News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Salat Sambil Pejamkan Mata agar Merasa Khusyu Boleh Dilakukan atau Tidak? Buya Yahya Tegas Bilang Begini, Hukumnya…

Salat sambil pejamkan mata biasa dilakukan umat muslim agar ibadahnya lebih khusyu. Buya Yahya menjelaskan perihal hukum memejamkan mata saat salat. Seperti apa
Senin, 29 Juli 2024 - 23:50 WIB
Buya Yahya menyampaikan kajian
Sumber :
  • YouTube

tvOnenews.com - Seseorang biasanya terlihat memejamkan mata ketika menunaikan ibadah salat.

Kebiasaan ini sering dilakukan oleh sebagian umat muslim dengan berbagai alasan, salah satunya karena ingin lebih fokus dan khusyu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salat merupakan ibadah wajib yang harus dilakukan semua umat muslim.

Saat mendirikan salat, baik hati dan pikiran harus dikhususkan untuk Allah SWT agar ibadah khusyu.

Salat dengan khusyu akan membuat seseorang merasa dekat dan merasakan keberkahan Allah SWT.

Kadang kali untuk mencapai khusyu seseorang akan mendapat banyak godaan karena adanya hambatan dari sekitar atau diri sendiri.

Setiap orang biasanya memiliki cara tersendiri untuk mencapai rasa khusyunya. Tak jarang ada orang yang memilih pejamkan mata agar salatnya tidak terganggu.

Lalu, apa boleh melaksanakan salat sambil memejamkan mata agar lebih khusyu?

Dalam suatu kesempatan, Buya Yahya menjelaskan perihal ibadah salat sambil pejamkan mata yang biasa dilakukan.

Pertama, Buya Yahya menjelaskan makna khusyu yang sesungguhnya.

Menurut sang pendakwah, khusyu berarti hati dan pikiran mengikuti bacaan saat salat, memahami isi dan maknanya hingga selesai.

Disisi lain, ada pendapat yang menyebut salat sambil memejamkan mata hukumnya makruh menurut para ulama.

“Khusyu tidak ada urusannya dengan mata. Adapun soal memejamkan mata, ulama mengatakan makruh, kecuali ada hajat, sesuatu yang lebih penting lagi," ujar Buya Yahya, dikutip dari tayangan YouTube Al-Bahjah TV.

Buya Yahya menjelaskan, saat melaksanakan salat sebaiknya fokus melihat ke arah tempat sujud, kecuali berada di depan ka’bah maka sunnah melihat ka'bah.

"Maka dalam salat, selagi tidak di depan ka'bah kita disunnahkan untuk melihat ke tempat sujud,” ujar Buya Yahya.

“Makanya tempat sujudnya jangan macam-macam gambarnya. Kalau di depan ka'bah, melihat ka'bah itu sunnah," tegasnya.

Buya Yahya kembali menegaskan perihal rasa khusyu yang sebenarnya tidak ada hubungan dengan penglihatan.

Sejatinya khusyu saat salat terjadi karena hati dam pikiran sudah benar-benar tertuju pada Allah SWT.

"Jangan salah memahami khusyu. Khusyu bukan berarti tenang, khusyu di dalam salat itu hati dan pikiranmu mengikuti bacaan di dalam salat,” tutur Buya Yahya.

"Merenungi bacaan-bacaan kita di dalam salat itu khusyu," ujarnya.

Namun hal ini berbeda pada kondisi-kondisi tertentu, misal laki-laki salat di tempat ramai dan banyak orang yang berlalu lalang.

Maka boleh saja salat sambil memejamkan mata untuk menjaga pandangan.

"Tapi mungkin salat di tempat ramai di mana banyak orang lalu lalang wanita, pejam mata boleh agar terjaga," kata Buya Yahya.

Buya Yahya kembali menegaskan bahwa menutup mata dalam salat tidak diharamkan, namun makruh atau tidak dianjurkan.

“Memang tidak diharamkan memejamkan mata, tapi dikatakan makruh. Khusyu itu memahami apa yang anda baca, maka membiasakan kita untuk mengikuti bacaan itu penting. Memahami maknanya sampai selesai, itu khusyu,” terang Buya Yahya.

Terakhir, Buya Yahya menjelaskan bahwa khusyu asalnya ada dalam hati dan pikiran. Sehingga saat salat baiknya memaknai bacaannya agar pikiran tidak terpecah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebaiknya, salat lebih baik dilakukan dengan membuka mata. Namun jika khusyu baru didapat saat memejamkan mata, maka boleh dilakukan.

"Kalau ternyata khusyu anda harus didapat dengan memejam mata, maka pejamlah mata anda, jika memang betul anda mendapatkan khusyu," tutup Buya Yahya. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT