News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hamas Pelajari Tawaran Israel soal Pertukaran Sandera dan Gencatan Senjata

Kelompok perlawanan Palestina Hamas pada Sabtu mengumumkan telah menerima tanggapan resmi Israel mengenai usulan pertukaran sandera dan gencatan senjata, yang dikirimkan kepada Mesir dan Qatar pada 13 April.
Minggu, 28 April 2024 - 06:11 WIB
Massa berpawai menuju Perlintasan Erez untuk menyerukan pemberlakuan gencatan senjata
Sumber :
  • ANTARA

Istanbul, tvOnenews.com- Kelompok perlawanan Palestina Hamas pada Sabtu mengumumkan telah menerima tanggapan resmi Israel mengenai usulan pertukaran sandera dan gencatan senjata, yang dikirimkan kepada Mesir dan Qatar pada 13 April.

"Hamas telah menerima tanggapan resmi Israel atas usulan kelompok itu yang dikirimkan kepada mediator Mesir dan Qatar pada 13 April," kata Khalil al-Hayya, wakil kepala kelompok tersebut di Jalur Gaza.

Ia juha merupakan kepala Kantor Hubungan Arab dan Islam.

"Hamas akan mempelajari usulan ini, dan setelah selesai, akan memberikan tanggapan kepada mediator," kata Hayya, menambahkan.

Tanggapan Israel itu bertepatan dengan kunjungan delegasi keamanan Mesir ke Tel Aviv pada Jumat (26/4) untuk membahas kemungkinan gencatan senjata di Gaza antara Israel dan kelompok Palestina Hamas, menurut media Mesir dan Israel.

Stasiun televisi swasta Al Qahera News TV mengutip sumber Mesir yang tidak disebutkan namanya yang mengatakan bahwa delegasi tersebut akan membahas kerangka gencatan senjata yang komprehensif.

Stasiun itu juga menyebutkan ada “kemajuan signifikan” yang mempersempit perbedaan antara delegasi Mesir dan Israel.

Sementara itu, Perusahaan Penyiaran Publik Israel melaporkan bahwa dinas keamanan "percaya bahwa ini adalah kesempatan terakhir untuk memulangkan para sandera dari Gaza."

Situs berita Israel Ynet juga memastikan bahwa delegasi Mesir datang di Israel untuk bertemu dengan para pejabat terkait dalam upaya mencapai kesepakatan.

Hamas menuntut Israel menghentikan serangan mematikan di Jalur Gaza dan menarik pasukan dari kawasan itu.

tvonenews

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA



Tel Aviv meyakini ada 134 warga Israel yang ditawan di Gaza, sementara Israel menahan sekitar 9.000 warga Palestina di penjara-penjara mereka.

Israel telah menewaskan lebih dari 34.300 penduduk Palestina sejak serangan lintas batas Hamas pada 7 Oktober 2023, yang menewaskan 1.200 warga Israel dan menawan sekitar 250 lainnya.

Perjanjian sebelumnya pada November 2023 berhasil membebaskan 81 warga Israel dan 24 warga asing dengan imbalan pembebasan 240 warga Palestina, termasuk 71 perempuan dan 169 anak-anak.

Amerika Serikat, Qatar, dan Mesir berupaya menengahi kesepakatan untuk membebaskan warga Israel yang masih disandera.

Sementara, seruan global untuk melakukan gencatan senjata semakin meningkat ketika perang telah memasuki bulan ketujuh.(ant/bwo)
 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi percobaan penyitaan paksa kendaraan oleh kelompok debt collector atau penagih utang atau yang akrab disapa "mata elang" kembali meresahkan warga.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT