News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Intip Profil Lengkap 88.987 Jemaah Haji Gelombang I yang Berangkat ke Madinah

Jubir Kemenag RI Anna Hasbie mengungkap profil lengkap 88.987 jemaah haji gelombang pertama yang berangkat menuju Madinah pada periode keberangkatan haji 2024.
Minggu, 26 Mei 2024 - 20:40 WIB
Petugas membantu jemaah haji lansia dari Madinah menuju Makkah
Sumber :
  • MCH 2024/Tovic

Jakarta, tvOnenews.com - Juru Bicara Kementerian Agama (Kemenag) Anna Hasbie mengungkap profil jemaah haji gelombang pertama yang berangkat menuju Madinah.

Menurutnya, hal tersebut berkaitan proses penyelenggaraan haji asal Indonesia paling tertinggi di dunia pada tahun 2024.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kompleksitas tantangannya sangat tinggi dan itu tercermin dari keberagamaan profil jemaah haji Indonesia, baik dari sisi pendidikan, profesi, kesehatan, termasuk pengalaman bepergian," ujar Anna di Jakarta, Minggu (26/5/2024).

Ia menjelaskan bahwa, para Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) memiliki tugas yang tidak ringan mengingat jemaah haji 2024 asal Indonesia memiliki beragam profil di dalamnya.

"Tapi mereka memang dilatih dan disiapkan untuk bisa melayani dengan baik seluruh jemaah haji Indonesia dengan keragaman profilnya," jelasnya.

Ia menuturkan keberangkatan jemaah haji sudah dimulai sejak 12-24 Mei 2024.

tvonenews

Hal itu meliputi golongan jemaah haji gelombang pertama yang berangkat dari seluruh embarkasi di Tanah Air menuju Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah.

Mulanya, jemaah haji kloter pertama Embarkasi Jakarta-Pondok Gede (JKG-01) membuka jadwal keberangkatan haji dari Indonesia menuju Madinah.

Kemudian, kloter 42 Embarkasi Solo menjadi penutup jemaah haji 2024 asal Indonesia yang tergabung dari gelombang pertama pada Jumat, 24 Mei 2024.

Kemenag telah mencatat dari Data Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) bahwa, 88.987 jemaah haji reguler dari 229 kloter sudah tiba di Madinah, di antaranya 14 orang telah wafat.

Ia mengatakan 88.987 jemaah haji gelombang pertama yang berangkat menuju Madinah memiliki keberagaman profil.

Berikut Profil 88.987 Jemaah Haji Gelombang Pertama:

1. 39.811 jemaah laki-laki sebanyak 44,7 persen dan 49.176 jemaah perempuan sebanyak 55,3 persen.

2. 87.673 jemaah haji atau sekitar 98,52 persen belum beribadah haji, sedangkan 1.314 jemaah atau 1,48 persen sudah pernah ibadah haji.

3. Mayoritas gelombang pertama berpendidikan SD sebanyak 26.025 orang, SMA 22.541 orang, S1 21.593 orang, dan SMP 10.126 orang, sisanya sudah memiliki tingkat pendidikan diploma, S2, S3.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

4. Kesehatan: 68.781 masuk golongan risiko tinggi sekitar 77 persen yang didominasi pada usia 60-70 tahun sebanyak 23.856 orang, dan 50-60 tahun 21.641 orang.

5. Jemaah haji disabilitas sebanyak 59 orang, terdiri dari kategori 24 laki-laki dan 35 perempuan, paling banyak 10 orang dari Embarkasi Solo.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT