu, seseorang juga tidak boleh menekan samping badan menggunakan tangannya.

Ustaz Adi Hidayat menegaskan cara tersebut sudah menjadi larangan dari Rasulullah SAW.

Ia menambahkan apabila mengikuti tata cara posisi tangan yang benar akan mempengaruhi kepada kesehatan seseorang saat sujud.

"Ini tidak menempel ke sini ya (tangan menekan badan). Jangan menempel, jangan menekan ini diingatkan kuat oleh Nabi, karena apa? Itu bisa menekan diafragma," jelasnya.

"Darah bisa dipacu kuat ke jantung ke otak ini ditekan bisa bahaya jadi tetap dibuka," sambungnya.

Ia menutupkan bahwa, tangan yang terbuka dianjurkan Rasulullah SAW agar memberikan ruang dan bisa melancarkan aliran darah baik ke bagian jantung dan otak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wallahu A'lam Bishawab.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Vietnam Sebut Pemain Timnas Indonesia Ini Jadi Biang Kerok Potensi Kekacauan di Liga Belanda, Kok Bisa?

Media Vietnam Sebut Pemain Timnas Indonesia Ini Jadi Biang Kerok Potensi Kekacauan di Liga Belanda, Kok Bisa?

Media Vietnam menyoroti polemik yang melibatkan Dean James, yang disebut berpotensi memicu kekacauan di Eredivisie akibat sengketa status kelayakan bermain.
Hanya Andalkan Marselino Ferdinan? Media Vietnam Ragukan Kekuatan Timnas Indonesia

Hanya Andalkan Marselino Ferdinan? Media Vietnam Ragukan Kekuatan Timnas Indonesia

Media Vietnam menyoroti skuad Timnas Indonesia jelang Piala ASEAN 2026, dengan perhatian utama tertuju pada Marselino Ferdinan sebagai satu-satunya pemain yang.
Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri membongkar kasus penyalahgunaan gas LPG subsidi di wilayah Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, pada Sabtu (2/5/2026). Dalam hal ini, dua orang pelaku berhasil diamankan.
Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Kantor Imigrasi Bandara Soekarno Hatta (Soetta) mencatat sebanyak 42 calon jemaah haji non prosedural telah dicegah keberangkatannya ke Tanah Suci sejak awal masa haji 2026.
Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Polres Metro Tangerang Kota meningkatkan kasus anak wanita yang diduga dicekoki miras hingga dilecehkan oleh gerombolan pria, di wilayah Cipondoh, Kota Tangerang, dari penyelidikan ke penyidikan.
Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT