News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kurban Satu Kambing untuk Satu Keluarga Memang Boleh? Jangan Keliru, Buya Yahya Tegas Bilang Begini, Seharusnya…

Buya Yahya meluruskan perihal pemahaman kurban satu untuk satu keluarga, ternyata menurut Buya Yahya ada pemahaman keliru. Seperti apa? Simak penjelasannya.
Selasa, 11 Juni 2024 - 14:25 WIB
Ilustrasi Hewan Kurban
Sumber :
  • Freepik

tvOnenews.com - Umat Islam sebentar lagi akan merayakan Hari Raya Idul Adha atau disebut sebagai hari raya kurban.

Seseorang yang memiliki kemampuan secara ekonomi dianjurkan untuk melaksanakan ibadah kurban saat Idul Adha.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Idul Adha jatuh setiap tanggal 10 Dzulhijjah atau diperkirakan akan jatuh pada hari Senin, 17 Juni 2024 di Indonesia.

Kegiatan berkurban merupakan salah satu amalan sunnah yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW pada bulan Dzulhijjah.

Menurut syariat, binatang yang boleh dijadikan sebagai hewan kurban adalah unta, sapi atau kerbau, dan kambing atau domba. 

Kemudian ada pertanyaan perihal pemahaman soal kurban yang mengatakan bahwa satu hewan kurban bisa untuk satu keluarga. Benarkah demikian?

Dalam suatu kesempatan, Buya Yahya mendapat pertanyaan dari jemaah perihal pemahaman tentang ibadah kurban.

“Ada pemahaman tentang kurban bahwa kalau kita berkurban satu kurban itu bisa untuk kita dan seluruh keluarga, apakah itu benar atau tidak?” tanya jemaah.

Buya Yahya menjelaskan bahwa hukum berkurban merupakan sunnah.

Meski hukumnya sunnah, namun Buya Yahya berpendapat bila pemahaman satu hewan kurban untuk satu keluarga adalah hal keliru.

“Memang ada orang yang ngomong kambing satu pun boleh untuk semua keluarga, itu kesalahpahaman di dalam memahami sunnah kifayah,” kata Buya Yahya.

Buya Yahya menjelaskan peruntukan hewan kurban pada umumnya seperti satu kambing untuk satu orang, dan satu sapi bisa untuk 7 orang.

Lalu bagaimana jika jumlah keluarga lebih banyak daripada peruntukan hewan-hewan tersebut?

“Kalau misalnya keluarga kita isinya 14, kalau kita hanya menyembelih sapi maka sah karena kalau mau dihitung untuk 7. Maka dengan menyembelih sapi sama dengan sunnah kifayah,” jelas Buya Yahya.

Kemudian Buya Yahya menjelaskan pemahaman soal sunnah kifayah yang hukumnya sama seperti fardu kifayah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Sunnah kifayah kayak fardu kifayah saat salat jenazah. Fardu kifayah seperti ini, kalau ada orang meninggal dunia kita wajib menyalatkan, bila sudah ada beberapa yang salat maka yang lain tidak diminta lagi,” terang Buya Yahya.

“Yang penting sudah ada yang salat, yang lain tidak diminta, berarti gugur permintaannya. Sunnah kifayah juga begitu yang penting sudah ada yang melakukan, yang lain sudah tidak diminta,” sambungnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok, 10 April 2026, untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Panduan strategi finansial harian.
Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membeberkan kondisi terkini timnya jelang laga lawan Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.
Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Seorang pemain timnas telah memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi usai kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026. Hal ini bisa berimplikasi kepada ketersediaannya di FIFA Matchday.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT