News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Apakah dalam Islam Boleh Panitia Kurban Minta Biaya Sebagai Administrasi? Ini Penjelasan Ustaz Erwandi Kalau Itu Lebih

Ustaz Dr Erwandi Tarmizi, MA memberi penjelasan seputar petugas atau panitia kurban tersebut, apakah diperbolehkan panitia meminta biaya sebagai administrasi?.
Senin, 10 Juni 2024 - 05:32 WIB
Apakah Boleh Panitia Kurban Meminta Biaya Sebagai Administrasi dalam Islam? Ini Penjelasan Ustaz Erwandi Kalau Itu Lebih...
Sumber :
  • dok.ilustrasi daging Kemenkeu

Jakarta, tvOnenews.com-- Tak lama lagi hari raya Idul Adha akan tiba. Momen yang akrab ukat muslim dengan hewan kurban, dalam proses pemotongan dan pembagiannya umum ada panitia di Masjid.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Muncul sebuah pertanyaan dalam YouTube tanya ustadz. Ustaz Dr Erwandi Tarmizi, MA memberi penjelasan seputar petugas atau panitia kurban tersebut, apakah diperbolehkan panitia meminta biaya sebagai administrasi?.

 

Ustaz Erwandi katakan tidak masalah. Sebab itu lebih baik, dibandingkan mengambil daging kurban sebagai bentuk upah panitia atau tukang jagal

 

 

"Iya, itu lebih bagus daripada mereka mengambil dari dagingnya kalau itu bagian upah. Tapi kalau mereka diberikan sebagai hadiah nggak ada masalah," kata Ustaz Erwandi dikutip, Senin (10/6/2024)

 

 

"Tapi khawatir para panitia mengambil imbalan yang lebih besar, daripada masyarakat umum. Ini dikhawatirkan mereka meminta lebih banyak, karena kami kan kerja. Nah ini berarti ini upah imbalan kerja," sambungnya 

 

 

Lebih lanjut, ia katakan kalau petugas atau panitia kurban (termasuk tukang jagal) ini dilarang menerima upah daging kurban. Hal tersebut, sudah disampaikan oleh Nabi Muhammad saw. 

 

 

“Sungguh Ali bin Abi Thalib menceritakan bahwa Nabiyullah saw memerintahkan agar ia melaksanakan kurban Nabi dan memerintahkan pula agar ia membagikan semuanya dagingnya, kulitnya dan pakaiannya pada orang-orang miskin dan beliaupun agar tidak memberikan sedikitpun dari hewan kurban dalam pekerjaan jagal.” (HR. Muslim).

 

 

Ali Ra. ia berkata; Rasulullah saw. telah memerintahkan kepadaku agar membantu dalam pelaksanaan kurban untanya dan agar membagikan kulit dan pakaiannya dan beliaupun memerintahkan kepadaku agar aku tidak memberikan sedikitpun dari hewan kurban kepada jagal. Ia (Ali) berkata: Kami memberikan upah (jagal) dari harta kami.” (HR. Abu Dawud).

 

 

Dengan begitu, Ustaz Erwandi sampaikan lagi, jika biaya administrasi dalam panitia kurban berupa keperluan proses pengemasan dan sebagainya ini sah saja. 

 

 

Hal yang dikhawatirkan itu, di masyarakat, Ustaz Erwandi katakan ada yang berikan daging kurban melebihi jumlah pada umumnya. Pemberian itu sebagai bentuk upahnya, tidak boleh. 

 

 

 

"Sedangkan bagi yang berkurban kata Nabi Muhammad saw para tukang jagal tidak dibolehkan diberikan sebagai upah," terangnya 

 

 

"Tapi kalau diberikan sebagai hadiah tidak masalah. Seperti itu lebih baik, terus terang ada biaya administrasi, karena memanggil pemasok hewan kurban atau lainnya atau hak panitia bila uang administrasi dibelikan untuk plastik, pisau dan keperluan tidak masalah," pesan Ustaz Erwandi 

 

 

"Daripada panitia tidak diberikan upah, tapi dia mengambil daging kurban lebih besar daripada yang lain, ini yang tidak diboleh," tutupnya. (klw)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Waallahualam 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Alasan Megawati Hangestri Putuskan Kembali ke V-League Korea Selatan Musim 2026-2027, Megatron Pulih Cedera

Alasan Megawati Hangestri Putuskan Kembali ke V-League Korea Selatan Musim 2026-2027, Megatron Pulih Cedera

Kabar gembira datang bagi para pecinta voli Indonesia. Megawati Hangestri Pertiwi, bintang voli kebanggaan tanah air, resmi memutuskan untuk kembali berkarier -
Trending: Mendikdasmen Susul Langkah KDM Respons Kasus Bully Guru, Dedi Mulyadi Puji Anak SD, Gebrakan Baru usai Basmi Pungli

Trending: Mendikdasmen Susul Langkah KDM Respons Kasus Bully Guru, Dedi Mulyadi Puji Anak SD, Gebrakan Baru usai Basmi Pungli

Kabar soal Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, kembali jadi topik hangat di kalangan publik. Berikut rangkuman 3 kabar paling trending yang mencuri perhatian.
Viral, Wanita Diarak Keliling Tanah Abang Usai Kepergok Copet Handphone

Viral, Wanita Diarak Keliling Tanah Abang Usai Kepergok Copet Handphone

Seorang wanita berinisial ES, diarak keliling Jembatan Penyebrangan Multiguna (JPM) Tanah Abang, Jakarta Pusat, usai kepergok mencuri ponsel, Selasa (21/4).
Periksa Polisi dan Jaksa di Kasus Rejang Lebong, KPK Usut Soal THR Lebaran dari Bupati

Periksa Polisi dan Jaksa di Kasus Rejang Lebong, KPK Usut Soal THR Lebaran dari Bupati

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengusut kasus dugaan suap proyek di Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu. 
Pria di Matraman Dipaksa Tiduran di Kali oleh Warga, Ternyata Ini Penyebabnya

Pria di Matraman Dipaksa Tiduran di Kali oleh Warga, Ternyata Ini Penyebabnya

Seorang pria berinisial A (32) tergeletak di Kali Berland Matraman, Jakarta Timur, usai diamankan warga akibat didapati membawa narkoba jenis sabu.
Ramalan Karier Zodiak 23 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Karier Zodiak 23 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan karier zodiak 23 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Peluang promosi, proyek baru, dan perkembangan karier positif menanti.

Trending

Ramalan Karier Zodiak 23 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Karier Zodiak 23 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan karier zodiak 23 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Peluang promosi, proyek baru, dan perkembangan karier positif menanti.
Pria di Matraman Dipaksa Tiduran di Kali oleh Warga, Ternyata Ini Penyebabnya

Pria di Matraman Dipaksa Tiduran di Kali oleh Warga, Ternyata Ini Penyebabnya

Seorang pria berinisial A (32) tergeletak di Kali Berland Matraman, Jakarta Timur, usai diamankan warga akibat didapati membawa narkoba jenis sabu.
Trending: Megawati Hangestri Tak Lagi Dijuluki Megatron, Fadly Alberto Dicoret Timnas Indonesia, Kondisi Korban Tendangan Kungfu

Trending: Megawati Hangestri Tak Lagi Dijuluki Megatron, Fadly Alberto Dicoret Timnas Indonesia, Kondisi Korban Tendangan Kungfu

Jagat olahraga Tanah Air diramaikan oleh tiga kabar panas yang langsung menyita perhatian publik. Mulai dari soal Megawati Hangestri hingga Timnas Indonesia.
Dedi Mulyadi Minta UMKM dan PKL di Kawasan Wisata Ciwidey Tidak Jual Kopi Sachet

Dedi Mulyadi Minta UMKM dan PKL di Kawasan Wisata Ciwidey Tidak Jual Kopi Sachet

Kawasan wisata Pacira (Pangalengan, Ciwidey, Rancabali) di Bandung menjadi fokus utama Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi dalam pengembangan ekonomi kerakyatan. 
Berkaca dari Kisah Fadly Alberto yang Berjuang Masuk Timnas Indonesia Berujung Permintaan Maaf, Ingatkan Pesan UAH soal Peranan Orang Tua

Berkaca dari Kisah Fadly Alberto yang Berjuang Masuk Timnas Indonesia Berujung Permintaan Maaf, Ingatkan Pesan UAH soal Peranan Orang Tua

Nama Fadly Alberto viral di media sosial. Buntut tendangan kungfunya terhadap satu pemain Dewa United
Tak Lagi Dipanggil Megatron, Megawati Hangestri Kini Dapat Julukan Baru dari Media Korea

Tak Lagi Dipanggil Megatron, Megawati Hangestri Kini Dapat Julukan Baru dari Media Korea

Megawati Hangestri dikabarkan bakal kembali ke Liga Voli Korea 2026-2027 dan kini diberi julukan baru oleh Media Korea. Simak selengkapnya.
Dedi Mulyadi Beri Pujian Setinggi Langit untuk Anak SD Ini, Apresiasi Semangat dan Optimisnya

Dedi Mulyadi Beri Pujian Setinggi Langit untuk Anak SD Ini, Apresiasi Semangat dan Optimisnya

Dedi Mulyadi memberikan apresiasi tinggi kepada Bagas, siswa SD di Sukabumi yang semangat berjuang melawan kanker darah. Seperti apa kish inspiratifnya? Simak!
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT