News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mau Puasa Sunnah Kamis Tapi Belum Mandi Junub Padahal Sudah Subuh, Bolehkah? Kata Buya Yahya Begini...

Bagaimana jika seorang Muslim yang dalam keadaan junub ingin puasa senin kamis namun terlanjur adzan subuh? Simak penjelasan Buya Yahya berikut ini.
Rabu, 24 Juli 2024 - 19:13 WIB
Mau Puasa Sunnah Kamis Tapi Belum Mandi Junub Padahal Sudah Adzan Subuh, Bolehkah? Kata Buya Yahya Begini...
Sumber :
  • freepik

Jakarta, tvOnenews.com - Mandi junub wajib dilakukan. Hal ini karena syarat sah ibadah adalah suci dari hadas baik besar atau kecil.

Lalu bagaimana jika seorang Muslim yang dalam keadaan junub ingin puasa senin kamis namun terlanjur adzan subuh?

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Buya Yahya dalam sebuah ceramahnya mengupas tuntas mengenai hal tersebut.

Berikut penjelasan Buya Yahya bagi seorang Muslim yang ingin puasa namun belum sempat mandi junub dan keburu adzan subuh.

Buya Yahya mengingatkan, hubungan suami istri merupakan salah satu penyebab batalnya puasa.

Terutama jika dilakukan di siang hari saat berpuasa.

Hal itu jelas dilarang dalam agama Islam.

Akan tetapi, jika dilakukan di malam hari atau sebelum subuh maka itu tidak membatalkan puasa.

"Hubungan suami istri asalkan di malam hari sebelum terbitnya fajar, sebelum masuk subuh adalah halal dan sah," jelas Buya Yahya.

"Boleh makan, boleh hubungan suami istri," sambungnya.

Namun bagaimana jika malamnya melakukan hubungan suami istri atau mimpi basah tapi belum sempat mandi junub sementara subuh sudah tiba?

"Kalau ternyata ada satu orang hubungan suami istri belum sempat mandi besar masuk waktu subuh maka puasanya adalah sah," jelas Buya Yahya. 

"Dia melakukan hubungan suami istri adalah sebelum berpuasa, hanya mandinya saja setelah masuk waktu subuh adalah sah dan nggak akan mengurangi pahala sedikitpun," lanjut Buya Yahya menjelaskan.

Hal ini kata Buya Yahya sebagaimana yang dijelaskan dalam sebuah riwayat.

Yaitu ketika Nabi Muhammad SAW pernah puasa padahal ketika masuk waktu subuh beliau belum mandi junub.

"Ada riwayat dari Baginda Nabi, Ummu Salamah diriwayatkan bahwasanya ada Baginda Nabi shalallahu alaihi wasallam di pagi hari masuk waktu subuh melakukan puasa dalam keadaan beliau junub karena sebab hubungan suami istri bukan karena mimpi basah," jelasnya.

"Kemudian Nabi menyempurnakan puasanya, jadi tidak apa-apa sempurnakan puasa. Berpuasalah," sambung Buya Yahya.

Namun asalkan begitu adzan subuh lekas mandi junub dan tidak menundanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wallahu'alam

(put)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT