GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sahkan Jemaah Haji Mabit di Muzdalifah dengan Murur, PBNU: Jaga Keselamatan Jiwa saat Berdesakan

Pengurus Besar Harian Syuriyah Nahdlatul Ulama (PBNU) menggelar musyawarah soal keputusan jemaah haji mabit (bermalam) di Muzdalifah pada Selasa, 28 Mei 2024.
Jumat, 31 Mei 2024 - 21:57 WIB
PBNU menggelar musyawarah terkait jemaah haji Indonesia dan seluruh negara saat mabit di Muzdalifah
Sumber :
  • ANTARA/Hanni Sofia/pri

Jakarta, tvOnenews.com - Pengurus Besar Harian Syuriyah Nahdlatul Ulama (PBNU) menggelar musyawarah terkait jemaah haji saat mabit (bermalam) di Muzdalifah pada Selasa, 28 Mei 2024.

PBNU telah memutuskan hasil musyawarahnya bahwa, jemaah haji yang mabit di Muzdalifah tetap sah apabila dilakukan dengan cara murur.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Musyawarah Pengurus Besar Harian Syuriyah memutuskan bahwa Mabit di Muzdalifah secara murur hukumnya sah jika murur di Muzdalifah tersebut melewati tengah malam tanggal 10 Dzulhijjah, karena mencukupi syarat mengikuti pendapat wajib mabit di Muzdalifah." demikian Lampiran Keputusan PBNU, Jumat (31/5/2024).

Jemaah haji Indonesia akan melakukan cara dengan melintasi Muzdalifah saat melakukan mabit secara murur di Muzdalifah.

Nantinya, jemaah haji harus berada di atap bus dalam arti tidak turun dari kendaraannya.


PBNU menggelar musyawarah terkait keputusan jemaah haji mabit di Muzdalifah. (Kemenag RI)

Jemaah tetap berada di bus ketika mereka melewati kawasan di Muzdalifah.

Setelah itu, bus yang membawa mereka langsung menuju tenda Mina.

Dalam penjelasan keputusan tersebut menerangkan bahwa, jemaah diusahakan mabit di Muzdalifah secara murur sebelum tengah malam pada 10 Dzulhijjah.

Dalam hal ini, mabit di Muzdalifah memiliki hukum sunnah jika jemaah melakukan hal tersebut berdasarkan dari pendapat.

Contohnya Hasyiyah al-Jamal 'ala Syarh al-Manhaj menyampaikan pendapatnya yang menjelaskan ucapan Zakariya al-Anshari soal mabit diwajibkan meski sebentar.

Meski begitu, ada ulama yang menyampaikan pendapatnya bahwa, mabit di Muzdalifah adalah hukumnya sunnah.

Sontak, Ar-Rafi'i menyimpulkan pendapat tersebut sebagai upaya dukungannya terkait hukum mabit di Muzdalifah.

Hasyiyah Ibn Hajar 'ala Syarh al-Idhah juga menjelaskan soal asy-Syafi'i memberikan dua pendapat terkait mabit di Muzdalifah.

Menurutnya, mabit di Muzdalifah dam-nya wajib dan sifatnya sunnah.

PBNU telah memutuskan terkait kepadatan jemaah haji di area Muzdalifah melalui musyawarah tersebut.

Kepadatan jemaah haji menjadi alasan PBNU sangat kuat bahwa, hal tersebut sebagai uzur agar mereka keluar mabit di Muzdalifah.

Hal itu juga membuat ibadah haji mereka tetap sah hingga tidak memiliki kewajiban dalam melakukan pembayaran dam.

PBNU melihat jemaah haji akan berdesakan sehingga dapat mempengaruhi keselamatan jiwa dan sifatnya mudaharat atau masyaqoh.

"Menjaga keselamatan jiwa (hifdu an-nafs) pada saat jemaah haji saling berdesakan termasuk uzur untuk meninggalkan mabit di Muzdalifah." demikian kesimpulan keputusan musyawarah PBNU terkait hukum mabit di Muzdalifah.

tvonenews

Diketahui, Rais ‘Aam KH Miftachul Akhyar dan Katib Aam KH Ahmad Said Asrori memimpin gelaran musyawarah tersebut terkait mabit di Muzdalifah yang dilakukan oleh jemaah haji 2024.

Pelaksanaan musyawarah juga berjalan secara daring dan luring, serta hybrid.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Para peserta yang mengikuti acara terdiri dari KH. Afifuddin Muhajir, KH. Musthofa Aqiel Siraj, KH. Masdar F Masudi, KH. Sadid Jauhari, KH. Abd Wahid Zamas.

Selain itu, KH. Kafabihi Mahrus, KH. M Cholil Nafis, KH. Muhibbul Aman Aly, KH. Nurul Yaqin, KH. Faiz Syukron Makmun, KH. Sarmidi Husna, KH. Aunullah A’la Habib, KH. Muhyiddin Thohir, KH. Moqsith Ghozalie, KH. Reza A Zahid, KH. Tajul Mafakhir, Habib Luthfi Al-Athas, dan KH. Abd Lathif Malik juga mengikuti musyawarah tersebut. (put/mch/hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tiba Lebih Awal, Ratchaburi FC Matangkan Persiapan Melawan Persib dengan Adaptasi Cuaca

Tiba Lebih Awal, Ratchaburi FC Matangkan Persiapan Melawan Persib dengan Adaptasi Cuaca

Ratchaburi FC sengaja datang H-3 pertandingan ke Bandung sebelum akhirnya melawan Persib di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, Rabu (18/2/2026).
Konten Puasa Adam Alis Kembali, Kali Ini 4 Pemain Termahal Persib Turun Tangan Bangunkan Sahur

Konten Puasa Adam Alis Kembali, Kali Ini 4 Pemain Termahal Persib Turun Tangan Bangunkan Sahur

Adam Alis mengajak empat pemain termahal Persib, Andrew Jung, Layvin Kurzawa, Thom Haye dan Federico Barba untuk membuat konten sahur yang diunggah di TikTok Adam Alis pada Senin (16/2/2026). 
Ramalan Zodiak Besok, 18 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Zodiak Besok, 18 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan zodiak besok, 18 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Simak prediksi soal cinta, karier, dan keuangan lengkap hari ini.
10 Ucapan Menarik Menyambut Ramadhan 2026, Siap Dikirimkan ke Teman-teman dan Keluarga

10 Ucapan Menarik Menyambut Ramadhan 2026, Siap Dikirimkan ke Teman-teman dan Keluarga

Sebelum memasuki bulan suci ramadhan 2026. Ada baiknya kita mengirim pesan manis untuk seluruh orang tersayang.
Habiburokhman Wanti-wanti Ada “Penumpang Gelap” Reformasi Polri: Bisa Saja Eks Pejabat

Habiburokhman Wanti-wanti Ada “Penumpang Gelap” Reformasi Polri: Bisa Saja Eks Pejabat

Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, mewanti-wanti perihal adanya “penumpang gelap” dalam isu percepatan reformasi Polri. Ia menilai ada pihak-pihak yang
Insanul Fahmi Kecewa Anaknya Sering Ditinggal Wardatina Mawa Kerja: Serahin aja Sama Aku

Insanul Fahmi Kecewa Anaknya Sering Ditinggal Wardatina Mawa Kerja: Serahin aja Sama Aku

Insanul Fahmi curhat kecewa karena anaknya sering ditinggal Wardatina Mawa bekerja hingga tengah malam. Ia berharap bisa membantu mengurus sang anak sementara.

Trending

Habiburokhman Wanti-wanti Ada “Penumpang Gelap” Reformasi Polri: Bisa Saja Eks Pejabat

Habiburokhman Wanti-wanti Ada “Penumpang Gelap” Reformasi Polri: Bisa Saja Eks Pejabat

Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, mewanti-wanti perihal adanya “penumpang gelap” dalam isu percepatan reformasi Polri. Ia menilai ada pihak-pihak yang
10 Ucapan Menarik Menyambut Ramadhan 2026, Siap Dikirimkan ke Teman-teman dan Keluarga

10 Ucapan Menarik Menyambut Ramadhan 2026, Siap Dikirimkan ke Teman-teman dan Keluarga

Sebelum memasuki bulan suci ramadhan 2026. Ada baiknya kita mengirim pesan manis untuk seluruh orang tersayang.
Ramalan Zodiak Besok, 18 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Zodiak Besok, 18 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan zodiak besok, 18 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Simak prediksi soal cinta, karier, dan keuangan lengkap hari ini.
Jadwal Proliga 2026 Pekan Ini: Dimulainya Seri Sentul, Megawati Hangestri Libur Hingga Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026 Pekan Ini: Dimulainya Seri Sentul, Megawati Hangestri Libur Hingga Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026 pekan ini yang akan diramaikan dengan sejumlah pertandingan di seri Sentul termasuk penentuan nasib Bandung bjb Tandamata dan Megawati Hangestri tak akan main.
Tak Perlu Dinaturalisasi Lagi, John Herdman Bisa Panggil Eks Juara Liga Belanda Ini ke Timnas Indonesia Buat FIFA Series dan Piala AFF

Tak Perlu Dinaturalisasi Lagi, John Herdman Bisa Panggil Eks Juara Liga Belanda Ini ke Timnas Indonesia Buat FIFA Series dan Piala AFF

Pelatih John Herdman memiliki opsi menarik untuk memperkuat lini serang Timnas Indonesia. Ia bisa memanggil kembali eks juara Liga Belanda yang sudah WNI ini.
Top Skor Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Gagal Tembus Papan Atas, Megatron Terancam Terdepak dari 10 Besar

Top Skor Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Gagal Tembus Papan Atas, Megatron Terancam Terdepak dari 10 Besar

Top skor Proliga 2026 putri, di mana Megawati Hangestri (Jakarta Pertamina Enduro) terancam terdepak dari 10 besar seiring dominasi pemain asing yang tak terbendung.
Punya Nama Jawa tapi Belum Juga Bela Timnas Indonesia, Bek Feyenoord Ini Tak Masuk Radar PSSI?

Punya Nama Jawa tapi Belum Juga Bela Timnas Indonesia, Bek Feyenoord Ini Tak Masuk Radar PSSI?

Timnas Indonesia terus gencar memburu pemain keturunan demi meningkatkan daya saing level internasional. Namanya Jawa banget, Neraysho Kasanwirjo masuk radar?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT