GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bahaya Ormas Agama Ikut Main Tambang

Jika ormas keagamaan ikut cawe-cawe dalam industri tambang, maka ia kehilangan legitimasi moralnya.
Senin, 3 Juni 2024 - 08:11 WIB
Jika ormas keagamaan ikut cawe-cawe dalam industri tambang, maka ia kehilangan legitimasi moralnya
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta-AGAMA bukan urusan sembahyang dan doa saja. Karena itu, agama -melalui kelembagaannya—boleh dan perlu terlibat dalam bidang pendidikan (bikin sekolah); sosial, dan kesehatan (bikin RS misal), di berbagai tempat dan di berbagai zaman. Demikianlah yang dilakukan agama, tapi tidak untuk terlibat dalam soal tambang. Mengapa? 

Berbeda dengan sekolah (pendidikan); rumah yatim (sosial); Kesehatan (RS) misal, yang merupakan pengabdian dan pelayanan, tambang adalah bagian dari industri ekstraktif, yang mengolah dan menguras sumber daya alam. Ia bisa menimbulkan penghancuran habitat, mengakibatkan polusi, dan penipisan sumber daya, serta bencana alam lainnya. Masa agama menjadi penghancur alam dan lingkungan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Karena daya rusaknya, orang banyak mulai meninggalkannya dan mulai mencari alternatif-alternatif baru yang lebih ramah dan memberikan pada kehidupan yang lebih sehat dan beradab. Kalangan agama mestinya mendukung dan bahkan terlibat dalam pencarian energi alternatif ini. Selain itu, industri ekstratif ini lebih banyak menguntungkan negara-negara besar, dan makin memerosotkan negara asal, dan terutama komunitas tempat tambang itu dikuras, bukan hanya alam, tapi sistem sosialnya juga hancur.

Dalam keadaan seperti itu, agama semestinya menjadi pengkritik industri ekstraktif, bukan malah menjadi pelaku perusakannya. Lebih dari itu, ketika terjadi konflik antara komunitas dan perusahaan tambang (seperti banyak terjadi di berbagai tempat), maka betapa ironisnya jika ormas keagamaan berdiri bersisian dengan perusahaan industri ekstraktif tersebut vis a vis dengan komunitas. Ia bukan lagi pengabsah industri tambang, tapi telah menjadi salah satu pelakunya. 

Jika ormas keagamaan ikut cawe-cawe dalam industri tambang, maka ia kehilangan legitimasi moralnya untuk mengritik bukan hanya dampak tambang, juga yang lainnya. Karena ia kehilangan keberpihakan dan komitmen sosialnya kepada masyarakat. Pada kenyataan,  penyertaan ormas agama ini mungkin semacam pola penjinakan saja. Dalam praktiknya, nama ormas agama dipakai sebagai ‘atas nama’ saja dengan ‘sedikit pembagian’, pembagian terbesarnya tetap para investor kawakan tersebut. 

Industri tambang memang menggiurkan karena bisa menghasilkan banyak fulus. Benar-benar bikin ngiler. Tak bisa dibantah bahwa di kalangan masyarakat di mana ada tambang kelimpahan uang ini telah mengakibatkan demoralisasi. Yang kaya makin kaya. (di Kalimantan selatan, hanya dalam 30 tahun terakhir ada rumah seperti istana, setelah era tambang, sebelumnya tidak pernah ada). Agama kalau mau bicara moral mau gimana lagi, lha wong ia sudah mengabsahkan salah satu sumber demoralisasi tersebut. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadwal Terbaru Timnas Futsal Indonesia 2026 Usai Kamboja Mundur: Skuad Garuda Hanya Lawan 3 Tim

Jadwal Terbaru Timnas Futsal Indonesia 2026 Usai Kamboja Mundur: Skuad Garuda Hanya Lawan 3 Tim

Turnamen yang kini dikenal sebagai ASEAN Championship Futsal 2026 itu dijadwalkan berlangsung pada 6 hingga 12 April 2026. Seluruh pertandingan dipusatkan di GOR Provinsi Nonthaburi, Nonthaburi, Thailand.
Isi Libur Lebaran, Ini 5 Rekomendasi Serial Dokumenter Olahraga di Netflix

Isi Libur Lebaran, Ini 5 Rekomendasi Serial Dokumenter Olahraga di Netflix

Perjuangan atlet untuk meraih kemenangan di olahraga memang sesuai dengan tema Hari Raya Idul Fitri sebagai hari kemenangan. 
Bos Djarum Tutup Usia, Begini Jejak Besar Michael Bambang Hartono yang Bikin Como Meroket di Serie A

Bos Djarum Tutup Usia, Begini Jejak Besar Michael Bambang Hartono yang Bikin Como Meroket di Serie A

Kabar duka menyelimuti dunia bisnis Indonesia. Salah satu tokoh paling berpengaruh di Tanah Air, Michael Bambang Hartono, meninggal dunia pada Kamis (19/3/2026) dalam usia 86 tahun.
Intip 9 Laga Final 3 Tim Terbaik di Klasemen Super League, Persib Tersenggol Dikit Persija Bisa Tersingkir Perebutan Juara

Intip 9 Laga Final 3 Tim Terbaik di Klasemen Super League, Persib Tersenggol Dikit Persija Bisa Tersingkir Perebutan Juara

Setelah jeda libur lebaran dan FIFA Matchday edisi Maret 2026, Super League akan kembali menggelar kompetisi di pekan ke-26. Sembilan pertandingan tersisa pun menjadi layaknya final bagi tiga klub ini. 
Baru Juga Satu Race, Tapi Rekor-rekor Ini Pecah di MotoGP 2026! Dari Ducati Hingga Marco Bezzecchi yang Catatkan...

Baru Juga Satu Race, Tapi Rekor-rekor Ini Pecah di MotoGP 2026! Dari Ducati Hingga Marco Bezzecchi yang Catatkan...

Gelaran MotoGP 2026 langsung menghadirkan sejumlah kejutan sejak seri pembuka di Buriram, Thailand yang berlangsung pada tanggal 27 Februari sampai 1 Maret lalu
Skandal Naturalisasi Mantan Lawan Megawati Hangestri Terbongkar: Palsukan Dokumen, Nasib Atlet Kini Terkatung-katung

Skandal Naturalisasi Mantan Lawan Megawati Hangestri Terbongkar: Palsukan Dokumen, Nasib Atlet Kini Terkatung-katung

Mantan lawan Megawati Hangestri kembali terseret dalam kasus skandal naturalisasi, usai pihak federasi dikabarkan telah melakukan pemalsuan dokumen.

Trending

Truk Sumbu 3 Diduga Langgar Aturan SKB di Tol Cikampek, Kemenhub: Kepolisian sudah Melakukan Tindakan Tegas

Truk Sumbu 3 Diduga Langgar Aturan SKB di Tol Cikampek, Kemenhub: Kepolisian sudah Melakukan Tindakan Tegas

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan aksi sejumlah truk yang diduga dikawal oleh anggota TNI, melanggar aturan surat keputusan bersama (SKB) soal
4 Pemain Keturunan yang Diprediksi Dinaturalisasi untuk Memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026, Ada Eks Kapten Timnas Belanda

4 Pemain Keturunan yang Diprediksi Dinaturalisasi untuk Memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026, Ada Eks Kapten Timnas Belanda

PSSI dikabarkan akan menaturalisasi pemain setelah FIFA Series 2026, termasuk eks kapten Belanda U-17 dan pemain Eredivisie demi memperkuat Timnas Indonesia?
Media Vietnam Tak Terima, Isu Timnas Indonesia Gantikan Iran di Piala Dunia 2026 Disorot Tajam

Media Vietnam Tak Terima, Isu Timnas Indonesia Gantikan Iran di Piala Dunia 2026 Disorot Tajam

Media Vietnam menyoroti rumor Timnas Indonesia menggantikan Iran di Piala Dunia 2026, namun begini menurut regulasi FIFA. Simak selengkapnya.
Media Bulgaria Tak Habis Pikir, Belum Juga Lawan Timnas Indonesia, Pelatih Mereka Sudah Pusing soal Masalah Internal Tim

Media Bulgaria Tak Habis Pikir, Belum Juga Lawan Timnas Indonesia, Pelatih Mereka Sudah Pusing soal Masalah Internal Tim

Media Bulgaria tak habis pikir melihat situasi yang kini menimpa internal tim nasional mereka jelang hadapi lawan mereka, Timnas Indonesia di FIFA Series 2026.
Resmi! FIFA Tetapkan Tanggal untuk FIFA ASEAN Cup Edisi Perdana, Digelar Hanya Sebulan Setelah Piala AFF 2026

Resmi! FIFA Tetapkan Tanggal untuk FIFA ASEAN Cup Edisi Perdana, Digelar Hanya Sebulan Setelah Piala AFF 2026

FIFA telah resmi menetapkan tanggal penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup di edisi perdana. Turnamen tersebut nyatanya digelar hanya sebulan setelah Piala AFF 2026.
Bicara di Depan Publik Bulgaria, Ivan Kolev Bongkar Kekurangan Timnas Indonesia: Fasilitas di Sana Cukup Buruk

Bicara di Depan Publik Bulgaria, Ivan Kolev Bongkar Kekurangan Timnas Indonesia: Fasilitas di Sana Cukup Buruk

Ketika diwawancarai media Bulgaria, Ivan Kolev malah membongkar bagaimana kekurangan Timnas Indonesia di era kepelatihannya dalam periode 2001-2003 dan 2007.
Demi Tampil di FIFA Series, Pemain Timnas Indonesia Mau Tak Mau Harus Ambil Keputusan, Bung Harpa: Dikasih Pilihan

Demi Tampil di FIFA Series, Pemain Timnas Indonesia Mau Tak Mau Harus Ambil Keputusan, Bung Harpa: Dikasih Pilihan

Bung Harpa mengungkapkan bahwa saat ini pemain Timnas Indonesia di luar negeri diberikan pilihan jika ingin tampil di FIFA Series 2026, apa isi pilihannya?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT